¶«¾©ÈÈ

¶«¾©ÈÈ Official Website

Eksplorasi Kelas Interaktif, Mahasiswa UNAIR Selami Kultur Akademik Unik UiTM Malaysia

Mahasiswa Departemen Bisnis Fakultas Vokasi, ¶«¾©ÈÈ (UNAIR) saat melaksanakan rangkaian Student Outbound Mobility Programme 2026 di Universiti Teknologi MARA (UiTM), Malaysia. (Foto: Narasumber)
Mahasiswa Departemen Bisnis Fakultas Vokasi, ¶«¾©ÈÈ (UNAIR) saat melaksanakan rangkaian Student Outbound Mobility Programme 2026 di Universiti Teknologi MARA (UiTM), Malaysia. (Foto: Narasumber)

UNAIR NEWS – Melangkah keluar dari zona nyaman dan melintasi batas negara menjadi potret nyata komitmen mahasiswa ¶«¾©ÈÈ (UNAIR) dalam meningkatkan kapasitas diri di kancah internasional. Sebanyak 20 mahasiswa Departemen Bisnis baru saja menyelesaikan program mobilitas internasional jangka pendek (short-term student mobility) bertajuk Student Outbound Mobility Programme 2026. Berkolaborasi dengan Universiti Teknologi MARA (UiTM) Cawangan Melaka Kampus Alor Gajah, program intensif ini berlangsung selama tujuh hari, terhitung sejak 14 hingga 20 Juni 2026.

Menepis Kekhawatiran Lewat Strategi Komunikasi

Rasa cemas mengenai potensi kendala bahasa, makanan, maupun cuaca sempat terlintas sebelum keberangkatan. Namun, delegasi UNAIR mengatasinya dengan melakukan riset mandiri terlebih dahulu mengenai profil Malaysia. Mengingat bahasa Melayu merupakan bahasa nasional dan bahasa Inggris, Mandarin, serta India, dapat meminimalisir kendala komunikasi verbal. Kekhawatiran utama mereka justru bergeser pada bagaimana cara beradaptasi dengan lingkungan baru selama program berlangsung.

“Kekhawatiran kami sebelum berangkat adalah bagaimana kami dapat beradaptasi dengan orang-orang baru di Malaysia selama program berlangsung. Namun, kami pada akhirnya dapat beradaptasi dengan lingkungan baru. Melalui metode pendekatan mencampur bahasa Indonesia dengan bahasa Melayu,” ungkap Dinar, salah satu perwakilan delegasi.

Eksplorasi Kelas Interaktif dan Kultur Akademik 

Memasuki agenda akademik pada hari kedua, para peserta merasakan atmosfer perkuliahan penuh di UiTM Melaka yang menawarkan sudut pandang baru. Jika berbanding dengan perkuliahan sehari-hari di kampus asal, perbedaan mencolok terletak pada penekanan materi studi kasus global yang berlangsung secara interaktif. Metode pembelajaran di sana mendorong mahasiswa untuk berpikir kritis secara spontan melalui diskusi di tengah-tengah pemaparan materi.

“Kultur akademik unik yang saya temukan di sana adalah suasana akademiknya yang sangat formal dalam hal etika berpakaian dan ketepatan waktu. Namun di sisi lain, interaksi antara dosen dan mahasiswa terasa sangat kasual, dekat, dan dua arah saat berdiskusi. Para dosen atau pemateri di UiTM sangat apresiatif terhadap pandangan mahasiswa asing,” ungkapnya.

Secara spesifik, para mahasiswa mengikuti sesi pembelajaran bahasa Inggris intensif yang dipandu oleh Dr. Irene dan Dr. Kuldip. Sesi dua jam tersebut berjalan sangat hidup dengan memanfaatkan flash card berisi pertanyaan spontan untuk melatih kemampuan berpikir cepat dan kepercayaan diri berbicara. 

Memasuki siang hari setelah jeda istirahat, agenda utama beralih pada sesi Parallel Classes & Student Exchange Activities. Pada sesi ini, atmosfer diskusi interaktif terlaksana secara lebih spesifik ketika mahasiswa dan dosen dari ¶«¾©ÈÈ serta UiTM Melaka dibagi ke dalam empat kelompok disiplin ilmu. Mereka berdiskusi secara mendalam lintas negara yang mencakup bidang economics & finance, marketing & management, accounting, hingga fokus pada language & communication.

Penulis: Fauziah Laili Romadhon 

Editor: Ragil Kukuh Imanto

AKSES CEPAT