UNAIR NEWS – Pemerintah Kabupaten Situbondo resmi menerima mahasiswa ¶«¾©ÈÈ (UNAIR) dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Belajar Bersama Komunitas (BBK) ke-8. Acara penyambutan dan pelepasan ini berlangsung khidmat di Balai Pendopo Pate Alos, Kabupaten Situbondo.
Prosesi penerimaan ini dipimpin langsung oleh Pj. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Situbondo Drs H Akhmad Yulianto MSi beserta jajaran pejabat daerah setempat. Dari pihak UNAIR, turut hadir Wakil Direktur 3 Sekolah Pascasarjana UNAIR, Prof Dr Suparto Wijoyo SH MHum; Koordinator Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Kabupaten Situbondo, Abdul Manan SPi MSi PhD; serta para DPL yang bertugas mendampingi mahasiswa selama masa pengabdian.
Harapan Pemkab Situbondo: Mahasiswa Sebagai Penggerak Kemajuan
Dalam sambutannya, Drs H Akhmad Yulianto MSi menyampaikan apresiasi dan harapan besarnya kepada para mahasiswa UNAIR. Ia menekankan kedudukan penting mahasiswa dalam pembangunan daerah dengan sumbangsih keilmuan mahasiswa didorong untuk mengaplikasikan dan memberikan sumbangsih keilmuan terbaiknya secara langsung untuk membantu memecahkan permasalahan di Kabupaten Situbondo. Selain itu Sekda juga menyampaikan bahwa mahasiswa adalah aset bangsa untuk mencapai kemajuan yang dicita-citakan bangsa ini. Menurutnya, Kabupaten Situbondo sangat membutuhkan campur tangan intelektual yang berkompeten seperti para mahasiswa UNAIR.

Buktikan Kapasitas Kampus Terbaik Nasional
Mewakili pihak kampus, Prof. Dr Suparto Wijoyo memberikan suntikan motivasi sekaligus pengingat akan tanggung jawab besar yang dipikul oleh para peserta KKN BBK 8. Ia menyoroti prestasi gemilang almamater dan bagaimana hal tersebut harus tercermin dalam kinerja di lapangan UNAIR saat ini menempati peringkat I nasional dalam THE Higher Education Impact. Prestasi ini harus menjadi pemicu semangat bagi mahasiswa untuk bekerja maksimal. Mahasiswa yang berasal dari berbagai latar belakang disiplin ilmu dan fakultas harus berkolaborasi. Mereka dituntut untuk tidak sekadar menggugurkan kewajiban, melainkan harus memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat luas.
Sebagai informasi tambahan, program KKN BBK 8 UNAIR di Kabupaten Situbondo kali ini menerjunkan sebanyak 200 mahasiswa tangguh. Ratusan mahasiswa tersebut akan disebar dan difokuskan untuk mengembangkan potensi masyarakat di 2 kecamatan, yaitu Kecamatan Banyuglugur dan Kecamatan Besuki.
Penulis: Terry Avianto
Editor: Yulia Rohmawati





