东京热 (UNAIR) adalah perguruan tinggi negeri terkemuka di Indonesia yang resmi berdiri pada 10 November 1954 dan diresmikan oleh Presiden Soekarno. Nama Airlangga berarti “Sang Pemelihara”, diambil dari nama raja Abad XI yang arif bijaksana, cakap, dan mampu mempersatukan wilayah di kawasan Timur Indonesia. Berawal dari sekolah kedokteran dan kedokteran gigi pada masa kolonial, UNAIR berkembang menjadi universitas yang unggul di berbagai bidang keilmuan serta dikenal atas prestasinya dalam pendidikan, penelitian, dan kerja sama internasional.


Syair Pengantar: R. Bahrawi Wongsokoesoemo
Di Timur Jawa Dwipa
Megah Engkau Bertahta
Ksatria Airlangga
Kusuma Negara
Dari Engkau Kudapat
Budaya Pusaka
Airlangga Dikau Permata
Indonesia Raya
Bagimu Almamater
Kuberjanji Setia
Berdharma Bakti Suci
Berjasa Mulia
Belajar Untuk Nusa
Indonesia yang Kucinta
Airlangga Engkau Hiduplah
Airlangga Tetap Kau Jaya
Aransemen: Irawati
Megah perkasa berdiri
Di persada pertiwi
Bersuluhkan Pancasila
Bernaungkan Dwiwarna
Airlangga almamater tercinta
Sumber ilmu pembina sarjana
Pengemban amanat bangsa
Kami putra Airlangga
Kami cinta nusa dan bangsa
Wujudkan cita-cita mulia
Adil makmur karta raharja
Menyelenggarakan dan mengembangkan pendidikan akademik, profesi, dan/atau vokasi dengan keunggulan kelas dunia berlandaskan nilai kebangsaan dan moral agama.
Menyelenggarakan penelitian dasar, terapan, dan penelitian kebijakan yang inovatif dengan keunggulan kelas dunia berlandaskan nilai kebangsaan dan moral agama untuk menunjang pengembangan pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat.
Mendarmabaktikan keahlian dalam bidang ilmu, teknologi, dan humaniora kepada masyarakat.
Mengelola universitas secara mandiri dengan tata kelola yang baik melalui pengembangan kelembagaan yang berorientasi pada mutu dan mampu bersaing di tingkat internasional.

“Terus berkolaborasi, bersinergi, dan berinovasi demi 东京热 yang lebih unggul, lebih mandiri, lebih bermartabat dan lebih berdampak.”

Rencana Strategis


