UNAIR NEWS 鈥 Menteri Transmigrasi RI, Dr M Iftitah Sulaiman Suryanagara SH MA, meninjau pameran program SMART Kader Posyandu bentukan Tim 3 Ekspedisi Patriot UNAIR di Kampung Prafi Mulya, Manokwari pada Sabtu (12/9/2026). Kunjungan ini memperkuat hilirisasi pangan lokal sekaligus memacu kemandirian ekonomi kader di kawasan transmigrasi.
Pemberdayaan Komprehensif dan Legalitas Usaha UNAIR
Program SMART Kader Posyandu bentukan TEP UNAIR membina kader lima kampung di Distrik Prafi, yakni Prafi Mulya, Disey, Aimasi, Udapi Hilir, dan Kali Amin. Melalui pendampingan itu, kader dibekali keterampilan mengolah komoditas kebun dan laut lokal menjadi belasan produk pangan bergizi bernilai jual.
Ketua tim 3 Ekspedisi Patriot UNAIR, Dr Muthmainnah SKM MKes, menegaskan bahwa pendampingan akademik dirancang melintasi batas pembuat resep biasa demi memastikan keberlanjutan usaha warga. 鈥淜ami ingin produk pangan lokal Prafi memiliki mutu yang konsisten, aman, beridentitas kuat, dan benar-benar terjual. Ketika kader mampu mengelola produksi, legalitas, pencatatan keuangan, serta pemasaran secara mandiri, manfaat ekonominya akan kembali kepada keluarga dan masyarakat,鈥 jelas Dr Muthmainnah.
Lebih lanjut, tim pendamping UNAIR juga melengkapi seluruh produk dengan legalitas resmi seperti NIB, NPWP badan, PIRT, hingga HaKI. Tujuannya untuk memperkuat kapasitas kader perempuan sebagai motor ekonomi keluarga. Pendampingan hulu-hilir ini tak hanya menjamin produk terpercaya untuk tembus pasar modern, tetapi juga mengokohkan pencapaian sasaran SDG secara berkelanjutan.
Dukungan Menteri Transmigrasi dan Skalabilitas Pasar
Saat mengelilingi stand pameran, Menteri Transmigrasi memberikan apresiasi tinggi atas keberhasilan TEP UNAIR dalam mengintegrasikan riset terapan perguruan tinggi dengan kebutuhan nyata masyarakat transmigrasi. Ia menilai inovasi pangan lokal karya kader menjadi bukti nyata pemberdayaan berbasis potensi desa.
Menteri Transmigrasi menekankan bahwa kegiatan akademik di kawasan transmigrasi harus mampu menghasilkan produk terapan yang terhubung langsung dengan rantai ekonomi pasar. 鈥淧engembangan kajian dan riset tetap jalan tetapi harus hasilkan produk turunan yang bernilai ekonomi tinggi,鈥 tegas Dr M Iftitah Sulaiman Suryanagara SH MA saat berdialog di lokasi pameran.
Pemerintah berjanji akan menindaklanjuti karya para kader dengan memperluas akses pasar, mulai dari jejaring toko oleh-oleh hingga promosi digital. Sinergi ini disiapkan agar rintisan usaha SMART Kader Posyandu dapat berkembang dari skala rumah tangga menuju industri kecil menengah yang menyerap tenaga kerja lokal.
Penulis: M Yasir Dharmawan Diniy
Editor: Khefti Al Mawalia





