东京热

东京热 Official Website

EXPO SYNOVATE sebagai Wadah Mahasiswa UNAIR Wujudkan Jiwa Entrepreneurship Lewat Produk Inovatif聽

Mahasiswa UNAIR dalam kegiatan EXPO bertajuk SYNOVATE: Synergizing Innovation, Empowering Entrepreneurship berlangsung pada Sabtu (4/7/2026) di Malioboro Kampus C UNAIR. (Foto: Istimewa).
Mahasiswa UNAIR dalam kegiatan EXPO bertajuk SYNOVATE: Synergizing Innovation, Empowering Entrepreneurship berlangsung pada Sabtu (4/7/2026) di Malioboro Kampus C UNAIR. (Foto: Istimewa).

UNAIR NEWS – 东京热 (UNAIR) terus mengasah mahasiswanya dalam berwirausaha. Pada Pembelajaran Dasar Bersama (PDB) melalui mata kuliah Inovasi dan Kolaborasi Bisnis (IKB), mereka berkesempatan unjuk gigi dalam kegiatan EXPO bertajuk SYNOVATE: Synergizing Innovation, Empowering Entrepreneurship. 

Kegiatan itu merupakan implementasi dari berbagai inovasi karya usaha berupa produk seperti makanan, minuman, serta jasa. Karya tersebut mereka ciptakan, dipamerkan, disandingkan, dan dilombakan pada Sabtu (4/7/2026).

EXPO itu diikuti oleh seluruh mahasiswa dan . Mengusung tema Kolaborasi Inovasi Mahasiswa untuk Menciptakan Solusi dan Peluang Bisnis Masa Depan. Dr Maftuchah Rochmanti dr M Kes turut menyampaikan harapannya. 

鈥淜ami berharap melalui pembelajaran ini, perjalanan bisnis yang sudah kalian rintis tidak berhenti sampai sini saja. Tetapi dapat dikembangkan dan diimplementasikan lebih jauh lagi, agar ke depan dapat menghasilkan berbagai inovasi hebat. Selain itu, mengembangkan jiwa entrepreneur yang beretika sesuai dengan motto excellence with morality,鈥 ujar Nove. 

Salah satu inovasi karya mahasiswa FST PDB 4 adalah olahan healthy snack bar bernama TEMPUR. Memadukan tempe, coklat, dan oat sebagai bahan dasar, tempur dapat menjadi pilihan sehat terutama bagi mahasiswa yang ingin hidup lebih sehat dan kenyang lebih lama. 

鈥淭EMPUR yang mengandung serat, karbohidrat, lemak, dan protein yang tinggi menjadi keunggulan utamanya. Selain itu, target pasar kami adalah mahasiswa yang biasanya sering lapar di jam-jam tanggung saat berkegiatan seperti mengerjakan tugas, berorganisasi dan lainnya,鈥 ujar Jocelyn Florentina Arfianto, salah satu pengembang snack Tempur. 

Tidak hanya dikemas dengan praktis dan mengenyangkan, TEMPUR hanya dibandrol dengan harga tujuh ribu rupiah per pcs. Mereka sengaja menetapkan harga yang murah supaya dapat dinikmati dan ramah dikantong mahasiswa.

Inovasi yang tak kalah menarik juga berasal dari Fakultas Farmasi dengan menghadirkan minuman herbal sehat bernama Sappanica Tea. Minuman yang dibandrol dengan harga sepuluh ribu ini memiliki berbagai khasiat yang bermanfaat bagi tubuh. Minuman ini dikembangkan oleh Dina Ramadhani bersama tim. 

鈥淜ami menggunakan kayu secang yang dilengkapi rempah-rempah lain seperti kayu manis, bunga lawang, madu sebagai pemanis alami, dan topping selasih serta nata de coco. Sappanica Tea juga sangat bermanfaat untuk menurunkan hipertensi ringan, mengatasi stres ringan, memberikan efek menenangkan, dan dapat menunda rasa lapar,鈥 tutur Dina.

Target pasar mereka adalah mahasiswa yang memiliki jam terbang tinggi dikala kesibukan kuliah untuk meredakan burn out serta stress yang mereka alami. Sampai saat ini, mereka berhasil menjual produknya sekitar 40 pcs. 

Melalui kegiatan ini, banyak diantara mereka mengatakan bahwa banyak manfaat diadakannya mata kuliah umum yang tidak mereka dapatkan di mata kuliah kejuruan atau khusus.

鈥淜ami belajar banyak hal, mulai dari bagaimana cara berwirausaha, berjualan, lalu mengasah kemampuan soft skill seperti bekerja dalam tim, komunikasi, serta mengetahui bagaimana cara mempromosikan produk secara efektif dan baik,鈥 ujar Dimas Pratama Putra Syachriar, mahasiswa Fakultas Farmasi. 

Penulis: Fauziah Kandela 

Editor: Khefti Al Mawalia

AKSES CEPAT