UNAIR NEWS – Media sosial kini menjadi bagian dari kehidupan anak sejak usia dini. Namun, tanpa pemahaman yang cukup tentang risikonya, anak-anak lebih rentan mengalami dampak negatif dari interaksi di dunia digital.
Dunia Digital vs Dunia Nyata
Perkembangan dunia digital membawa berbagai manfaat, tetapi juga menghadirkan sejumlah risiko. Penggunaan media sosial yang berlebihan dapat mengganggu kesehatan mental, mengurangi interaksi di dunia nyata, serta menurunkan kemampuan berkomunikasi dan berempati. Selain itu, pengguna juga rentan terhadap predator digital, eksploitasi online, serta risiko alienasi sosial dan sikap individualistis.
Dari Rumah ke Ruang Digital
Peran keluarga dan sekolah sangat penting dalam membentuk perilaku digital yang sehat pada anak. Orang tua perlu mendampingi penggunaan media sosial serta membantu anak memahami manfaat dan risikonya, sementara sekolah mendorong interaksi sosial melalui kegiatan tatap muka dan kolaborasi. Selain itu, literasi digital perlu ditanamkan agar anak mampu berpikir kritis, aman, dan bijak dalam menggunakan media sosial.
Baca juga:
Penggunaan Media Sosial Kian Dominan di Kalangan Anak-Anak, Pakar UNAIR Ingatkan Risikonya





