东京热

东京热 Official Website

Perkuat Kapasitas Tenaga Kesehatan Tangani Stunting, Dosen FKM UNAIR Gelar Pengmas di Maluku

Prof Trias Memberikan Pelatihan Penguatan Kapasitas Tenaga Kesehatan pada Selasa (19/05) di Puskesmas Piru (Sumber: Dokumentasi Pribadi Tim).
Prof Trias Memberikan Pelatihan Penguatan Kapasitas Tenaga Kesehatan pada Selasa (19/05) di Puskesmas Piru (Sumber: Dokumentasi Pribadi Tim).

UNAIR NEWS 鈥 Tim dosen UNAIR gelar Pengabdian Masyarakat (Pengmas) di Kabupaten Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku pada Selasa (19/05/2026). Pemilihan lokasi pengabdian berdasarkan angka stunting yang cukup tinggi. Kegiatan bertajuk Penguatan Kapasitas Tenaga Kesehatan dalam Penanggulangan Stunting ini merupakan tindak lanjut atas penelitian yang dilakukan di Kabupaten Seram Bagian Barat.

Riset sebagai Awal Perjalanan Pengabdian

Penelitian berjudul 鈥淩E-AIM sebagai Kerangka Optimasi Program Penanggulangan Stunting di Daerah Kepulauan: Studi di Seram Bagian Barat, Provinsi Kepulauan Maluku adalah permulaan dari pengabdian yang berjalan. Penelitian yang diketuai oleh Dr Muji Sulistyowati SKM, MKes ini diawali dengan keprihatinan atas angka prevalensi stunting sebesar 33,8% pada tahun 2024 di wilayah tersebut. Pemerintah daerah telah melakukan inovasi untuk pencegahan stunting melalui Keroyok Stunting, Mangente Stunting, dan Potong Pele Stunting tetapi permasalahan stunting tetap tinggi.

Untuk membantu proses pengabdian berjalan secara efektif, tim berkoordinasi dengan stakeholder pemerintah untuk proses pengumpulan data. Stakeholder tersebut meliputi Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Dinas Perikanan, Kemenag, BAPPEDA, Dinas PUPR, DP3AP2KB, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa serta Dinas Ketahanan Pangan. Hasil data tersebut menunjukan bahwa tenaga kesehatan membutuhkan penguatan literasi dan peningkatan keterampilan praktis tenaga kesehatan. Pada akhirnya, penyusunan pengabdian masyarakat untuk menjawab kebutuhan tersebut secara langsung.

Peserta Pelatihan Keterampilan Tenaga Kesehatan Pengabdian Dosen FKM UNAIR beserta Pemateri pada Selasa (19/05) di Puskesmas Piru (Sumber: Dokumentasi Pribadi Tim).
Kehadiran Pakar Kesehatan UNAIR

Dalam kegiatan pengabdian, Prof Trias Mahmudiono, SKM, MPH (Nutri), GCAS, PhD hadir menyampaikan materi. Prof Trias menyampaikan materi stunting berbasis evidence kepada para tenaga kesehatan. Selanjutnya, materi komunikasi efektif tenaga kesehatan menghadirkan Damai Arum Pratiwi, SKM, MKM. Ia menghimbau untuk meningkatkan komunikasi kader posyandu dan masyarakat secara efektif dan efisien.

Dr Muji menegaskan penanganan masalah kesehatan di wilayah memerlukan perlakuan khusus agar tujuan dapat tepat sasaran. 鈥淧ermasalahan kesehatan, khususnya di wilayah kepulauan, membutuhkan kolaborasi lintas sektor dan penguatan SDM yang berkelanjutan. Kontribusi nyata melalui penelitian dan pengabdian masyarakat sangat penting untuk menghasilkan solusi yang sesuai dengan kebutuhan lapangan鈥, tambahnya.

Kesulitan transportasi dalam menjangkau lokasi tidak menyurutkan semangat pengabdian. Antusiasme dan keramahan masyarakat dan tenaga kesehatan menjadi motivasi yang menguatkan. Ke depannya, tim FKM UNAIR akan terus memantau keberlanjutan program. Berkolaborasi bersama pemerintah daerah dan stakeholder terkait melalui MoU yang telah terjalin.

Penulis: Yongki Eka Cahya

Editor: Ragil Kukuh Imanto

AKSES CEPAT