¶«¾©ÈÈ

¶«¾©ÈÈ Official Website

Di Balik Guliran Layar: Mengungkap Peran Simultan Ketegangan Psikosomatis dan Berbagai Stresor dalam Mendorong Hilangnya Kendali serta Penarikan Diri Pengguna Media Sosial

Ilustrasi AIP (Foto: UNAIR NEWS)
Ilustrasi AIP (Foto: UNAIR NEWS)

Penggunaan media sosial yang semakin masif telah memunculkan berbagai konsekuensi psikologis, seperti kelelahan emosional, kecemasan, dan depresi (Malik et al., 2021; Mojtabai, 2024). Fenomena ini menjadi semakin relevan karena sebagian pengguna mulai menunjukkan kecenderungan untuk mengurangi bahkan menghentikan penggunaan media sosial (Kemp, 2024). Meskipun demikian, penelitian sebelumnya masih cenderung mengkaji stresor media sosial secara terpisah sehingga mekanisme yang mendasari digital disengagement belum dipahami secara komprehensif.

Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh stresor intrinsik, yaitu social comparison dan privacy concerns, serta stresor ekstrinsik, yaitu social overload dan information overload, terhadap digital disengagement. Studi ini menggunakan Conservation of Resources Theory (Hobfoll, 1989) untuk menjelaskan bagaimana kehilangan sumber daya psikologis dapat mendorong individu menarik diri dari aktivitas media sosial.

Penelitian dilakukan terhadap 1.500 pengguna media sosial di Indonesia berusia 18–35 tahun menggunakan desain survei kuantitatif dan dianalisis dengan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (Hair et al., 2021). Model penelitian menguji peran disempowerment dan psychosomatic tension sebagai mediator yang menjelaskan hubungan antara berbagai stresor media sosial dan perilaku digital disengagement. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik stresor intrinsik maupun ekstrinsik meningkatkan disempowerment dan psychosomatic tension. Kedua variabel tersebut selanjutnya mendorong terjadinya digital disengagement. Temuan ini mendukung argumentasi bahwa ancaman terhadap otonomi, kontrol diri, serta meningkatnya tekanan psikologis akibat penggunaan media sosial dapat menguras sumber daya individu dan memicu perilaku penarikan diri (Acquisti et al., 2015; Dhir et al., 2018; Malik et al., 2021).

Secara teoritis, penelitian ini memperluas penerapan Conservation of Resources Theory dalam konteks media sosial dengan menunjukkan bahwa deplesi sumber daya psikologis terjadi melalui dua jalur yang bekerja secara simultan, yaitu hilangnya kontrol (disempowerment) dan meningkatnya ketegangan psikososomatis (psychosomatic tension). Secara praktis, hasil penelitian mengindikasikan pentingnya pengelolaan information overload dan social overload serta peningkatan kontrol pengguna untuk mengurangi risiko digital disengagement dan meningkatkan digital well-being pengguna (Dhir et al., 2018; Malik et al., 2021). Originalitas penelitian ini terletak pada pengujian simultan dua mekanisme mediasi dalam satu model terintegrasi serta pembuktian adanya efek lintas dimensi antara stresor intrinsik dan ekstrinsik. Selain itu, penggunaan konteks Indonesia memberikan kontribusi terhadap perluasan generalisasi teori yang selama ini lebih banyak diuji pada konteks negara Barat.

Daftar Pustaka

  • Acquisti, A., Brandimarte, L., & Loewenstein, G. (2015). Privacy and human behavior in the age of information. Science, 347(6221), 509–514.
  • Dhir, A., Yossatorn, Y., Kaur, P., & Chen, S. (2018). Online social media fatigue and psychological wellbeing—A study of compulsive use, fear of missing out, fatigue, anxiety and depression. International Journal of Information Management, 40(February), 141–152. https://doi.org/10.1016/j.ijinfomgt.2018.01.012
  • Hair, J. F., Hult, G. T. M., Ringle, C. M., Sarstedt, M., Danks, N. P., & Ray, S. (2021). Partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM) using R: A workbook. Springer.
  • Hobfoll, S. E. (1989). Conservation of resources: a new attempt at conceptualizing stress. American Psychologist, 44(3), 513.
  • Kemp, S. (2024). Digital 2024: Global Overview Report. In Datareportal. https://datareportal.com/reports/digital-2024-global-overview-report
  • Malik, A., Dhir, A., Kaur, P., & Johri, A. (2021). Correlates of social media fatigue and academic performance decrement: A large cross-sectional study. Information Technology & People, 34(2), 557–580.
  • Mojtabai, R. (2024). Problematic social media use and psychological symptoms in adolescents. Social Psychiatry and Psychiatric Epidemiology, 59(12), 2271–2278.

Oleh; Indra Cahaya Tresna, Sri Hartini, Novalia Rachmah

AKSES CEPAT