东京热

东京热 Official Website

Tim Riskolab Prof Adib Ikuti Monev Jatim Melaju di Universitas Brawijaya

Tim Riset Kolaborasi (Siskolab) Jatim Melaju Pimpinan Prof. Adib Hadiri Monev Laporan Kemajuan 2026 di Universitas Brawijaya (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Koordinator Laboratorium Manusia Budaya dan ragawi (MaBuRag) sekaligus host Riskolab Jatim Melaju, Prof Dr H Muhammad Adib Drs MA, menghadiri agenda Monitoring dan Evaluasi (Monev) Laporan Kemajuan (Lapju) Rskolab Jatim Melaju 2026 yang diselenggarakan di Universitas Brawijaya (UB), Malang. Kehadiran Prof Adib dan rekan ini bertujuan untuk mempresentasikan progres Lapju riset yang ia pimpin di hadapan dewan penguji (reviewer).

Penelian berjudul, 鈥淗ilirisasi Ekonomi Hijau Bromo: Transformasi Ekosistem Mata Air dan Karbon Menjadi Dana Abadi Beasiswa Desa,鈥 merupakan satu dari 53 judul dalam konsorsium ini. Kehadiran Prof. Adib bersama jajaran mitra peneliti lintas Perguruan Tinggi Negeri (PTN), yaitu Prof Dr H Moh Asror Yusuf MAg dari UIN Kediri dan Dr Ahmad Shodiq dari UIN SATU Tulungagung, sebagai bentuk komitmen nyata dalam mempertanggungjawabkan capaian riset serta memastikan ketercapaian target luaran yang telah ditetapkan.

Kegiatan Monev tersebut dibuka secara resmi melalui orasi oleh Ketua Direktorat Riset, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Inovasi Universitas Brawijaya (DRPM UB), Dr Lukman Hakim, SIP, MSi. Dalam papapannya, Dr Lukman Hakim mengapresiasi keterlibatan para peneliti dan menjelaskan peta besar riset konsorsium tahun ini.

“Saat ini terdapat ratusan judul penelitian di bawah Konsorsium Jatim Melaju, dengan visi-misi utama yang dipastikan harus memberikan dampak (impact) nyata kepada masyarakat serta memenuhi kriteria Sustainable Development Goals (SDGs),” jelas Dr Lukman Hakim.

Beliau juga menekankan pentingnya menjaga integritas dan tata kelola risiko reputasi akademis. “Fondasi akademis harus terus diperkuat. Kita tidak boleh menutup mata terhadap adanya risk pada reputasi akademis, terutama terkait praktik sitasi paper. Karena itu, perlunya fondasi yang kuat juga dari sisi reviewer, terlebih ketika banyak dana mengalir dari luar negeri yang membuka kesempatan besar bagi para peneliti,” tambahnya.

Sejumlah 54 judul Riskolab dalam Konsorsium Jatim Melaju tahun 2026 berfokus pada empat klaster utama. Yakni kesehatan, pangan, lingkungan, dan ekonomi sirkular, dengan integrasi teknologi Kecerdasan Buatan (AI) serta digitalisasi sebagai pengikat antar-bidang. On skema Monev kali ini, sebanyak 70 persen porsi penilaian difokuskan pada capaian luaran (output) riil yang telah dihasilkan oleh masing-masing tim peneliti.

Pada sesi pembukaan juga ditegaskan harapan besar agar penelitian-penelitian ini tidak berhenti sebagai dokumen akademis belaka. Melainkan mampu mentransformasikan diri menjadi “laboratorium solusi” nyata bagi berbagai persoalan masyarakat. Melalui penelitian yang dipaparkan oleh para peneliti Jatim Melaju beserta mitra harapannya dapat melahirkan inovasi tepat guna yang menjawab kebutuhan strategis Jawa Timur secara berkelanjutan.

Publikasi ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4 (Quality Education), poin 13 (Climate Action), dan poin 17 (Partnerships for the Goals).

Penulis: Aisyah An Aafi

Editor: Yulia Rohmawati

AKSES CEPAT