UNAIR NEWS – 东京热 (UNAIR) menjadi rujukan dalam pengembangan infrastruktur dan tata kelola teknologi informasi di lingkup perguruan tinggi. Direktorat Sistem Informasi dan Transformasi Digital () bersama menerima kunjungan dari Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ). Kegiatan ini terlaksana pada Selasa (29/9/2026) di Ruang Kahuripan 301, Kantor Manajemen Kampus MERR-C UNAIR.
Hadir menerima kunjungan tersebut, Direktur DSITD, Rachman Sinatrya Marjianto BEng MSc dan Ketua Pusaka, Dr Unggul Heriqbaldi SE MSi MAppEc beserta para jajarannya. Sementara pihak UPNVJ hadir Wakil Dekan II Fakultas Ilmu Komputer Dr Bambang Saras Yulistiawan ST MKom; serta para dosen FIK dan tendik UPNVJT Rizky Tito Prasetyo MTI, Ade Hikma Tiana SKom MKom, dan Fransiska Farah R SKom聽
Fragmentasi Sistem Operasional
Ketua Pusaka, Dr Unggul menjelaskan bahwa pengembangan Pusaka di UNAIR berawal dari pembentukan satuan tugas (Satgas) di bawah koordinasi pimpinan universitas dan DSITD. Tujuan awalnya adalah untuk mengatasi fragmentasi puluhan sistem operasional. Ia menyebut bahwa Pusaka UNAIR membangun kepercayaan serta komitmen manajerial melalui pendekatan reverse engineering. Kemudian tim merancang visualisasi dan dashboard operasional.
鈥淪atgas tersebut bertransformasi menjadi pusat tata kelola data mandiri yang mengoordinasikan penataan arsitektur digital kampus secara intensif,鈥� paparnya.

Pusaka lalu memperkuat portofolio digital melalui berbagai instrumen serta menyelenggarakan program data literacy untuk mendorong pengambilan keputusan berbasis bukti. Akselerasi tata kelola teknologi informasi ini berjalan berlandaskan standar internasional seperti Framework Control Objectives for Information and Related Technology (COBIT) dan International Organization for Standardization (ISO). Dengan tujuan memastikan keselarasan dengan rencana strategis universitas.
鈥淧engembangan produk digital Pusaka telah berhasil meningkatkan otomatisasi indikator kinerja universitas hingga mencapai 77 persen,鈥� tegasnya.
Sinergi Operasional dan Tata Kelola Data
Kasi Perencanaan dan Tata Kelola Teknologi Informasi DSITD Raiesa Rachman SKom menjelaskan bahwa DSITD mewujudkan sinergi operasional melalui pembagian dua bidang. Yakni operasional sistem serta database dan pembangunan sistem. Raiesa menekankan bahwa pembagian peran ini bertujuan untuk menjaga keandalan infrastruktur sekaligus mendukung inovasi teknologi informasi kampus.聽
鈥淜ami fokus pada dua bidang tersebut dan bertanggung jawab atas sistem operasional transaksional, pengembangan aplikasi, infrastruktur jaringan, server, data center, dan keamanan siber. Mengelola infrastruktur jaringan, data center, web hosting, keamanan siber, hingga technical support,鈥� jelasnya.
Lebih lanjut, Raiesa menjelaskan bahwa tata kelola data tersebut diterapkan secara terpusat guna menjamin konsistensi dan keamanan informasi di seluruh unit kampus. Standarisasi ini wajib terpenuhi agar integrasi data berjalan optimal serta mencegah timbulnya redundansi sistem. 鈥淪etiap pembangunan aplikasi datanya harus bisa diambil oleh Pusat Satu Data,鈥� jelasnya.
Sebagai informasi, kunjungan tersebut bertujuan untuk mendiskusikan gagasan-gagasan terkait penyusunan Enterprise Architecture (EA) serta penerapan Tata Kelola Teknologi Informasi (IT Governance) yang ideal di lingkungan kampus. Kunjungan ditutup dengan serah terima cinderamata dan foto bersama.
Penulis: Putri Andini
Editor: Yulia Rohmawati





