AIRFOR 120 鈥淩efleksi Satu Abad NU鈥
Berita UNAIR Pascasarjana, Jumat 10 Februari 2023 – Telah mencapai seabad lamanya, organisasi islam terbesar di Indonesia, Nahdatul Ulama, tepat pada 7 Februari 2023 kemarin membuktikan magnet luar biasa yang dimilikinya. Ditaksir sebanyak 4 juta orang hadir di GOR Delta Sidoarjo dalam perayaan ini. Bahkan gebyar jelang 100 tahun ini sudah dirayakan satu bulan sebelumnya. Hendro Puspito, MPSDM sebagai salah satu anggota yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha NU melaporkan bahwa banyak daerah yang sudah melakukan istighosah, kegiatan-kegiatan keagamaan berbau NU, dan juga NU Expo dengan menggandeng para UMKM.
Banyak berkiblat pada ulama di Mesir, tidak kemudian menjadikan NU sebagai organisasi yang menyempitkan pendalaman ilmu di Mesir dan wilayah Arab saja. Dr. rer.pol. M. Faishal Aminuddin, Wakil Ketua Lembaga Pendidikan Tinggi PBNU pernah mengemban studi Ilmu Politik di salah satu universitas tua di Jerman. Baginya, membangun sebuah dinamika organisasi kini memerlukan pandangan dan visi yang lebih global.
Sambungannya kemudian mengarah pada organisasi-organisasi 鈥渒eagamaan鈥 yang ditakutkan mengambil alih tujuan bangsa. 鈥淢odel negara bangsa didesain di mana konsensus bisa mengakomodasi serta menjadi tempat perlindungan bagi semua perbedaan yang ada di dalam entitas suatu negara itu鈥, ungkapnya. Menurutnya, di Indonesia sendiri konsep negara bangsa menghadapi banyak tantangan terutama oleh organisasi-organisasi transnasional yang baru, dan secara faktual mengakibatkan rekam jejak yang buruk seperti ISIS. 鈥淩ekomendasi yang diberikan oleh NU adalah komitmen negara bangsa harus dihormati. Sekaligus penegasan bahwa NU menolak faham-faham yang kembali pada penguatan otoritas politik dan agama yang diinginkan oleh organisasi-organisasi transnasional鈥, lanjutnya.
Selain itu, tak jarang banyak seliweran obrolan terkait relasi Nahdatul Ulama dan politik. Ubaidillah Amin, Tokoh Muda NU dan Pengurus Lajnah Falakiyah PBNU menyambung dan menekankan bahwa NU bukanlah partai politik. Hanya saja, karena magnet Nahdliyin yang tercipta di lingkungan NU tidak menutup kemungkinan menjadikan adanya preferensi yang sama di antara beberapa orang. 鈥淧un, hal ini juga mengingat kontribusi NU saat membangun kemerdekaan bagi Indonesia, untuk itu harapannya (peran baik) generasi muda NU saat ini mampu menjaga kultur dan apa-apa yang sudah dilakukan terdahulu鈥, tutupnya.
Follow Sosial Media Sekolah Pascasarjana Unair =




