¶«¾©ÈÈ

¶«¾©ÈÈ Official Website

Akselerasi Keterampilan Klinis dan Penalaran Medis Melalui Magang di Klinik Veteriner

Menjadi seorang dokter hewan yang kompeten membutuhkan keselarasan yang kuat antara pemahaman teoritis di bangku kuliah dan penerapan praktis di lapangan. Program magang ini berlangsung dari 5 hingga 18 Januari 2026 di klinik veteriner dengan fokus utama pada peningkatan keterampilan klinis, pengenalan penanganan kasus serta penguasaan tata laksana dasar dan bedah pada hewan kesayangan seperti anjing dan kucing. Di bawah bimbingan langsung para dokter hewan senior di klinik veteriner, saya mendapatkan eksposur langsung terhadap alur pelayanan klinis dan berbagai penanganan medis nyata.

Kegiatan pada hari pertama diawali dengan sesi orientasi, tur fasilitas klinis serta pemahaman komprehensif mengenai Standard Operating Procedure (SOP) yang berlaku. Salah satu penekanan utama yang diberikan adalah pentingnya biosekuriti dan keselamatan kerja, seperti kewajiban penggunaan sarung tangan medis pada setiap penanganan pasien guna mencegah penularan penyakit kulit zoonosis seperti ringworm. Selama masa magang, saya dilatih untuk melakukan pemeriksaan fisik dasar secara terukur, mulai dari penilaian Mucous Membrane (MM), pemeriksaan Capillary Refill Time(CRT) hingga pengujian elastisitas hidrasi kulit (skin turgor). Selain itu, saya mendapatkan keterampilan teknis berharga dalam menangani pasien secara aman melalui metode restraint hewan serta penanganan anak kucing (feline scruffing) yang terkontrol.

Aktivitas di ruang bedah dan anestesiologi menjadi salah satu pengalaman pembelajaran yang paling kaya. Saya berkesempatan mengamati sekaligus mengasistensi berbagai prosedur bedah minor hingga mayor seperti sterilisasi (Ovarian Hysterectomy dan kastrasi), penanganan hernia, bedah kandung kemih (cystotomy), enukleasi mata hingga bedah darurat operasi sesar (Sectio Caesarea). Di samping itu, pemahaman farmakologi klinis juga diperdalam terutama dalam mempelajari rute pemberian obat yang aman seperti perbedaan aplikasi obat suspensi dengan emulsi intravena, penggunaan anestesi lokal serta manajemen anestesi inhalasi gas Isoflurane beserta prosedur oksigenasi pasca-bedah. Saya juga mempelajari teknik penjahitan dasar untuk memfiksasi alat medis serta penutupan ruang mati (dead space) untuk mencegah komplikasi pasca-operasi.

Kemampuan diagnostik lanjutan saya pun terasah melalui integrasi laboratorium dan pencitraan radiologi (X-ray). Di laboratorium, saya mempraktikkan pengoperasian sentrifugasi darah yang seimbang, persiapan uji hematologi (CBC) dan kimia darah serta pemanfaatan biomarker untuk mendeteksi fungsi organ dalam. Sementara di ruang radiologi, saya mempelajari teknik penataan posisi tubuh pasien agar menghasilkan citra X-ray yang lurus dan tidak tumpang tindih (overlapping) serta teknik interpretasi dasar organ dalam. Diskusi interaktif bersama dokter hewan pembimbing mengenai penanganan kasus kritis mulai dari gangguan pencernaan akut, kedaruratan sistem reproduksi, pengelolaan trauma kecelakaan hingga aplikasi protokol pengobatan penyakit parasit darah dan cacing jantung secara signifikan meningkatkan kemampuan berpikir analitis saya dalam menyusun rencana terapi medis.

Kegiatan magang klinis yang dilaksanakan selaras dengan beberapa poin penting dalam Sustainable Development Goals (SDGs):

  • SDG 3: Good Health and Well-being (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) – Melalui pencegahan penyakit zoonosis serta pengobatan satwa kesayangan yang optimal, kegiatan ini berkontribusi dalam menjaga kesehatan hewan yang berimplikasi positif pada kesehatan masyarakat dan lingkungan (One Health).
  • SDG 4: Quality Education (Pendidikan Berkualitas) – Pengalaman magang ini menjadi sarana pembelajaran eksperiensial (experiential learning) yang krusial bagi mahasiswa kedokteran hewan untuk mentransformasikan teori ilmiah menjadi kompetensi praktis yang siap pakai.
  • SDG 17: Partnerships for the Goals (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) – Kolaborasi yang harmonis antara institusi perguruan tinggi dengan klinik praktisi swasta menciptakan sinergi yang kuat dalam standarisasi keahlian medis dan penyediaan fasilitas belajar yang bermutu tinggi.

Secara keseluruhan, kegiatan magang di klinik veteriner ini memberikan bekal pengalaman klinis dan operasional yang luar biasa berharga. Saya tidak hanya mendapatkan keterampilan teknis di ruang periksa, laboratorium dan meja operasi, tetapi juga belajar mengamati bagaimana seorang dokter hewan membangun komunikasi yang empatik, jelas dan transparan bersama pemilik hewan saat menyampaikan diagnosis ataupun memberikan edukasi preventif. Seluruh ilmu yang diserap dan umpan balik objektif dari dokter hewan penyelia selama magang menjadi fondasi evaluasi diri sekaligus motivasi besar bagi saya untuk terus belajar dan bertumbuh menjadi dokter hewan praktisi yang handal di masa depan.

Oleh: Emilia Ho Ee Ling (161241065)

QUICK LINKS

QUICK LINKS