Pengeringan semprot merupakan salah satu metode yang banyak digunakan dalam produksi mikropartikel, yang melibatkan transformasi cairan menjadi serbuk kering yang mudah mengalir melalui proses kontinu yang dapat menghasilkan ukuran partikel dan keseragaman yang terkontrol.
Ukuran partikel, kecepatan aliran, kadar air, dan bentuk partikel merupakan faktor penting untuk pemberian obat rute inhalasi. Suhu inlet juga mempengaruhi distribusi panas dan proses pengeringan yang dapat berdampak pada hasil rendemen mikropartikel atau mikrosfer, morfologi, ukuran partikel, kadar air, dan jumlah obat yang dapat dimuat.
Studi ini mengevaluasi pengaruh suhu inlet pada mikrosfer Quercetin yang dikeringkan dengan pengeringan semprot menggunakan polimer hidrolisat konjak glukomanan. Mikrosfer Quercetin ini dikarakterisasi menggunakan FTIR, yang hasilnya menunjukkan tidak ada perbedaan spektra yang signifikan di antara berbagai kondisi suhu inlet untuk pembentukan mikrosfer. Keberadaan gugus fungsi OH (3200鈥3400 cm鈦宦) dan CO (1000鈥1200 cm鈦宦) mengkonfirmasi keberadaan quercetin dan hidrolisat konjak glukomanan sebagai bahan awal, sementara intensitas yang berkurang pada 1200鈥1600 cm鈦宦 menunjukkan interaksi antarmolekul selama proses enkapsulasi dan hasil akhirnya. Mikrosfer hidrolisat konjak glukomanan-Quercetin berhasil diproduksi menggunakan teknik pengeringan semprot, menghasilkan ukuran partikel 1,414卤0,071 – 3,394卤0,074 碌m, kadar air 7,823卤0,245 – 9,873卤0,666%, kadar obat yang dimuat dalam sistem sebesar 10,73卤1,27 – 15,72卤1,62%, dan hasil rendemen mikrosfer sebanyak 65,02卤1,14 – 73,47卤0,57%. Suhu inlet yang optimal yaitu 130掳C terbukti dapat menghasilkan partikel yang menunjukkan morfologi bulat dengan ukuran rata-rata, kadar air, hasil rendemen, dan muatan obat masing-masing sebesar 1,8 卤 0,079 碌m, 8,267 卤 0,396 %, 73,47 卤 0,57 %, dan 15,12 卤 1,31 %. Studi ini menunjukkan bahwa suhu inlet 130掳C memberikan karakteristik fisik mikrosfer hidrolisat konjak glukomanan-Quercetin terbaik, dengan hasil rendemen dan muatan obat tertinggi, dan menghasilkan partikel dengan karakteristik yang sesuai untuk penghantaran rute inhalasi.
Penulis : Dewi Melani Hariyadi
Informasi detail riset kami dapat diakses pada:
Optimasi Pengeringan Semprot Mikrosfer Inhalasi Hidrolisat Konjac Glucomannan-Quercetin
Yuyun Nailufa, Noorma Rosita, Dewi Melani Hariyadi
Trop J Nat Prod Res, April 2026; 10(4): 8559 鈥 8567
ISSN 2616 0684





