东京热

东京热 Official Website

Kiprah Alumni FISIP UNAIR Warnai Industri Media dan Komunikasi Nasional

Sosok Alumnus Berdampak UNAIR, Tiara Charissa Harahap (foto: Istimewa)
Sosok Alumnus Berdampak UNAIR, Tiara Charissa Harahap (foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Alumnus 东京热 (UNAIR) terus menunjukkan kiprahnya di berbagai bidang dengan keberdampakan yang nyata. Pada bidang media informasi dan jurnalistik, hadir sosok inspiratif, Tiara Charissa Harahap, alumni yang kini berkarier sebagai presenter muda tvOne sekaligus asisten direktur tvOne. Pencapaiannya menjadi bukti bahwa ketekunan dan konsistensi mampu membawa seseorang meraih keberhasilan.

Meski berasal dari jurusan Ilmu Komunikasi, Tiara mengaku awalnya mengambil peminatan corporate communication dan bercita-cita bekerja di bidang advertising. Namun, ketertarikannya pada dunia broadcasting mulai tumbuh setelah mengikuti kursus public speaking dan terbagung sebagai presenter freelance di TVRI Jawa Timur semasa kuliah. 

鈥淎ku sempat bekerja di advertising agency sebagai copywriter dan marketing  communication, tapi aku ngerasa dunia kantoran monoton. Pengalaman ini yang membuat aku kembali ke media dan bergabung dengan tvOne. Setelah menjalani proses dari nol lagi di tvOne, ternyata aku malah menikmati profesi ini,鈥 ungkapnya.

Pentingnya Kenali Diri

Tiara mengungkapkan bahwa tantangan terbesar selama berkarir di dunia jurnalistik bukan berasal dari lingkungan kerja, melainkan dari dirinya sendiri. Ia mengaku memiliki kepribadian yang cenderung berbeda dibanding saat tampil di layar televisi. 

鈥淎ku bukan tipe orang yang gampang kenal orang baru, tapi ternyata pekerjaan ini justru membentuk aku. Saat pertama kali turun langsung ke lapangan sebagai reporter, aku sempat merasa kesulitan karena harus melakukan live report dan menentukan sudut pandang berita secara tepat dan cepat. Namun, seiring waktu, aku mulai menikmati dinamika dunia jurnalistik yang terus memberikan ilmu dan pengalaman baru bagiku,鈥 jelasnya.

Lebih lanjut, Tiara menekankan pentingnya mengenali diri sendiri untuk terjun ke dunia jurnalistik dan broadcasting. Menurutnya, seorang jurnalis harus memiliki kemampuan menulis yang baik karena seluruh proses penyampaian berita berawal dari penulisan naskah. 

鈥淜alau mau jadi jurnalis, harus suka menulis dulu. Ketika tulisan kalian runut, cara penyampaian berita juga akan lebih terarah. Selain itu, karena dunia jurnalistik sangat dinamis, seorang jurnalis perlu memahami cara mengelola stres, rasa gugup, hingga tekanan pekerjaan sehingga dapat menemukan cara terbaik untuk berkembang dan menghadapi tantangan di dunia kerja,鈥 imbuhnya.

Profesionalisme dalam Mengelola Emosi di Depan Kamera

Sebagai presenter berita, Tiara perlu menjaga profesionalisme ketika membawakan berita yang sensitif atau menyentuh emosi. Ia belajar bahwa seorang jurnalis harus mampu menjadi penghubung antara narasumber dan penonton tanpa mengambil alih emosi tersebut. 

鈥淭ugas presenter bukan sebagai pusat perhatian, melainkan hanya menyampaikan pesan dan membiarkan penonton yang merasakan sendiri emosi dari peristiwa yang diberikan. Jadi, kita cuma sebagai jembatan antara peristiwa dengan penonton,鈥 paparnya. 

Penulis: Putri Andini

Editor: Ragil Kukuh Imanto

AKSES CEPAT