UNAIR NEWS – Kelompok Belajar Bersama Komunitas (BBK) 7 Kandangrejo berhasil melaksanakan program 鈥淪iapa Berani?鈥� dan 鈥淧ahlawan Cilik Pancasila鈥� pada hari Rabu (14/1/2026) di SDN 1 Kandangrejo, Kecamatan Kedungpring, Kabupaten Lamongan. Program 鈥淪iapa Berani?鈥� hadir untuk melatih kemampuan public speaking siswa-siswi SD, sementara program 鈥淧ahlawan Cilik Pancasila鈥� bermanfaat dalam mengedukasi siswa-siswi terkait pengamalan sila-sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Kedua program tersebut menjadikan siswa-siswi SD kelas 4 dan 5 sebagai sasaran utama.
Menyediakan Wadah Berlatih Bagi Siswa
Penanggung jawab kegiatan, Hanistasya Prameswari Lailatul Qodriyah, menyampaikan bahwa melalui program 鈥淪iapa Berani?鈥� diharapkan siswa-siswi SDN 1 Kandangrejo dapat mempergunakan waktu dan wadah yang disediakan untuk membangun kepercayaan diri dan keberanian selama berbicara di depan umum. 鈥淪iswa-siswi kelas 4 dan 5 SD berada pada usia emas dimana kemampuan public speaking mulai sering dipakai. Menurut kami ini waktu yang tepat untuk mereka mengasah kemampuan dan membiasakan diri,鈥� tutur Hanistasya.
Kegiatan tersebut dimulai dengan penyampaian materi terkait faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam public speaking dan diakhiri dengan sejumlah siswa yang mengajukan diri untuk mempraktikkan materi dalam bentuk menceritakan pengalaman liburan di depan kelas. Objektif dari 鈥淪iapa Berani?鈥� adalah untuk mewujudkan SDGs nomor 4 (Quality Education), yaitu mendukung peningkatan kualitas pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.
Pancasila sebagai Dasar Berperilaku Sejak Dini
Laji Fadhil, siswa kelas 5 SDN 1 Kandangrejo merasa terbantu dengan adanya program 鈥淧ahlawan Cilik Pancasila鈥�. 鈥淎ku jadi tau kak pancasila itu bukan cuma buat dihafal, tapi diterapin juga di sehari-hari鈥� ujar Fadhil. Kegiatan 鈥淧ahlawan Cilik Pancasila鈥� diawali dengan penayangan video materi singkat oleh Mahasiswa BBK 7 dan dilanjutkan dengan pemberian tugas edukatif, yaitu diskusi berkelompok terkait pengamalan sila-sila Pancasila dalam keseharian siswa-siswi yang kemudian dituangkan dalam bentuk tulisan pada kertas. Hasil diskusi dibacakan oleh siswa perwakilan kelompok dan ditutup dengan pemberian hadiah kepada siswa-siswi yang berani mengajukan diri. Program 鈥淧ahlawan Cilik Pancasila鈥� mengamalkan SDGs nomor 4 (Quality Education) dan SDGs nomor 16 (Peace, Justice, and Strong Institutions).
Penulis : Mahasiswa BBK 7 Desa Kandangrejo





