SURABAYA – Rumah Sakit Hewan Pendidikan (RSHP) ¶«¾©ÈÈ menjadi salah satu wahana pembelajaran utama bagi mahasiswa Program Pendidikan Profesi Dokter Hewan (PPDH) dalam mengembangkan kompetensi klinis secara langsung. Melalui berbagai kegiatan yang dilaksanakan selama stase Divisi Klinik, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengintegrasikan ilmu yang telah dipelajari selama pendidikan sarjana dengan praktik kedokteran hewan di lapangan.
Sebelum menjalani kegiatan klinik di RSHP, mahasiswa mengikuti sesi pembelajaran berupa kuliah penyegaran materi yang diberikan oleh dosen Divisi Klinik. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman mengenai prosedur pelayanan klinis, pemeriksaan pasien, penegakan diagnosis, serta tata laksana berbagai kasus penyakit pada hewan. Selain itu, mahasiswa juga mengikuti pelatihan keterampilan medik yang mencakup pemeriksaan fisik, pengambilan sampel darah, pemasangan infus, teknik penjahitan luka, pemeriksaan radiografi, ultrasonografi, elektrokardiografi, hingga pemeriksaan oftalmologi.
Selama menjalani kegiatan di RSHP ¶«¾©ÈÈ, mahasiswa terlibat langsung dalam pelayanan pasien melalui penerimaan poli. Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran penting dalam melatih kemampuan anamnesis, pemeriksaan fisik, komunikasi dengan pemilik hewan, serta penyusunan laporan kasus kepada dokter penanggung jawab. Beragam pasien yang datang dengan kondisi dan spesies yang berbeda memberikan pengalaman klinis yang luas bagi mahasiswa dalam memahami pendekatan diagnostik dan terapi secara komprehensif.
Selain pelayanan poli, mahasiswa juga memperoleh pengalaman dalam berbagai pemeriksaan penunjang diagnostik, seperti radiografi, pemeriksaan laboratorium, hingga pemeriksaan oftalmologi menggunakan peralatan khusus. Keterlibatan dalam prosedur diagnostik tersebut membantu mahasiswa memahami pentingnya pemeriksaan penunjang dalam mendukung penegakan diagnosis yang akurat.
Mahasiswa juga berkesempatan mengikuti berbagai tindakan bedah sebagai asisten operator, mulai dari persiapan pasien, pendampingan selama prosedur operasi, hingga pemantauan pascaoperasi. Kegiatan ini memberikan pemahaman mengenai penerapan prinsip aseptik, manajemen anestesi, serta perawatan pasien setelah tindakan bedah dilakukan.
Di samping itu, kegiatan manajemen pasien rawat inap menjadi bagian penting dalam pembelajaran klinik. Mahasiswa bertanggung jawab melakukan monitoring kondisi pasien, memberikan terapi sesuai instruksi dokter hewan, melakukan pencatatan rekam medis, serta berkomunikasi dengan pemilik hewan mengenai perkembangan kondisi pasien. Pengalaman ini membantu meningkatkan rasa tanggung jawab, ketelitian, dan kemampuan kerja sama dalam tim medis veteriner.
Salah satu tahapan penting dalam pendidikan profesi dokter hewan adalah pelaksanaan ujian bedah ovariohisterektomi. Melalui kegiatan ini, mahasiswa menerapkan berbagai keterampilan yang telah dipelajari, mulai dari persiapan alat dan ruang operasi, manajemen anestesi, penerapan teknik aseptik, pelaksanaan tindakan bedah, hingga penentuan terapi dan perawatan pascaoperasi. Ujian ini menjadi salah satu bentuk evaluasi kompetensi klinis yang harus dikuasai oleh calon dokter hewan sebelum menyelesaikan pendidikan profesi.
Seluruh rangkaian kegiatan pembelajaran di RSHP ¶«¾©ÈÈ tidak hanya bertujuan meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga membentuk kemampuan komunikasi, empati, profesionalisme, dan kerja sama tim yang sangat dibutuhkan dalam praktik kedokteran hewan. Melalui pengalaman klinis secara langsung, mahasiswa memperoleh bekal yang penting untuk menghadapi berbagai tantangan profesi di masa mendatang.
Kegiatan pembelajaran klinik ini sejalan dengan implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Good Health and Well-being) melalui peningkatan kualitas pelayanan kesehatan hewan yang mendukung konsep One Health. Selain itu, kegiatan ini mendukung SDG 4 (Quality Education) melalui pembelajaran berbasis praktik yang meningkatkan kompetensi mahasiswa secara komprehensif, serta SDG 12 (Responsible Consumption and Production) melalui penerapan prosedur medis yang tepat, penggunaan sumber daya secara bertanggung jawab, dan pengelolaan pelayanan kesehatan hewan yang profesional.
Divisi Klinik, Annisa Septiara, PPDH Gelombang 43 Tandem 4B.




