SURABAYA – Delegasi mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi ¶«¾©ÈÈ (UNAIR) kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Tim mahasiswa yang beranggotakan Nabil Ahmad Wafiudin (angkatan 2023), Hanif Azzikri Hidayatullah (angkatan 2023), dan Muhamad Azka Rizkil Muna (angkatan 2021) berhasil meraih Juara II dalam kategori National Literature Review.
Prestasi tersebut diraih pada ajang Sam Ratulangi Dentistry Scientific Competition 2026 yang diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi, Manado. Kompetisi ilmiah ini merupakan wadah prestisius berskala nasional yang menantang para mahasiswa kedokteran gigi untuk memaparkan telaah literatur kritis serta solusi berbasis bukti terhadap dinamika kesehatan masyarakat.
Dalam kompetisi ilmiah ini, tim delegasi FKG UNAIR mempresentasikan karya tulis ilmiah berjudul “Asosiasi Kebiasaan Menginang Sebagai Faktor Risiko Karsinoma Sel Skuamosa Rongga Mulut: Tinjauan Sistematis dan Meta-Analysis”.
Topik ini diangkat berdasarkan urgensi klinis dan sosial, mengingat tradisi atau kebiasaan menginang masih membudaya di berbagai lapisan masyarakat Indonesia. Melalui metode tinjauan sistematis dan meta-analisis yang ketat, tim berhasil menyajikan data komprehensif mengenai kuatnya korelasi antara kebiasaan tersebut dengan peningkatan risiko terjadinya karsinoma sel skuamosa, yang merupakan jenis kanker rongga mulut dengan prevalensi tertinggi. Riset ini diharapkan dapat menjadi rujukan ilmiah yang solutif dalam merumuskan langkah preventif dan edukatif bagi kesehatan masyarakat.
Keberhasilan dalam menyusun karya ilmiah komprehensif ini tidak terlepas dari bimbingan terstruktur dan intensif dari pakar Penyakit Mulut FKG UNAIR, Dr. Desiana Radithia, drg., Sp.PM (K). Arahan serta supervisi dari dosen pembimbing berperan krusial dalam menjaga akurasi metodologi telaah literatur dan ketajaman analisis fenomena klinis yang dipresentasikan di hadapan dewan juri.
Pencapaian ini menjadi bukti nyata komitmen dan dedikasi Ksatria Airlangga dalam melahirkan riset-riset berkualitas yang berorientasi pada penyelesaian masalah kesehatan riil di Indonesia. Segenap keluarga besar FKG ¶«¾©ÈÈ menyampaikan apresiasi tertinggi atas pencapaian ini, yang tidak hanya mengharumkan nama almamater Stovit di tingkat nasional, tetapi juga berkontribusi pada pengayaan khazanah keilmuan kedokteran gigi nasional.




