UNAIR NEWS – Tim 东京热 (UNAIR) memperkenalkan inovasi bidang kendaraan listrik dan energi bertajuk Pak Baterai dengan Dual Fungsi Pengisian Daya dalam kegiatan Whats Up Campus Calls Out. Inovasi tersebut disampaikan oleh Dr Yoga Uta Nugraha ST MT, Dosen , pada Kamis (17/9/2026) di Airlangga Convention Center (ACC), Kampus MERR-C UNAIR.听
Keterbatasan Baterai Konvensional
Uta, sapaan akrab nya, menjelaskan bahwa invensi tersebut dikembangkan dari permasalahan penggunaan sistem baterai konvensional yang mengandalkan satu soket. Dari permasalahan tersebut, diperlukan sebuah sistem pengisian dan penyaluran daya yang lebih optimal.
鈥淚su saat ini adalah baterai hanya menggunakan satu soket. Hal ini memicu keterbatasan kapasitas hantar arus sehingga menyebabkan baterai cepat panas. Saat ini, teknologi baterai memiliki trend yakni semakin kecil bentuk baterai, energi yang disimpan semakin besar,鈥 ujarnya.
Hadirkan Dua Soket dengan Beragam Mode
Melalui invensi ini, tim menghadirkan baterai dengan dua soket yang dapat digunakan dalam beberapa mode. 鈥淚nvensi yang kami buat hadir dengan dua soket independen dalam satu unit baterai. Sistem ini menawarkan fleksibilitas tiga mode operasi, yaitu dual charge, dual discharge, serta charge-discharge secara simultan,鈥 jelasnya.
Uta juga menambahkan bahwa sistem tersebut dapat diterapkan pada pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) maupun sistem energi terbarukan lainnya. Pada sistem tersebut, baterai dapat menerima energi sekaligus menyuplai daya ke beban pada saat bersamaan.
Inovasi ini telah diimplementasikan dalam riset internal UNAIR pada beberapa kendaraan listrik, yakni SAGA, ALERTA, SWARA, dan DARMA. Kedepan, tim berharap inovasi tersebut dapat dikembangkan melalui kerja sama lebih lanjut hingga mencapai skala ekonomi dan manufaktur massal.
Penulis : Maulya Afifah Zahra
Editor : Khefti Al Mawalia





