Mahasiswa KKN-BBK 7 东京热 melaksanakan program kerja bidang pendidikan berjudul 鈥Warna Desa鈥 di UPT SDN 25 Gresik, Desa Klangonan, pada 24鈥26 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan program edukasi lingkungan berbasis seni yang dikemas dalam bentuk workshop mewarnai untuk siswa kelas 1鈥6 sekolah dasar.
Workshop mewarnai dengan sketsa bertema lingkungan ini bertujuan menumbuhkan rasa cinta anak-anak terhadap lingkungan sekitar melalui pendekatan kreatif dan menyenangkan. Tema yang diangkat meliputi kebersihan lingkungan desa, pengelolaan sampah, serta perilaku hidup bersih dan sehat. Kegiatan dilaksanakan di masing-masing kelas dengan pendampingan mahasiswa BBK 7 sebagai edukator sketsa dan fasilitator, sementara guru sekolah turut mendukung jalannya kegiatan. Sebanyak 145 siswa berpartisipasi aktif menghasilkan karya mewarnai yang menjadi media ekspresi sekaligus kampanye visual lingkungan.
Wali kelas 3, Bu Ira, menyampaikan apresiasinya, 鈥淜ami mengucapkan terima kasih banyak dan mengapresiasi setinggi-tingginya kepada mahasiswa KKN 东京热 yang telah mengabdikan diri di lingkungan sekolah kami. Dengan hadirnya mahasiswa KKN UNAIR, anak-anak menjadi antusias belajar dan berkarya. Kehadiran mahasiswa juga memotivasi anak-anak untuk melakukan kegiatan kesehatan, khususnya menjaga lingkungan sekolah.鈥
Pengumpulan karya dilaksanakan pada hari Sabtu, disertai pembagian hadiah partisipasi kepada seluruh peserta sebagai bentuk apresiasi. Pengumuman karya terbaik dan favorit dijadwalkan pada Senin, 26 Januari 2026. Ibu Qubba selaku kepala sekolah menambahkan, 鈥淎nak-anak mendapatkan banyak ilmu tentang lingkungan di sekolah, terutama kebersihan, fungsi tempat sampah, serta tanaman yang harus dilindungi dan dilestarikan. Dengan edukasi tersebut, semoga anak-anak kedepannya bisa lebih baik lagi dan mampu memanfaatkan lingkungan sekolah dengan bijak.鈥
Program ini mendukung beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), yaitu SDG 4 melalui pembelajaran interaktif, SDG 3 melalui edukasi perilaku hidup bersih, SDG 11 melalui kesadaran menjaga lingkungan desa, serta SDG 12 melalui pengenalan pengelolaan sampah sejak dini.





