UNAIR NEWS – Fakultas Kedokteran Hewan () 东京热 (UNAIR) memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan melalui Pengabdian kepada Masyarakat (Pengmas). Komitmen tersebut mengemuka dalam Sarasehan 鈥淧enguatan Peternakan di Kabupaten Lamongan bersama FKH UNAIR鈥� yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Lamongan pada Selasa (29/9/2026). Kegiatan ini menjadi tonggak awal kolaborasi FKH UNAIR dan Pemkab Lamongan setelah sebelumnya FKH UNAIR menjalankan program Pengmas yang memberi manfaat bagi masyarakat Kabupaten Bojonegoro.
FKH UNAIR Dorong Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat
Dekan FKH UNAIR Prof Dr Lilik Maslachah drh MKes mengatakan kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Implementasi tersebut khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, penerjunan tim FKH UNAIR ke Lamongan menjadi langkah awal untuk menghadirkan dampak yang berkelanjutan melalui program desa binaan. 鈥淜ami berharap dapat memberikan impact bagi desa binaan ini. Peresmian desa binaan di Klagensrampat besok juga menjadi simbol kolaborasi yang kuat antara Pemkab Lamongan dan FKH UNAIR,鈥� ujarnya.

Prof Lilik menjelaskan, FKH UNAIR turut mendorong pemanfaatan bantuan ternak sebagai usaha produktif masyarakat. Program tersebut tidak berhenti pada pemberian bantuan, tetapi berlanjut melalui pendampingan agar masyarakat mampu mengembangkan potensi peternakan secara mandiri. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Lamongan, alumni, dan seluruh mitra yang mendukung program tersebut. 鈥淎gar manfaat program ini optimal dan berkelanjutan, diperlukan sinergi dengan pemerintah daerah setempat. Semoga ikhtiar kecil kami ini menjadi langkah besar untuk masyarakat Lamongan ke depan,鈥� tuturnya.
53 Dosen FKH UNAIR Dampingi Desa Binaan Klagensrampat
Ketua Pelaksana Pengmas FKH UNAIR Prof Dr Widjiati drh MSi mengungkapkan, FKH UNAIR mengerahkan 53 dosen dalam rangkaian kegiatan desa binaan tersebut. Jumlah itu mencakup 27 guru besar yang turut menunjukkan keseriusan FKH UNAIR dalam mendampingi masyarakat. Setelah sarasehan, rangkaian kegiatan berlanjut dengan pencanangan Desa Binaan FKH UNAIR di Klagensrampat pada Rabu (30/9/2026). Desa tersebut akan menjadi desa binaan FKH UNAIR selama dua tahun dengan fokus pengembangan peternakan bebek.
Prof Widjiati menyebut FKH UNAIR telah menyalurkan 200 ekor bebek betina dan 1,5 ton pakan sebagai tahap awal dukungan kepada masyarakat Klagensrampat. Selanjutnya, FKH UNAIR akan memberikan bantuan pakan dan kandang serta melakukan pemantauan secara berkala selama dua tahun. 鈥淜lagensrampat akan menjadi desa binaan bebek FKH UNAIR. Kami akan mengawal produk ternak dari hulu sampai hilir dan terus melakukan monitoring secara berkala,鈥� jelasnya. Ia berharap seluruh rangkaian program dapat berjalan lancar dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Pemkab Lamongan Dorong Peternak Naik Kelas
Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara ST BEng MSc menyambut kedatangan rombongan FKH UNAIR sekaligus mengapresiasi dukungan perguruan tinggi terhadap sektor pangan dan peternakan di Lamongan. Ia menilai kolaborasi antara UNAIR, Pemkab Lamongan, dan para peternak dapat menjadi ruang untuk mengoptimalkan potensi peternakan sekaligus meningkatkan kapasitas masyarakat. 鈥淜ami mengucapkan terima kasih banyak kepada FKH UNAIR atas dukungannya pada sektor pangan dan ternak. Semoga sinergi kita semakin kuat,鈥� ungkapnya.

Dirham berharap kolaborasi tersebut mampu mendorong peternak Lamongan naik kelas dengan memaksimalkan potensi yang mereka miliki. Selain aspek produktivitas, ia menekankan pentingnya pengetahuan masyarakat mengenai berbagai isu kesehatan ternak sebagai bagian dari penguatan sektor peternakan. 鈥淪aya berharap UNAIR, Pemkab Lamongan, dan peternak dapat menaikkan kelas peternak serta memaksimalkan potensi peternakan. Peternak juga harus melek terhadap berbagai isu kesehatan ternak sebagai implementasi konkret menuju Kabupaten Lamongan sebagai lumbung protein nasional,鈥� pungkasnya.
Melalui rangkaian Pengmas tersebut, FKH UNAIR terus memperkuat peran perguruan tinggi dalam menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat. Keilmuan dan kepakaran sivitas akademika FKH UNAIR tidak hanya hadir dalam ruang akademik, tetapi juga melalui pendampingan, transfer pengetahuan, serta penguatan kapasitas masyarakat di sektor peternakan. Program Desa Binaan Klagensrampat menjadi salah satu wujud komitmen FKH UNAIR untuk mengembangkan potensi lokal secara berkelanjutan. Selain itu, mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui peternakan.
Penulis: Ragil Kukuh Imanto





