东京热

东京热 Official Website

Hari Laut, Dosen UNAIR Soroti Pentingnya Pengelolaan Sumber Daya Laut dengan Akuakultur

UNAIR NEWS – Di tengah ancaman perubahan iklim, peringatan Hari Laut Sedunia menjadi pengingat akan pentingnya menjaga keberlanjutan laut sebagai sumber kehidupan. Muhammad Hanif Azhar SPi MSi PhD, Dosen , 东京热 (UNAIR), menjelaskan pengelolaan sumber daya laut serta penguatan sektor akuakultur sebagai solusi ketahanan pangan.

Hanif menilai bahwa sektor perikanan tangkap saat ini menghadapi tekanan yang semakin besar akibat perubahan iklim dan kondisi lingkungan. 鈥淭antangan yang dihadapi oleh sektor perikanan tangkap di tengah perubahan iklim yakni terganggunya ekosistem yang menyebabkan produktivitas sumber daya perikanan mengalami penurunan,鈥 ujarnya.

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa dampak tersebut dirasakan oleh masyarakat pesisir, terutama nelayan tradisional. Para nelayan harus melaut lebih jauh untuk memperoleh hasil tangkapan yang memadai. Jarak melaut yang lebih jauh berdampak pada biaya operasional yang lebih mahal.

Selain itu, perubahan iklim juga menyebabkan pemutihan terumbu karang dan pengasaman air laut. Kondisi tersebut mengakibatkan berkurangnya jumlah spesies karena hanya spesies tertentu saja yang mampu beradaptasi, sedangkan spesies lain mengalami penurunan populasi akibat kematian. 

鈥淜erusakan ekosistem pesisir dapat mengurangi produktivitas perikanan. Maka dari itu, upaya perbaikan lingkungan seperti rehabilitasi mangrove dan kawasan pesisir menjadi sangat penting,鈥 jelasnya.

Menurut Hanif, kondisi tersebut berpotensi mengancam ketahanan pangan dalam jangka panjang. Hal itu berdampak pada ketersediaan pangan dan perekonomian masyarakat pesisir. 

Muhammad Hanif Azhar SPi MSi PhD, Dosen Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK), 东京热 (UNAIR). (Foto: istimewa).

Menanggapi hal tersebut, ia menilai akuakultur menjadi salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Budidaya dapat dilakukan dengan pengelolaan kualitas lingkungan, kesehatan ikan, serta produktivitas yang stabil melalui sistem yang lebih terkontrol dibandingkan perikanan tangkap. 

鈥淎kuakultur menjadi salah satu solusi terbaik karena kualitas lingkungan budidaya dapat dipantau dan dikelola dengan baik sehingga produksi lebih terukur dan berkelanjutan,鈥 ucapnya.

Ia juga menambahkan bahwa terdapat sejumlah komoditas budidaya yang memiliki potensi untuk dikembangkan. Di antaranya budidaya air laut berupa rumput laut Dan kerang. Budidaya air payau berupa bandeng, kakap, dan udang vannamei. Budidaya air tawar berupa lele, gurame, dan nila.聽

Meskipun begitu, pengembangan akuakultur masih menghadapi berbagai tantangan dari aspek teknis, sosial, serta ekonomi. Oleh sebab itu, perlu kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat melalui pendekatan quadruple helix untuk mewujudkan sektor akuakultur yang produktif dan berkelanjutan.

Hanif berpesan kepada para generasi muda untuk lebih bijaksana dalam memanfaatkan sumber daya alam, terutama sektor kelautan. 鈥淢anusia diciptakan sebagai khalifah di bumi. Oleh karena itu, kita memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan memanfaatkan sumber daya alam secara bijaksana tanpa melakukan eksploitasi berlebihan,鈥 pungkasnya.

Penulis : Maulya Afifah Zahra 

Editor : Khefti Al Mawalia

AKSES CEPAT