东京热

东京热 Official Website

Pelayanan House Call Rumah Sakit Hewan UNAIR sebagai Upaya Peningkatan Kesejahteraan Hewan dan Dukungan SDGs

Surabaya – Kegiatan house call dilakukan pada seekor anjing
Doberman betina yang sebelumnya telah menjalani tindakan operasi pengangkatan tumor
mammae. Kunjungan ini dilakukan oleh drh. Simeon Marcelino Tantono bersama 1 orang
paramedis dan 2 anak koas dokter hewan dengan tujuan melakukan perawatan luka pasca
operasi sekaligus mengevaluasi kondisi umum pasien guna menentukan kebutuhan tindakan
lanjutan di rumah sakit hewan. Pelaksanaan house call menjadi salah satu bentuk pelayanan
medis veteriner yang memberikan kemudahan bagi pemilik hewan, terutama pada pasien
pasca operasi yang memerlukan pemantauan intensif namun memiliki keterbatasan mobilitas
akibat kondisi tubuh yang belum stabil.
Pada saat pemeriksaan, dilakukan evaluasi terhadap kondisi luka operasi meliputi
tingkat kebersihan luka, adanya pembengkakan, kemerahan, produksi eksudat, serta proses
penyatuan jaringan kulit. Selain itu, dilakukan pemeriksaan tanda vital seperti suhu tubuh,

frekuensi napas, denyut jantung, status hidrasi, dan respons nyeri untuk mengetahui
perkembangan pemulihan pasien. Perawatan luka dilakukan secara aseptis dengan
membersihkan area operasi menggunakan antiseptik yang sesuai serta penggantian balutan
untuk mencegah infeksi sekunder.
Evaluasi lebih lanjut juga difokuskan pada perkembangan tumor mammae dan
kemungkinan metastasis atau pertumbuhan jaringan abnormal lainnya. Berdasarkan hasil
pemeriksaan klinis, pasien direkomendasikan untuk menjalani tindakan lanjutan di rumah
sakit hewan berupa pemeriksaan penunjang seperti hematologi, radiografi thoraks, maupun
ultrasonografi guna menentukan prognosis dan rencana terapi berikutnya. Tindakan lanjutan
ini penting dilakukan untuk meningkatkan peluang kesembuhan dan kualitas hidup pasien.
Pelaksanaan house call ini tidak hanya berfokus pada aspek pengobatan, tetapi juga
mendukung prinsip animal welfare melalui pengurangan stres pasien karena pemeriksaan
dilakukan di lingkungan yang familiar bagi hewan. Selain itu, kegiatan ini sejalan dengan

tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3: Good Health and Well-
being melalui peningkatan layanan kesehatan hewan yang berkontribusi terhadap

kesejahteraan bersama, SDG 4: Quality Education melalui edukasi kepada pemilik hewan
mengenai pentingnya perawatan pasca operasi, pemantauan kondisi tumor, dan kesadaran
terhadap kesehatan hewan secara berkelanjutan, serta SDG 15: Life on Land yang
menekankan pentingnya perlindungan dan kesejahteraan hewan sebagai bagian dari
kehidupan di darat. Dengan adanya pelayanan veteriner yang optimal, diharapkan kesehatan
dan kualitas hidup hewan kesayangan dapat terus terjaga dengan baik.

Divisi Klinik, Silmi Zharfani, PPDH 43, Tandem 2A

AKSES CEPAT