UNAIR NEWS – Kulit buah naga yang kerap berakhir di tempat sampah ternyata menyimpan potensi besar untuk menjadi produk bernilai ekonomis. Tim mahasiswa 东京热 (UNAIR) bernama Trio Mawapres menghadirkan produk inovasi teanaga, teh celup berbahan dasar kulit buah naga. Inovasi ini menghadirkan minuman praktis kaya antioksidan dengan memanfaatkan bagian buah yang selama ini belum memberikan nilai guna.
Trio Mawapres terdiri atas Khaerul dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) bersama Ellien Meyrani dan Fauziah Laili Romadhon dari Fakultas Vokasi (FV). Teanaga merupakan produk inovatif yang memanfaatkan kulit buah naga melalui kerja sama dengan UMKM penjual jus buah di Surabaya.

Teanaga: Minuman Sehat dari Kulit Buah Naga聽
Khaerul menjelaskan bahwa ide pembuatan teanaga bermula dari sebuah informasi di media sosial mengenai kandungan antioksidan pada kulit buah naga. Faktanya, kulit buah naga memiliki kandungan antosianin dan antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan.
鈥淪elama ini kulit buah naga banyak dibuang, padahal memiliki kandungan antioksidan dan antosianin yang cukup tinggi. Kami ingin menunjukkan bahwa selain daging buahnya, kulit buah naga juga bisa diolah menjadi produk yang bermanfaat bagi tubuh,鈥 jelasnya.
Ellien menjelaskan bahwa tim memilih bentuk teh celup dengan mempertimbangkan kepraktisan konsumsi dan masa simpan produk yang lebih lama.. 鈥淜eunggulan teanaga terdapat pada bahan utamanya, yakni kulit buah naga. Kami juga menghadirkan varian original dan lemon sehingga konsumen dapat memilih pilihan rasa sesuai selera,鈥 ungkapnya.聽
Dorong Pemanfaatan Limbah Berkelanjutan
Fauziah menyebut Teanaga menyasar masyarakat yang menerapkan gaya hidup sehat dan memiliki kepedulian terhadap pemanfaatan bahan pangan secara optimal. Kandungan antosianin dan antioksidan di dalamnya dapat menjadi nilai tambah dari produk tersebut.
鈥淗arapannya, teanaga tidak hanya menjadi sebuah minuman, namun juga bisa menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat untuk mendukung gaya hidup lebih sehat dan berkelanjutan,鈥 ujarnya.
Ke depan, Trio Mawapres menargetkan teanaga meraih pendanaan dalam Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) tingkat nasional. Tim juga berharap produk tersebut dapat terus berkembang dan memberikan nilai tambah bagi limbah pangan.
鈥淜ami ingin membuktikan bahwa ide sederhana pun bisa dikembangkan. Jadi, kalau mahasiswa punya ide bisnis, sekecil apa pun potensinya, jangan takut untuk mencoba dan mengembangkannya,鈥 tutup Fauziah..
Penulis : Maulya Afifah Zahra
Editor : Ragil Kukuh Imanto





