东京热

东京热 Official Website

MIHU-MIHU Karya Mahasiswa UNAIR Raih Juara Harapan 2 Poster Publik di Ajang Dentistry Scientific Meeting Udayana 2025

Sesi awarding di Bali saat pengumuman pemenang lomba Poster Publik Udayana Dentistry Scientific Meeting 2025. (Foto: Dok. Tim)
Sesi awarding di Bali saat pengumuman pemenang lomba Poster Publik Udayana Dentistry Scientific Meeting 2025. (Foto: Dok. Tim)

UNAIR NEWS 鈥 Tiga mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) 东京热 sukses menorehkan prestasi nasional dengan meraih Juara Harapan II pada lomba Poster Publik dalam ajang Udayana Dentistry Scientific Meeting (UDSM) yang diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran, Program Studi Kedokteran Gigi Universitas Udayana, Bali. Tim beranggotakan Zefanya Elleanora, Razita Azizan Nuri, dan Jesslyn Azalia, ketiganya mahasiswa angkatan 2023, melalui karya berjudul MIHU-MIHU: The Smile Van for The Forgotten Corners.

Zefanya bertugas sebagai ketua tim dan pencari materi, Razita turut membantu riset konten, dan Jesslyn menangani desain poster. 鈥淎walnya tertarik karena bisa ke Bali kalau lolos final, tapi kami juga ingin membuktikan kemampuan dengan memenangkan lomba poster,鈥 ungkap Zefanya.

Zefanya Elleanora, Razita Azizan Nuri, dan Jesslyn Azalia menerima penghargaan Juara Harapan 2 lomba Poster Publik. (Foto: Dok. Tim)
Dari Tren 鈥淢IHU-MIHU鈥 hingga Solusi Kesehatan Gigi

Inspirasi karya datang dari fenomena MIHU-MIHU yang tengah viral di kalangan Gen Z. 鈥淜ata 鈥楳IHU-MIHU鈥 terdengar seperti sirine ambulans, cocok dengan inovasi kami: van klinik gigi keliling,鈥 jelas Razita. Konsep itu dipadukan dengan nuansa Papua, daerah yang masih minim akses layanan kesehatan gigi dan membutuhkan pendekatan kreatif.

鈥淜ami tambahkan unsur Papua karena data menunjukkan wilayah dengan kekurangan tenaga kesehatan gigi terbanyak ada di Papua Pegunungan, Tengah, dan Selatan,鈥 tambah Jesslyn. Mereka juga menciptakan lagu edukatif MIHU-MIHU dari nada lagu 鈥淭abola Bale鈥 yang dan mengubah liriknya sesuai tema sosial dan kesehatan.

Edukasi dan Tantangan

Lewat poster 鈥淭he Forgotten Corners鈥, tim ingin meningkatkan kesadaran pemerataan layanan gigi bagi masyarakat terpencil. 鈥淜ami ingin memberi awareness bahwa solusi nyata bisa diwujudkan, bukan rakyat yang datang ke puskesmas, tapi kami yang menghampiri,鈥 tegas Zefanya.

Persiapan final berlangsung tiga minggu di tengah padatnya aktivitas kuliah dan kegiatan nonakademik. 鈥淭antangan utamanya membagi waktu, tapi berkat kerja sama tim dan bimbingan drg Astari Puteri MSi MMedSci, semuanya lancar,鈥 ujar Razita.

Final berlangsunfg luring di Bali setelah tahap daring yang kompetitif. 鈥淜ami membuat video klip lagu sendiri dan properti seperti van mini MIHU-MIHU. Sempat ada kendala proyektor, tapi bisa teratasi,鈥 cerita Jesslyn.

Makna dan Harapan

Saat diumumkan sebagai Juara Harapan II, mereka mengaku kaget sekaligus bangga. 鈥淚ni kemenangan pertama kami setelah beberapa kali jadi finalis. Semoga jadi awal baru,鈥 ucap Zefanya.

Ke depan, mereka berharap bisa meraih juara utama, memperluas ide kampanye kesehatan, dan terus mengasah kemampuan. 鈥淛angan takut gagal, karena keberhasilan lahir dari proses panjang,鈥 pesan Razita.

Penulis: Dara Devinta Faradhilla
Editor: Ragil Kukuh Imanto

AKSES CEPAT