UNAIR NEWS – 鈥淏erjuang menggali ilmu memang takkan ada habisnya, dan meluangkan waktu untuk berbagi akan menambah rasa syukur,鈥 begitu kata Gayatri Ayodhya, mahasiswa 东京热 PSDKU (Program Studi Diluar Kampus Utama) Banyuwangi, sebagai relawan kegiatan aksi 鈥淛empol Goes to School鈥 (JGTS), Minggu (14/5) lalu.
Dibenarkan oleh Widya Ayu Kusuma, koordinator relawan dari PSDKU UNAIR Banyuwangi, bahwa aksi JGTS kali ini berbeda dengan aksi sebelumnya. Jumlah relawan dalam aksi JGTS-5 dari mahasiswa UNAIR Banyuwangi meningkat drastis, lebih dari 50% dari keseluruhan relawan mahasiswa UNAIR.
鈥淚ni merupakan salah satu indikator bahwa kesadaran mahasiswa UNAIR untuk mengimplementasikan jargon 鈥Excellent with Morality鈥 tidak hanya sekedar omong kosong,鈥 kata Widya AK.
Sasaran kegiatan ini dilakukan antara lain untuk membantu memberikan semangat dan motivasi belajar bagi siswa-siswi SDN 3 Kalipuro, Banyuwangi. Padahal medan untuk mencapai lokasi sekolah itu cukup sulit. Beberapa anggota relawan sempat tersasar. Jalannya banyak yang rusak dan sedikit menanjak. Tidak disangka di tempat seperti ini ada sekolah.
鈥滲anyak warga yang putus sekolah, karena kemauan untuk mengenyam pendidikan masih sangat minim. Karena itulah kami ingin berusaha untuk memberikan motivasi bagi mereka,鈥 lanjutnya.

Menurut Fairuz Iman Haritsah, koordinator relawan Parenting, kegiatan ini tidak hanya memfokuskan pada siswa-siswinya, tetapi juga melibatkan wali murid siswa. Pihaknya mengundang masing-masing wali murid dari setiap siswa untuk hadir.
鈥滺arapan kami, ketika kesadaran diri dan motivasi anak sudah meningkat, maka mereka perlu dukungan dari orang tua untuk mengimplementasikan cita-cita dan harapannya,鈥 kata Fairuz. (*)
Penulis: Siti Mufaida
Editor: Bambang Bes





