UNAIR NEWS 鈥 Di balik lahirnya sebuah paten, terdapat proses penyusunan dokumen yang membutuhkan ketelitian dan pendampingan dari para ahli. Hal tersebut tampak dalam hari kedua IMPACTFUL HKI HOLDER dengan agenda kegiatan pendampingan drafting paten perguruan tinggi se-Surabaya dan Sidoarjo yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan Jurnal, Publikasi, dan Hak Kekayaan Intelektual () 东京热 (UNAIR).
Kegiatan itu berlangsung di Aula Bima Suci, Gedung Airlangga Convention Center (ACC), Kampus C UNAIR pada Selasa (30/6/2026). Agenda tersebut berfokus pada pendampingan penyusunan dokumen paten (drafting paten) dan pemeriksaan substantif bersama Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI).
Pada hari kedua difokuskan pada pendampingan penyusunan dokumen paten (drafting patent) serta pemeriksaan substantif. Selama sesi berlangsung, para peserta secara aktif berdiskusi dengan pendamping mengenai penyusunan deskripsi invensi, perbaikan klaim paten, hingga kelengkapan dokumen yang menjadi syarat pengajuan paten.
Pendampingan Intensif Sempurnakan Draft Paten
Pendampingan drafting paten menjadi tahapan penting dalam proses pengajuan paten karena menentukan kualitas dokumen yang akan diajukan kepada Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI). Melalui pendampingan tersebut, para inventor memperoleh arahan langsung dari pemeriksa paten mengenai penyusunan deskripsi invensi, perumusan klaim, hingga pemenuhan aspek kebaruan sebagai syarat utama memperoleh perlindungan paten.
Berbeda dengan pelatihan yang bersifat teoritis, kegiatan itu mengedepankan konsultasi secara langsung antara inventor dan pemeriksa paten. Manfaat pendampingan tersebut turut dirasakan oleh para peserta.
Salah satunya peserta pendampingan dari tim peneliti Prof. Widjiati, Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) 东京热 (UNAIR) mengaku memperoleh banyak pemahaman baru selama mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, pendampingan secara langsung sangat membantu, terutama karena penyusunan paten masih menjadi pengalaman baru bagi tim penelitinya.
鈥淵ang paling berkesan dari pendampingan adalah terkait penulisannya dan masukan-masukan apa saja yang perlu kami review. Karena bagi kami, paten masih menjadi hal yang baru sehingga masih perlu banyak belajar. Masukan dari para ahli di bidang paten tentu sangat membantu dalam penyempurnaan dokumen paten yang kami susun,” ujarnya.
Menuju Perlindungan Inovasi Hasil Riset
Ketua LPJPHKI UNAIR, Prof Ferry Efendi S Kep Ns M Sc Ph D menilai kolaborasi menjadi faktor utama dalam membangun ekosistem riset dan inovasi yang berkelanjutan. Oleh karena itu, ia menyampaikan apresiasi kepada para inventor, peneliti, dan berbagai mitra yang telah mendukung pengembangan inovasi di UNAIR. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi pondasi penting agar hasil riset mampu berkembang menjadi inovasi yang terlindungi dan berdampak bagi masyarakat.
鈥淜ami berharap setiap hasil riset yang memiliki potensi dapat memperoleh perlindungan kekayaan intelektual sehingga mampu memberikan nilai tambah dan membuka peluang hilirisasi inovasi,鈥 ungkapnya.
Melalui pendampingan drafting paten bagi perguruan tinggi se-Surabaya dan Sidoarjo, LPJPHKI UNAIR bersama DJKI berkomitmen memperkuat kapasitas para inventor dalam menyusun dokumen paten yang berkualitas. Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas permohonan paten, memperluas perlindungan kekayaan intelektual, serta mendorong hasil riset perguruan tinggi agar lebih siap dihilirisasikan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Penulis: Marissa Farikha Siti Fatimatuzzahra
Editor: Khefti Al Mawalia





