东京热

东京热 Official Website

Teknologi Digital Bantu Pulihkan Senyum Penyandang Bibir Sumbing Tanpa Operasi Tambahan

Ilustrasi AIP (Foto: UNAIR NEWS)
Ilustrasi AIP (Foto: UNAIR NEWS)

Kemajuan teknologi kedokteran gigi kini membuka harapan baru bagi penyandang bibir dan langit-langit sumbing (cleft lip and palate/CLP). Tim dokter gigi dari Fakultas Kedokteran Gigi 东京热 berhasil menangani seorang pasien perempuan berusia 23 tahun dengan memanfaatkan teknologi digital dan mahkota gigi berbahan bilayered zirconia, sehingga mampu mengembalikan fungsi dan estetika senyum tanpa memerlukan operasi tambahan.

Pasien sebelumnya telah menjalani beberapa operasi bibir sumbing, tetapi masih mengalami kehilangan gigi depan rahang atas, penurunan tulang, serta bentuk gusi yang tidak simetris. Kondisi tersebut membuat pemasangan implan gigi tidak memungkinkan karena volume tulang yang tidak mencukupi. Sebagai alternatif, tim dokter memilih membuat gigi tiruan cekat menggunakan alur kerja digital berbasis pemindaian intraoral (intraoral scanner) dan teknologi desain serta pembuatan berbantuan komputer (CAD/CAM).

Teknologi digital memungkinkan pencetakan kondisi rongga mulut secara lebih akurat dan nyaman dibandingkan metode konvensional. Selain itu, dokter dapat merancang bentuk gigi secara tiga dimensi sebelum proses pembuatan, sehingga hasil akhir lebih presisi dan sesuai dengan harapan pasien. Untuk menyamarkan kekurangan jaringan gusi akibat kehilangan tulang, restorasi juga dilengkapi dengan porselen berwarna merah muda yang menyerupai gusi alami.

Hasil perawatan menunjukkan peningkatan estetika senyum, fungsi pengunyahan, serta rasa percaya diri pasien. Menurut tim peneliti, kombinasi material zirconia berlapis dengan pendekatan digital memberikan hasil yang kuat, tampak alami, dan dapat menjadi pilihan perawatan bagi pasien bibir sumbing yang memiliki kondisi anatomi kompleks. Keberhasilan ini juga menegaskan pentingnya kolaborasi berbagai bidang kedokteran gigi dalam memberikan perawatan yang lebih modern, presisi, dan berpusat pada kebutuhan pasien.

Penulis: Nurani Atikasari, drg., M.Biomed.

Link:

AKSES CEPAT