UNAIR NEWS 鈥 Program Deputra 9.0 oleh Kementerian Pengabdian Masyarakat, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM FIB) yang mendapatkan pendanaan UNAIR Sustain Action 2026 meresmikan inovasi rocket stove sebagai solusi pengelolaan sampah di Desa Gerbo, Kabupaten Pasuruan pada (20/07). Program ini lahir dari keprihatinan terhadap pengelolaan sampah di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Desa Gerbo yang masih menggunakan metode pembakaran terbuka. Proses pembakaran tersebut menghasilkan asap dalam jumlah besar sehingga beresiko mencemari udara di sekitar lokasi TPS.
Cara Kerja Rocket Stove dan Hambatan Pembangunan
聽Kondisi tersebut mendorong mahasiswa untuk membangun rocket stove sebagai alat pembakaran sampah yang lebih minim asap. Secara umum, rocket stove memanfaatkan ruang pembakaran kecil dengan cerobong berbentuk vertikal dan terisolasi. Desain Ruang tersebut menjaga suhu api tetap tinggi sehingga kayu dan sampah terbakar lebih sempurna dan menghasilkan asap lebih sedikit daripada pembakaran terbuka.

Rocket Stove hasil pembangunan Deputra 9.0 memiliki kapasitas dua hingga tiga karung sampah dalam sekali pembakaran dengan durasi satu jam, dengan kayu sampah milik TPS Desa Gerbo. Proses pembangunan memakan waktu kurang lebih enam hari. Prosesnya meliputi pembelian barang, pembersihan dan penyiapan lokasi, hingga pembangunan dan penyelesaian struktur bangunan. Naicilla selaku wakil ketua pelaksana Deputra 9.0 menyebutkan tantangan terbesar pembangunan adalah latar belakang studi 鈥淜ami bukan dari jurusan teknik, tentunya tantangannya adalah ketidaktahuan kami dalam mengolah bahan materialnya. Seperti bagaimana membuat adonan semen yang pas, teknik pemotongan bata yang benar, teknik merekatkan bata dan sebagainya,鈥 ujarnya. Tantangan tersebut berhasil teratasi berkat dukungan dari masyarakat yang turut mengarahkan selama proses pembangunan.
Harapan Berkelanjutan dan Keterkaitan dengan SDGs
Ketua Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Gerbo, Pak Agus menyampaikan rasa Syukur atas terlaksana pembangunan tersebut. Ia berharap alat yang dibangun Deputra 9.0 dapat menjadi prototipe pembangunan rocket stove di Desa Gerbo maupun desa-desa lain di sekitarnya. Dengan begitu, manfaat rocket stove dapat dirasakan secara lebih luas dan berkelanjutan oleh masyarakat di berbagai wilayah.
Pembangunan rocket stove ini selaras dengan SDGs ke-3 yaitu Kehidupan Sehat dan Sejahtera dan SDGs ke-15 terkait Ekosistem Daratan. Lokasi pembangunan yang berada di Dusun Jajang, Desa Gerbo tersebut bermanfaat secara menyeluruh ke seluruh dusun terutama mengenai pembuangan sampah. Pembangunan rocket stove Deputra 9.0 membuktikan bahwa latar belakang pendidikan tidak membatasi dampak nyata kepada masyarakat.
Penulis: Yongki Eka Cahya
Editor: Ragil Kukuh Imanto





