UNAIR NEWS 鈥 Akhir tahun 2019 Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) 东京热 (UNAIR) tengah mempersiapkan penandatanganan kerja sama dengan Lincoln University New Zealand. Langkah itu merupakan tahap formalitas lebih lanjut dari kerja sama dengan Lincoln University yang terjalin sejak lama.
Bayu Arie Fianto SE., MBA., PhD., selaku dosen Ekonomi Islam FEB UNAIR sekaligus alumni Lincoln University menuturkan proses dialog kerja sama dengan Lincoln University telah dimulai tahun 2015 dan intensitasnya semakin meningkat dua tahun belakangan. 鈥淪ebenarnya kita telah sejak lama berhubungan dekat dengan Lincoln University. Mereka pernah mengirim mahasiswanya ke UNAIR untuk summercamp selama 2 minggu. Selain itu, FEB sendiri pernah mengirim dosen kita ke sana untuk kunjungan maupun kuliah tamu,鈥 tutur Bayu.
Sementara itu, ditemui seusai mengisi kuliah tamu di Aula Tirtodiningrat FEB pada Jum鈥檃t (4/10/19), Profesor Christopher Gan selaku perwakilan Lincoln University dari Fakultas Perdagangan dan Agribisnis mengungkapkan bahwa kolaborasi dengan UNAIR menjadi salah satu kerja sama yang menjanjikan bagi Lincoln University. 鈥淧ertukaran staf dosen maupun mahasiswa sejauh ini menghasilkan output yang sangat bagus. Bahkan tahun depan saya menyanggupi undangan UNAIR untuk mengisi kelas dan menjadi supervisor bagi para mahasiswa postgraduate. Jadi secara keseluruhan kerja sama ini benefitable di berbagai hal,鈥 ungkap profesor akuntansi dan keuangan tersebut.
Wakil Dekan III FEB, , mengungkapkan bahwa MoU dengan Lincoln University menjadi suatu inisiasi kerja sama yang lebih luas dalam berbagai aspek, di samping kenyataan bahwa Lincoln University telah dianggap sebagai old good friend bagi FEB UNAIR.
鈥淢elalui MoU ini kami ingin meningkatkan kerja sama salah satunya di join research, agribisnis Lincoln sendiri salah satu yang terbaik di dunia. Kami akan mengirim dosen maupun mahasiswa untuk melakukan riset ke New Zealand. Hal ini semata-mata untuk meningkatkan kemampuan menulis dosen dan mahasiswa agar mudah terindeks jurnal scopus,鈥 tutur Dr. Nisful.
鈥淒i samping itu, Lincoln University dipilih karena memiliki track record yang bagus dalam meningkatkan peringkat dunia. Mereka sekarang berada di peringkat 200 dunia. Tentu saja kami harapkan kerja sama ini mampu membantu UNAIR menuju 500 dunia,鈥 imbuh Dr. Nisful.
Dari peningkatan hubungan akademis antara UNAIR dan Lincoln University ini diharapkan akan meningkatkan student mobility, wawasan internasional mahasiswa, networking, maupun publikasi jurnal internasional. Sementara itu Prof. Gan di akhir wawancara menyampaikan pesan agar para mahasiswa UNAIR terus bersemangat dalam menempuh kuliah.
鈥淔EB UNAIR telah memberikan fasilitas dan networking yang sangat baik kepada mahasiswa, untuk itu teruslah belajar, berinovasi, mencari ide-ide baru, sehingga kalian bisa ikut membentuk masa depan negara kalian,鈥 pungkasnya.(*)
Penulis: Intang Arifia
Editor: Feri Fenoria





