UNAIR NEWS – Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Hewan Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) PDD UNAIR di Banyuwangi mengenalkan 鈥淗andling dan Sexing pada Reptil鈥 kepada anak muda Banyuwangi, Sabtu (5/3). Acara ini dihadiri oleh puluhan anak muda di 鈥淜ota Gandrung Banyuwangian鈥 ini dengan menghadirkan komunitas pecinta reptil Banyuwangi, 鈥淏anyuwangi Reptile Comunity鈥.
Tujuan acara ini dilaksanakan, selain mengedukasi para pecinta reptil di Banyuwangi mengenai 鈥淗andling dan Sexing pada Reptile鈥 juga untuk mengenalkan kepada masyarakat bahwa reptile bukanlah suatu hal yang perlu ditakuti.
鈥滽ita juga punya tujuan selain suka, kami juga ingin menghilangkan stigma pada masyarakat yang berpikir bahwa reptil itu berbahaya, padahal tidak, bahkan bermanfaat untuk masyarakat,鈥 ujar Bung Rudi, ketua Banyuwangi Reptile Community.
Keseimbangan pada ekosistem sangat dipengaruhi oleh reptil. Reptil memainkan peran penting dalam kehidupan manusia. Selain memainkan peran penting dalam banyak rantai makanan, yang menjaga populasi hewan kecil di bawah terkendali, reptil juga berfungsi sebagai makanan, hewan peliharaan, dan telah memainkan peran dalam seni dan budaya selama ribuan tahun.
鈥淢asyarakat dan mahasiswa diharap tahu lebih tentang hewan konservasi, terutama reptil, supaya bisa turut menjaga biodiversitas satwa yang dilindungi. Karena reptil telah berperan penting dalam ekosistem sejak ribuan tahun lalu, dan saat ini rawan di eksploitasi demi kepentingan oknum tertentu,鈥 tambah Drh. Thohawi Elziyad, pemrasaran pada sesi materi dalam kegiatan ini. (*)
Penulis: Ahmad Zakky Multazam
Editor : Bambang Bes





