东京热

东京热 Official Website

Interaksi Farmakokinetik dan Farmakodinamik antara Andrographis paniculata, Andrographolide, dan Obat Antidiabetes Oral: Tinjauan Sistematis Bukti Praklinis

Ilustrasi AIP (Foto: UNAIR NEWS)
Ilustrasi AIP (Foto: UNAIR NEWS)

Interaksi obat-herbal antara Andrographis paniculata, konstituennya andrographolide, dan obat antidiabetes oral dapat mengubah paparan obat dan respons glikemik. Dalam tinjauan sistematis ini, kami menilai interaksi farmakokinetik dan farmakodinamik antara A. paniculata atau andrographolide dan obat antidiabetes oral. Kami mencari artikel yang diterbitkan hingga Agustus 2025 di PubMed, Scopus, ScienceDirect, SpringerLink, Web of Science, EBSCOhost, Portal Garuda, dan basis data lainnya. Istilah pencarian meliputi teks bebas dan kata kunci Medical Subject Headings (MeSH): 鈥淚nteraksi Obat-Herbal,鈥 andrographolide, Andrographis paniculata, dan obat antidiabetes oral (MeSH: Agen Hipoglikemik).

Enam puluh satu catatan diidentifikasi; 10 laporan praklinis disertakan, dan tidak ditemukan studi klinis pada manusia yang memenuhi syarat. Heterogenitas dalam jenis sediaan, dosis, dan desain studi menghalangi meta-analisis; oleh karena itu, dilakukan sintesis naratif. Dalam studi yang disertakan, kombinasi A. paniculata atau andrographolide dengan sulfonilurea seringkali secara signifikan meningkatkan paparan obat (konsentrasi plasma maksimum [Cmax]; area di bawah kurva konsentrasi-waktu [AUC]) dan meningkatkan penurunan glukosa. Pemberian andrographolide berulang secara signifikan mengurangi paparan glipizide dan melemahkan efeknya.

Tolbutamide menunjukkan disosiasi farmakokinetik-farmakodinamik, dengan paparan yang berkurang secara signifikan tetapi aktivitas hipoglikemik tetap terjaga. Paparan saxagliptin meningkat dengan penurunan klirens; repaglinide menunjukkan Cmax dan AUC yang lebih tinggi dengan efek penurunan glukosa yang lebih besar; metformin menunjukkan peningkatan paparan dengan kontrol glikemik yang lebih baik; dan acarbose tidak menunjukkan perubahan yang berarti. Secara keseluruhan, temuan menunjukkan bahwa A. paniculata dan andrographolide mempotensiasi efek farmakokinetik/farmakodinamik beberapa obat antidiabetes oral, sedangkan acarbose tidak menunjukkan interaksi. Glipizide menunjukkan efek sinergistik atau antagonistik tergantung pada jenis sediaan. Temuan yang bergantung pada konteks ini menyoroti perlunya evaluasi spesifik terhadap sediaan dan verifikasi klinis.

Penulis: Raimundus Chaliks, Sukardiman, Chrismawan Ardianto

Link: https://tjnpr.org/index.php/home/article/view/7907/6916

AKSES CEPAT