UNAIR NEWS 鈥 Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada 5 Juni, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Konservasi dan Pecinta Alam (KPA) menggelar aksi peduli lingkungan di Pantai Wonosari, Kelurahan Sobo, Banyuwangi, pada Selasa (16/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian mahasiswa terhadap pelestarian lingkungan pesisir sekaligus upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga ekosistem pantai.
Ketua UKM KPA FIKKIA, Aqila Fawziya Mustafa, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aksi bersih pantai, tetapi juga edukasi konservasi kepada masyarakat. 鈥淢elalui kegiatan ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan pesisir. Upaya menjaga pantai tidak hanya melalui membersihkan sampah. Tetapi juga memahami pentingnya setiap komponen ekosistem yang ada di dalamnya,鈥 ujarnya.
Aksi Bersih Pantai dan Edukasi Lingkungan
Aksi bersih pantai tersbeut juga melibatkan anggota UKM KPA dan masyarakat sekitar. Selama kegiatan berlangsung, peserta berhasil mengumpulkan sampah yang tersebar di kawasan Pantai Wonosari hingga mencapai enam kantong sampah besar (trash bag).

Selain membersihkan lingkungan, mahasiswa juga memberikan edukasi kepada wisatawan mengenai pentingnya membuang sampah pada tempatnya guna menjaga kebersihan dan keberlanjutan kawasan wisata pesisir. Menurut Aqila, perubahan perilaku masyarakat menjadi salah satu kunci dalam menjaga kelestarian lingkungan pantai.
鈥淜esadaran untuk menjaga kebersihan harus dimulai dari hal-hal sederhana. Kami berharap edukasi yang diberikan dapat meningkatkan kepedulian wisatawan maupun masyarakat sekitar terhadap lingkungan pesisir,鈥 tambahnya.
Konservasi Spinifex littoreus
Selain aksi bersih pantai, mahasiswa turut mengenalkan pentingnya konservasi Spinifex littoreus, tumbuhan pesisir yang berperan menjaga stabilitas gumuk pasir dan mengurangi risiko abrasi. Selama ini, keberadaan tumbuhan tersebut kerap terancam karena dianggap mengganggu estetika kawasan wisata.
Melalui kegiatan edukasi, mahasiswa memberikan pemahaman kepada pengelola pantai dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) mengenai fungsi ekologis Spinifex littoreus. Tim UKM KPA juga menilai Pantai Wonosari memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai destinasi ekowisata berbasis konservasi.
Wakil Dekan III FIKKIA sekaligus pembina UKM KPA, Susy Katikana Sebayang PhD mengapresiasi inisiatif mahasiswa dalam kegiatan tersebut. 鈥淪aya berharap semakin banyak akademisi maupun masyarakat yang terlibat dalam upaya pelestarian lingkungan. Sehingga kawasan ini dapat berkembang menjadi ekowisata yang menarik sekaligus berkelanjutan,鈥 tuturnya.
Penulis: Dheva Yudistira Maulana
Editor: Yulia Rohmawati





