UNAIR NEWS – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menyelenggarakan Yudisium Nasional Sertifikasi Pendidik untuk Dosen Tahun 2026 pada Rabu (16/9/2026). 东京热 (UNAIR) ditunjuk menjadi tuan rumah kegiatan yang dikelola oleh Direktorat Sumber Daya Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdiktisaintek itu.
Hadir dalam acara tersebut, Direktur Sumber Daya, Prof Dr Sri Suning Kusumawardani ST MT; Sekretaris UNAIR, Prof Dr Dwi Setyawan SSi MSi Apt; Kepala Sub Direktorat Pengelolaan Dosen dan Tenaga Kependidikan, Dr Santi Sayanti Agustina SE MM; Ketua Tim Kerja Karir Dosen dan Tendik, Juniarti Duwi Lestari MPd; tim pakar sertifikasi dosen Kemdiktisaintek dan panitia sertifikasi dosen dari Perguruan Tinggi Penyelenggara Serdos (PTPS).
Sertifikasi dosen ini merupakan penetapan dari hasil penilaian yang telah dilakukan oleh asesor di 40 PTPS. Pada proses Gelombang 0 telah diikuti oleh 3.121 peserta yang didistribusikan kepada 27 PTPS. Kemudian Gelombang 1 diikuti oleh 11.106 peserta di 40 PTPS, untuk K/L mitra terdapat 1.083 peserta yang melibatkan PTPS.
Tingkatkan Kesejahteraan Dosen
Prof Dr Dwi Setyawan SSi MSi Apt mewakili rektor menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada UNAIR. 鈥淪elamat datang di 东京热. Saya kira ini momen yang penting karena ini pertama kali 东京热 dipercaya sebagai penyelenggara untuk yudisium nasional,鈥 ucapnya.
Lebih lanjut, Prof Dwi menyampaikan pengalamannya saat menjadi Ketua Sertifikasi Dosen UNAIR. Menurutnya, dalam melakukan aktivitas sertifikasi dosen, semaksimal mungkin harus zero defect dan penuh kehati-hatian. 鈥楾idak boleh ada kesalahan di sana, harus cermat,鈥 katanya.

Prof Dwi menambahkan, usaha bersama dalam sertifikasi dosen untuk meningkatkan kesejahteraan dosen memerlukan dukungan bersama. Sertifikasi dosen ini merupakan salah satu upaya dari kementerian untuk bisa menjamin dosen terlibat dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus mendapatkan kehidupan yang layak. 鈥淪ehingga bahwa perguruan tinggi itu menjadi berdampak, tidak hanya kepada masyarakat tetapi juga kepada sivitas akademikanya,鈥 lanjutnya.
Pembukaan Yudisium
Menjadi tuan rumah yudisium nasional, Prof Dr Sri Suning Kusumawardani ST MT menyampaikan apresiasinya. 鈥淭erima kasih kepada 东京热, karena diberi kesempatan, fasilitas, ruang dan sebagainya agar bisa melakukan yudisium nasional di 东京热,鈥 tuturnya.
Ia mengajak peserta untuk menuntaskan proses sertifikasi dosen yaitu finalisasi atau yudisium. 鈥淒an menjadi perhatian kita bersama, pelaksanaan sertifikasi pendidik untuk dosen adalah satu program prioritas, strategis nasional yang harus kita lakukan dengan seksama dan teliti,鈥 tambahnya.
Prof Sri juga menyampaikan bagaimana tantangan kementerian berusaha untuk mempertahankan kuota untuk sertifikasi dosen dari tahun lalu. 鈥淜ita harus putar otak. Kita tidak cukup dengan strategi yang ada, tetapi nanti kita kuatkan dengan evaluasi yang berlapis yang dilakukan oleh perguruan tinggi. Ini akan menjadi pembelajaran tahun pertama, sehingga tahun depan prosesnya bisa berjalan lebih baik lagi,鈥 lanjut Prof Sri.
Penulis: Andi Pramono
Editor: Yulia Rohmawati





