¶«¾©ÈÈ

¶«¾©ÈÈ Official Website

Identifikasi morfologi dan molekuler ikan talang (Scomberoides tol) dari Perairan Cilacap, Teluk Penyu, indonesia

Ilustrasi AIP (Foto: UNAIR NEWS)
Ilustrasi AIP (Foto: UNAIR NEWS)

Carangidae adalah salah satu famili ikan terbesar dari ordo Carangiformes. Hingga saat ini, 140 spesies dan 32 genus ikan telah dilaporkan termasuk dalam famili Carangidae. Salah satu genus yang paling dikenal luas oleh masyarakat adalah Scomberoides. Di Indonesia, spesies Scomberoides yang telah diketahui adalah Scomberoides commersonnianus, Scomberoides tol, Scomberoides tala, dan Scomberoides lysan. Masyarakat Indonesia cenderung mengabaikan spesies dalam genus Scomberoides, dan hanya menyebutnya dengan ikan talang. Hal ini dikarenakan ,asih terdapat kesulitan dalam mengidentifikasi ikan talang secara visual hingga tingkat spesies, khususnya pada S. tol, S. tala, dan S. lysan. Karakteristik morfologi ikan tersebut sebagian besar serupa, baik dalam bentuk tubuh maupun jumlah sirip. Meskipun banyak kunci identifikasi yang telah dilaporkan dan tersedia, diferensiasi ikan tersebut sulit untuk dibedakan. Terlebih lagi, identifikasi morfologi itu sendiri sangat bergantung pada subjektivitas pengamat atau peneliti di mana pengalaman dan keterampilan jelas sangat berpengaruh. Bahkan, kesalahan identifikasi spesies pada ikan sering terjadi karena kemiripan bentuk tubuh, warna, dan organ. Sayangnya, banyak publikasi terkait ikan Scomberoides dari Indonesia tidak menggunakan metode identifikasi molekuler seperti DNA barcoding. Padahal teknologi tersebut memiliki akurasi dan efisiensi identifikasi yang tinggi tanpa memerlukan sampel ikan utuh. Dengan mempertimbangkan tantangan-tantangan ini, penelitian terkait diperlukan, terutama untuk meneliti spesies Scomberoides yang ditemukan di Teluk Penyu, Cilacap, Jawa Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan karakteristik fisik dan informasi molekuler ikan tersebut.

Metode dan Hasil                                            

Metode yang digunakan dalam penelitian ini identifikasi secara morfologi dan molekuler. Identifikasi morfologi dilakukan dengan mengamati karakter morfometrik dan meristik apda ikan sementara molekuler dengan menggunakan  COI (Cytochrome C Oxidase Subunit I) gen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ikan talang yang ditemukan di Perairan Cilacap (Teluk Penyu, Jawa Tengah, Indonesia) adalah Scomberoides tol. S. tol yang dikumpulkan di Perairan Cilacap memiliki 6 bintik hitam oval vertikal, tidak ada lekukan di sepanjang bagian posterior garis lateral; tidak ada alur tangkai ekor, bentuk tubuh fusiform, tubuh sangat pipih, mata besar, bagian punggung kepala sedikit cekung, mulut terminal, sisik kecil, dan bentuk ekor bercabang. Panjang total ikan dari penelitian ini lebih panjang daripada ikan mana pun dari penelitian sebelumnya. Namun, panjang moncong dan kedalaman tubuh lebih pendek masing-masing sebesar 4–5% dan sekitar 2% daripada yang lain. S. tol yang ditemukan dalam penelitian ini memiliki karakteristik meristik yang hampir sama dengan Smith-Vaniz dan Staiger (1973) dan Guun (1990). Di sisi lain, uji DNA membuktikan bahwa sampel ikan dari daerah penelitian memiliki kemiripan DNA 100% dengan S. told an membuktikan bahwa secara morfologi dan molekuler, ikan talang di Perairan Cilacap adalah S. tol. Penelitian ini merupakan yang pertama di Perairan Cilacap dalam identifikasi ikan laying menggunakan metode morfologi dan molekuler. Temuan pada penelitian ini dapat digunakan untuk menganalisis populasi dan stok ikan secara akurat di masa mendatang sambil menjaga kualitas habitatnya. Dengan demikian, keberlanjutan dan keanekaragaman hayati kehidupan perairan dapat tercapai di daerah tersebut.

Penulis: Muhammad Browijoyo Santanumurti, S.Pi., M.Sc., Ph.D

Informasi detail dari riset ini dapat dilihat pada tulisan kami di:

Santanumurti, M. B., Hartono, S., Putera, I. G. S. A., Sulmartiwi, L., Andriyono, S., Pramono, H., Hasan, V., & El-Regal, M. A. (2026). First morphological and molecular report of needledscaled queenfish (Scomberoides tol) from Cilacap Waters, Penyu Bay, Indonesia. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis, 18(1), 43-55.

AKSES CEPAT