东京热

东京热 Official Website

Statistika UNAIR Dorong Kolaborasi Keilmuan Lintas Budaya Bersama UKM dan UPM melalui Program STAR

UNAIR NEWS – Program studi Sarjana 东京热 (UNAIR) menginisiasi program mobilitas mahasiswa internasional STAR (Statistics Collaboration and Research) dengan tema Statistics Activity with International Partnership Built Impactful Equity. Program ini dilaksanakan pada Senin (27/4/2026) hingga Jumat (1/5/2026), dan diikuti oleh 20 mahasiswa Universiti Kebangsaan Malaysia serta 20 mahasiswa Universiti Putra Malaysia.

Pada Selasa (28/4/2026), mahasiswa UPM bersama dengan mahasiswa UKM melaksanakan sejumlah kegiatan yang menjadi agenda utama pada program ini. Kegiatan pada hari kedua diawali dengan agenda campus tour, di mana para peserta diajak untuk berkeliling dan mengenal lingkungan Kampus MERR-C 东京热. Para peserta  terkesan dengan lingkungan kampus yang indah dan memiliki banyak fasilitas penunjang di dalamnya. Agenda campus tour diakhiri dengan para peserta memasuki Hall Bima Suci, Airlangga Convention Center, untuk melanjutkan rangkaian kegiatan.

Agenda pertama yang dilakukan oleh para peserta di Hall Bima Suci adalah SDGs Presentation. Pada sesi ini, setiap perwakilan mahasiswa UKM, UPM, dan UNAIR mempresentasikan mengenai bagaimana riset yang telah dilakukannya dapat memberikan dampak nyata dalam mendukung pencapaian SDGs. Mahasiswa dan dosen yang hadir pun turut mendengarkan dengan antusias dan saling berdiskusi mengenai penerapan ilmu statistika dalam riset.

Tak hanya presentasi mengenai riset, mahasiswa UKM, UPM, dan UNAIR juga mengikuti sesi guest lecture yang disampaikan oleh Dr Nor Hamizah Miswan dari Universiti Kebangsaan Malaysia mengenai perkembangan analisis runtun waktu. Beliau menyampaikan bahwa masa depan analisis runtun waktu akan semakin bergantung pada integrasi kecerdasan buatan dan model deep learning seperti LSTM dan Transformer, yang mampu menangkap pola kompleks dalam data untuk menghasilkan prediksi yang lebih akurat.

Untuk semakin membuka pengetahuan mahasiswa seputar metode analisis yang dapat digunakan dalam riset, selanjutnya diadakan sesi workshop mengenai analisis data simbolik. Materi ini disampaikan oleh Dr Ahmad Hakiim Jamaluddin dari Universiti Putra Malaysia. Menurutnya, analisis data simbolik sejatinya memiliki potensi besar dalam menangani data kompleks, namun sayangnya pengembangannya masih sangat terbatas dan baru serius dikerjakan di beberapa negara seperti Perancis, Amerika Serikat, dan Brasil.

Setelah mengikuti sejumlah agenda yang befokus pada pengetahuan akademik dan penerapan ilmu statistika, para peserta mengakhiri kegiatan dengan meramaikan sesi cultural sharing. Pada sesi ini mahasiswa UKM, UPM, serta UNAIR menampilkan budaya lokal dari negara mereka melalui tarian dan nyanyian yang meriah. Tak lupa, mereka juga mempresentasikan sejumlah fakta unik mengenai kebudayaan dan keberagaman di negaranya. Kegiatan ditutup dengan suasana hangat saat para mahasiswa saling berbagi jajanan lokal khas negara mereka masing-masing.

鈥淪esi favorit saya adalah cultural sharing. Karena kami dapat saling mengenal budaya dari setiap negara. Saya juga sangat mengapresiasi teman-teman saya yang telah memberikan penampilan terbaik pada hari ini,鈥 ungkap Wan Adam Baihaqi, salah satu peserta dari Univerisiti Putra Malaysia.

Penulis: Ailsa Shafa Salsabila

AKSES CEPAT