东京热

Sesi foto bersama pengabdian masyarakat FKH UNAIR di Desa Abar Abir, Kabupaten Gresik, Sabtu (3/10/2026). (Foto: Humas UNAIR)

FKH UNAIR Mulai Perluas Kiprah Pengabdian ke Kabupaten Gresik聽

21 Views鈥�4 minutes read

UNAIR NEWS – Setelah memberi manfaat bagi masyarakat di Kabupaten Bojonegoro dan Lamongan, Fakultas Kedokteran Hewan () 东京热 (UNAIR) kini membawa kepakaran para pakar ternaknya ke Kabupaten Gresik. Desa Abar Abir, Kecamatan Bungah, menjadi titik awal perjalanan tersebut melalui pelatihan pengolahan hasil ternak yang menyasar penguatan ekonomi mandiri keluarga, Sabtu (3/10/2026).

Dari Potensi Ternak Menuju Kemandirian Ekonomi

Wakil Dekan FKH UNAIR Prof Dr Epy Muhammad Luqman drh MSi mengatakan, pengabdian masyarakat di Desa Abar Abir menjadi bagian dari upaya FKH UNAIR untuk memperluas manfaat keilmuan kedokteran hewan bagi masyarakat. Menurutnya, peran dokter hewan tidak hanya pada persoalan penyakit hewan, tetapi juga mencakup pemanfaatan produk ternak dan pangan masyarakat. 鈥淒okter hewan bukan sekadar berkutat pada penyakit hewan saja. Kami juga concern kepada produk-produk ternak dan pangan masyarakat,鈥� ujarnya.

Prof Dr Epy Muhammad Luqman drh MSi saat memberi sambutan pada pengmas FKH di Desa Abar Abir, Kabupaten Gresik, Sabtu (3/10/2026). (Foto: Humas UNAIR)

Menurut Prof Epy, potensi pengembangan hasil ternak di Desa Abar Abir masih dapat berkembang melalui kolaborasi lintas disiplin. FKH UNAIR membuka peluang keterlibatan bidang keilmuan lain untuk mendukung proses pengolahan hingga pemasaran produk. 鈥淏isa saja nanti ada disiplin ilmu yang lain. Potensi ke depan akan banyak kolaborasi berbagai bidang, mulai dari pengolahan hingga marketing,鈥� jelasnya.

Mengolah Hasil Ternak, Membuka Peluang Usaha

Ketua Pelaksana Pengmas FKH UNAIR di Gresik, Dr Yeni Dhamayanti drh MKes PAVet, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Abar Abir dan masyarakat yang telah menerima kehadiran FKH UNAIR. Ia mengajak masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK, untuk melihat hasil ternak sebagai peluang diversifikasi usaha yang dapat dimulai dari lingkungan keluarga. 鈥淜ami mengajak masyarakat yang berawal dari ibu-ibu PKK untuk bisa melakukan diversifikasi usaha, sehingga bisa meningkatkan ekonomi berawal dari rumah tangga,鈥� tuturnya.

Dalam kegiatan tersebut, FKH UNAIR memberikan sentuhan inovasi melalui praktik pengolahan hasil ternak berupa telur asin, yoghurt, dan abon. Dr Yeni berharap keterampilan tersebut tidak berhenti pada aktivitas pelatihan, tetapi berkembang menjadi usaha produktif yang mampu memberi dampak ekonomi lebih luas. 鈥淢andiri di rumah tangga, jika itu sudah terpenuhi, maka ekonomi daerah juga akan meningkat. Tidak hanya UMKM, nantinya bisa jadi perekonomian yang besar,鈥� ungkapnya.

Dua Tahun Pendampingan untuk Potensi Gresik

Pengabdian masyarakat FKH UNAIR di Desa Abar Abir tidak berhenti pada kegiatan pelatihan. Dr Yeni menjelaskan, program tersebut akan berlangsung selama dua tahun dengan monitoring secara berkala. Pendampingan juga akan mengarah pada berbagai potensi peternakan yang berkembang di masyarakat, mengingat warga Desa Abar Abir banyak memelihara sapi dan kambing. 鈥淧engmas ini akan berlangsung selama dua tahun, akan kami monitoring secara berkala. Tidak berhenti di situ, di sini masyarakat kebanyakan memelihara sapi dan kambing, kami akan bantu untuk berbagai tantangan yang ada tersebut,鈥� jelasnya.

Ke depan, FKH UNAIR juga menargetkan kolaborasi dengan berbagai disiplin ilmu untuk mengembangkan potensi daerah secara lebih komprehensif. Langkah tersebut menjadi bagian dari target keberlanjutan pengabdian, yakni menghadirkan dampak nyata berupa kemandirian ekonomi yang dapat masyarakat rasakan. 鈥淎da target keberlanjutan yaitu dampak kemandirian ekonomi yang nantinya bisa dirasakan masyarakat,鈥� ujar Dr Yeni.

Kepala Desa Abar Abir Farich Masruri menyambut baik langkah FKH UNAIR yang membawa pengetahuan dan keterampilan pengolahan hasil ternak kepada masyarakat. Ia berharap kehadiran para pakar FKH UNAIR dapat menjadi keberkahan sekaligus membuka peluang baru bagi warga desa dalam mengembangkan potensi yang mereka miliki. 鈥淪elamat datang di Desa Abar Abir. Semoga menjadi keberkahan dan kebermanfaatan,鈥� ungkapnya.

Farich juga menyampaikan terima kasih atas niat baik FKH UNAIR untuk berbagi ilmu dengan masyarakat Desa Abar Abir. Ia berharap pengetahuan yang FKH berikan tidak berhenti sebagai materi, tetapi dapat warga terapkan secara langsung. 鈥淭erima kasih atas niat baik dan ilmu terkait dengan pengolahan ternak. Semoga ilmu yang nanti disajikan mampu diaplikasikan oleh para warga yang ada di sini,鈥� katanya.

Langkah FKH UNAIR di Desa Abar Abir menjadi babak baru pengabdian para pakar peternakan UNAIR di Kabupaten Gresik. Sebelumnya, FKH hadir melalui berbagai program pemberdayaan di Bojonegoro dan Lamongan. Melalui pelatihan, pendampingan, serta peluang kolaborasi lintas bidang, FKH UNAIR berupaya mengubah potensi hasil ternak menjadi kekuatan ekonomi masyarakat. Selain itu, upaya ini juga memperluas kontribusi perguruan tinggi bagi pembangunan daerah.

Penulis: Ragil Kukuh Imanto

东京热
Excellence with Morality
If loading takes to long, go back to home by click here .