¶«¾©ÈÈ

¶«¾©ÈÈ Official Website

Penelitian Pengukuran Kinerja Dosen di Indonesia: Tinjauan Pustaka dan Penelitian Masa Depan

Ilustrasi AIP (Foto: UNAIR NEWS)
Ilustrasi AIP (Foto: UNAIR NEWS)

Artikel ini menjelaskan bagaimana pengukuran kinerja dosen di Indonesia dilakukan dengan pendekatan yang beragam sehingga terdapat simpulan yang berbeda dalam menjelaskan kinerja dosen. Dengan demikian peneliti tertarik untuk melakukan review literatur terkait pengukuran kinerja dosen dengan target luaran (1) dapat menjelaskan pendekatan yang digunakan dalam mengukur kinerja dosen, (2) variabel apa saja yang berpengaruh terhadap kinerja dosen, dan (3) peluang penelitian yang dapat dikembangkan selanjutnya terkait kinerja dosen.

Tahapan review literatur dilakukan dengan sistematis dan transparan dengan melibatkan tiga tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan dan pendokumentasian. Sumber literatur yang dipilih juga telah mempertimbangakan acuan referensi utama dan memperhatikan fungsi keakuratan. Kata kunci yang digunakan pada review literatur ini adalah ‘lecturer performance’ dan ‘performance of lecturer’. Pada tahap awal ditemukan 101 artikel, kemudian diseleksi berdasarkan penggunaan bahasa, kesesuaian dengan tujuan penelitian, duplikasi dan ketersediaan akses, maka di akhir seleksi diperoleh 21 artikel yang dapat dianalisa lebih lanjut.

Hasil review terhadap 21 artikel menunjukkan bahwa terdapat tiga konsep pendekatan dalam mengukur kinerja dosen di Indonesia. Pertama, pendekatan tri dharma, yaitu mengkombinaksikan antara proses pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Pendekatan ini erat kaitannya dengan regulasi yang ditetapkan pemerintah melalui Kementerian Pendidikan. Kedua, pendekatan yang menggabungkan penilaian tri dharma dan tambahan aspek kinerja lainnya. Selain tri dharma, kualitas pribadi dosen tidak lepas dari aspek penilaian kinerja seperti kepemimpinan, inovasi, motivasi bahkan sampai kepada pengelolaan organisasi. Ketiga, menggunakan pendekatan bebas atau pendekatan yang disesuaikan dengan tujuan penelitian. Para peneliti mengukur kinerja dosen dengan pendekatan yang disesuaikan fenomena dan target capaian penelitian seperti loyalitas dan kejujuran, tanggung jawab, perencanaan dan pengelolaan kerja, kualitas dan kuantitas kerja, bahkan sampai kepada perilaku kerja adaptif dan nonproduktif.

Disamping itu terdapat informasi mengenai variabel yang berkaitan dengan kinerja dosen, baik yang mempengaruhi, yang terdampak, yang mendasari atau memediasi dan yang menguatkan atau melemahkan kinerja dosen. Disamping itu ditemukan fakta bahwa faktor individual dosen disebutkan lebih mendominasi dalam mempengaruhi kinerja dosen dibandingkan faktor organisasi. Namun demikian faktor organisasi ditemukan signifikan berperan memediasi dan memoderasi. Temuan ini dapat menjadi masukan yang berharga bagi peneliti yang tertarik mengkaji lebih dalam mengenai kinerja dosen, termasuk proses dan siapa saja yang dapat dilibatkan dalam mengukur kinerja dosen.

AKSES CEPAT