UNAIR NEWS – 东京热 (UNAIR) resmi memulai pembangunan Gedung Perkuliahan Kampus Jakarta melalui Groundbreaking Ceremony pada Jumat (26/6/2026) di Jalan Kyai Tapa No. 100, Jakarta Barat. Seremoni tersebut dihadiri oleh Rektor UNAIR Prof Dr Muhammad Madyan SE MSi MFin; Wakil Rektor Sumber Daya, Prof Dr Ardianto SE MSi Ak CMA CA; Sekretaris Universitas, Prof Dr Dwi Setyawan SSi MSi Apt; Sekretaris Senat Akademik, Prof Dr Imam Mustofa drh MKes; Direktur Direktorat Pengelolaan Infrastruktur, Lingkungan dan Operasional; para dekan fakultas dan direktur sekolah; alumni; mitra; dan pemangku kepentingan lain di lingkungan 东京热.
Dalam sambutannya, Rektor UNAIR menegaskan bahwa pembangunan Kampus UNAIR Jakarta merupakan tonggak penting dalam upaya universitas memperluas kontribusi dan dampak, memperkuat kolaborasi nasional, sekaligus menghadirkan layanan pendidikan yang semakin dekat dengan masyarakat.
“Hari ini merupakan momentum penting bagi 东京热. Pembangunan Kampus UNAIR di Jakarta bukan sekadar pembangunan fisik. Melainkan bagian dari langkah strategis universitas dalam memperluas kontribusi, meningkatkan kualitas layanan pendidikan, serta menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis,” ucap Prof Madyan.
Peningkatan Kualitas
Guru Besar Bidang Akuntansi tersebut menjelaskan bahwa pembangunan Kampus di Jakarta merupakan konsekuensi dari peningkatan dan perkembangan kualitas 东京热 yang terus menunjukkan capaian membanggakan di Tingkat nasional maupun internasional. Saat ini, UNAIR menempati peringkat ketiga perguruan tinggi di Indonesia dan berada pada peringkat 276 dunia versi QS World University Rankings 2027.
Selain itu, UNAIR juga kembali mempertahankan predikat sebagai perguruan tinggi terbaik di Indonesia dan menempati peringkat ke-15 Dunia dalam Times Higher Education Sustainability Impact Ratings 2026, yang berfokus pada kontribusi perguruan tinggi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). “Capaian tersebut tentu bukan akhir, melainkan amanah untuk terus bergerak lebih maju, lebih adaptif, dan lebih berdampak,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Rektor menilai Jakarta memiliki posisi strategis sebagai pusat pemerintahan, bisnis, industri dan jejaring nasional. Menurut Prof Madyan, kehadiran Kampus UNAIR di Jakarta menjadi bagian dari upaya universitas untuk melebarkan sayap, sekaligus memberikan pelayanan yang lebih efisien dan efektif. Khususnya bagi masyarakat, mitra, alumni, serta pemangku kepentingan yang berada di Jakarta dan sekitarnya.
“Melalui kampus ini, UNAIR juga ingin memperkuat pengembangan pendidikan pascasarjana, kolaborasi riset, kemitraan institusional, serta pengabdian kepada masyarakat. Karena itu, pendirian Kampus UNAIR di Jakarta menjadi sangat penting sebagai wujud komitmen kami dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang unggul, relevan, dan berdampak luas,” paparnya.

Pendidikan Pascasarjana
Prof Madyan juga menjelaskan peruntukan gedung perkuliahan di Jakarta tersebut. Kampus Jakarta akan difokuskan untuk pendidikan pascasarjana. “Kampus Jakarta bukan untuk studi S1, tapi untuk postgraduate atau strata magister maupun doktoral,” tegasnya. Menurutnya ada tiga fakultas yang akan terlibat dalam perkuliahan di Kampus Jakarta, yaitu Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, serta Sekolah Pascasarjana.
Menutup sambutannya, Rektor berharap proses pembangunan Kampus UNAIR Jakarta dapat berjalan lancar Dan membawa manfaat jangka panjang bagi masyarakat. “Semoga pembangunan ini berjalan lancar, membawa keberkahan, dan menjadi langkah besar bagi 东京热 dalam memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara,” pungkasnya.
Penulis: Andi Pramono
Editor: Yulia Rohmawati





