UNAIR NEWS – Program studi kebidanan 东京热 (UNAIR) bersama Faculty of nursing and Midwifery, Western Sydney University Australia melakukan rangkaian pengabdian masyarakat dan Kunjungan (18-19/4/2026). Pengabdian tersebut mengangkat isu pentingnya pelaksaan Imunisasi lengkap pada bayi dan balita.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diikuti oleh dosen dan聽 mahasiswa kebidanan UNAIR serta 16 mahasiswa dan 2 dosen dari Western Sydney University: Prof Hanna Dahlen dan Dr Hazel Keedle. Rangkaian berisi kegiatan observasi, penyuluhan, serta edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya imunisasi lengkap.

Kegiatan dilaksanakan di Dua Posyandu di wilayah kerja Puskesmas Singotrunan, Puskesmas Singotrunan Banyuwangi dan Tempat Praktik Mandiri Bidan (TPMB) Susiani Banyuwangi. Di posyandu, tim memberikan penyuluhan langsung kepada masyarakat tentang pentingnya imunisasi pada bayi dan balita, sekaligus berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan kegiatan posyandu. Di Puskesmas Singotrunan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan masalah kesehatan dan diskusi pelayanan kesehatan ibu dan anak, saat kegiatan ini dihadiri oleh Kepala DINKES Banyuwangi H Amir Hidayat SKM i.
Kegiatan ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3, yaitu Good Health and Well-Being, melalui upaya peningkatan cakupan imunisasi yang masih menjadi tantangan di wilayah tersebut. Data menunjukkan cakupan Imunisasi 76,3% baduta yang mendapatkan imunisasi lengkap.
Hazel Keedle, dosen dari Western Sydney University, mengungkapkan kesannya selama kegiatan berlangsung. “Every day we learn something new聽 about midwifery practice, about how primary health care works here. It’s really amazing to witness how midwives in Banyuwangi work with their communities,” ujarnya. Ia juga menegaskan komitmennya untuk kembali ke Indonesia. “I will definitely come back,” tambahnya.





