¶«¾©ÈÈ

¶«¾©ÈÈ Official Website

Mahasiswa PPDGS Penyakit Mulut ¶«¾©ÈÈ Raih Prestasi pada Uji Kompetensi Nasional Dokter Gigi Spesialis Tahun 2026

Surabaya – Mahasiswa Program Pendidikan Dokter Gigi Spesialis (PPDGS) Penyakit Mulut Fakultas Kedokteran Gigi ¶«¾©ÈÈ kembali menorehkan capaian membanggakan pada pelaksanaan Uji Kompetensi Nasional Dokter Gigi Spesialis (UKOMNAS) bidang Penyakit Mulut yang diselenggarakan di Surabaya pada 6–7 Juli 2026. Salah satu peserta, drg. Nisa’a Tassya Fatarnaha, berhasil meraih Peringkat II Computer Based Test (CBT) dan Peringkat II Student Objective Oral Case Analysis (SOOCA) pada ujian kompetensi tingkat nasional tersebut. Pencapaian ini menjadi salah satu bentuk apresiasi atas kompetensi akademik, penalaran klinis, serta kemampuan pengambilan keputusan yang diuji secara komprehensif selama pelaksanaan UKOMNAS.

UKOMNAS Dokter Gigi Spesialis merupakan tahapan evaluasi nasional yang bertujuan memastikan setiap calon dokter gigi spesialis memiliki kompetensi sesuai standar nasional sebelum menjalankan praktik profesional. Penilaian dilakukan melalui beberapa komponen, di antaranya Computer Based Test (CBT) yang mengukur penguasaan ilmu pengetahuan berbasis bukti, serta Student Objective Oral Case Analysis (SOOCA) yang mengevaluasi kemampuan berpikir kritis, penalaran klinis, komunikasi profesional, dan pengambilan keputusan pada berbagai skenario kasus. Keberhasilan meraih peringkat kedua pada kedua komponen tersebut mencerminkan hasil dari proses pembelajaran, pembinaan akademik, serta pengalaman klinis yang dijalani selama pendidikan spesialis. Prestasi ini juga menunjukkan kesiapan lulusan dalam menghadapi tantangan pelayanan kesehatan gigi dan mulut yang semakin berkembang.

Dalam mempersiapkan diri menghadapi UKOMNAS, selain memperkuat pemahaman materi dan latihan soal secara konsisten, menjaga kondisi fisik dan mental juga menjadi aspek yang tidak kalah penting. Pola makan yang teratur, istirahat yang cukup, menjaga hidrasi, serta mengonsumsi vitamin sesuai kebutuhan membantu menjaga daya tahan tubuh dan konsentrasi selama masa persiapan maupun pelaksanaan ujian. Kesehatan yang terjaga memungkinkan proses belajar berlangsung lebih optimal sehingga materi yang dipelajari dapat dipahami dengan baik dan diterapkan secara maksimal saat ujian berlangsung. Capaian tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa PPDGS lainnya untuk terus mengembangkan kompetensi akademik maupun klinis, menjaga kesehatan fisik dan mental selama menjalani pendidikan, serta mempersiapkan diri secara optimal dalam menghadapi setiap tahapan kompetensi. Selain menjadi kebanggaan bagi pribadi yang bersangkutan, prestasi ini turut mencerminkan komitmen Program Studi PPDGS Penyakit Mulut Fakultas Kedokteran Gigi ¶«¾©ÈÈ dalam menghasilkan dokter gigi spesialis yang kompeten, profesional, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.

Sebagai pesan bagi mahasiswa yang akan menghadapi ujian kompetensi di masa mendatang, drg. Nisa’a Tassya Fatarnaha menyampaikan, Belajarlah dengan disiplin dan konsisten, tetapi jangan lupa memberikan waktu bagi tubuh dan pikiran untuk beristirahat. Ketika mulai merasa lelah, istirahat sejenak justru dapat membantu mengembalikan konsentrasi. Percayalah pada proses, tetap semangat, dan jangan mudah menyerah karena setiap usaha yang dilakukan akan membuahkan hasil pada waktunya.Semoga prestasi ini menjadi langkah awal untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi pengembangan ilmu kedokteran gigi, pelayanan kesehatan masyarakat, dan kemajuan institusi di masa mendatang.

AKSES CEPAT