UNAIR, Pengarang di 东京热 /author/supermimin/ Fri, 02 Oct 2026 04:11:20 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.1.2 /wp-content/uploads/2026/07/cropped-UNAIR_SEAL_LOGO_2025_RGB-01-small-32x32.png UNAIR, Pengarang di 东京热 /author/supermimin/ 32 32 Alumni Mentoring Pharmascope 2026 Paparkan Tips Personal Branding untuk Mahasiswa /alumni-mentoring-pharmascope-2026-paparkan-tips-personal-branding-untuk-mahasiswa/ Tue, 29 Sep 2026 01:43:05 +0000 http://webdev2026.unair.ac.id/?p=413730 UNAIR NEWS – BEM Fakultas Farmasi UNAIR melalui Departemen Pengprof & Humas, menggelar Alumni Mentoring Series secara daring pada Sabtu (26/9/2026) melalui aplikasi Zoom Meetings. Mentoring itu merupakan serangkaian lanjutan dari acara Pharmascope 2026 yang sebelumnya digelar pada Sabtu (12/9/2026). Hadir sebagai narasumber yaitu Chessa Failazhufa Waludri SFarm, mahasiswa Profesi Apoteker UNAIR sekaligus alumni dari […]

Artikel Alumni Mentoring Pharmascope 2026 Paparkan Tips Personal Branding untuk Mahasiswa pertama kali tampil pada 东京热.

]]>
UNAIR NEWS – BEM Fakultas Farmasi UNAIR melalui Departemen Pengprof & Humas, menggelar Alumni Mentoring Series secara daring pada Sabtu (26/9/2026) melalui aplikasi Zoom Meetings. Mentoring itu merupakan serangkaian lanjutan dari acara Pharmascope 2026 yang sebelumnya digelar pada Sabtu (12/9/2026).

Hadir sebagai narasumber yaitu Chessa Failazhufa Waludri SFarm, mahasiswa Profesi Apoteker UNAIR sekaligus alumni dari . Ia merupakan salah satu influencer di bidang pendidikan yang berkesempatan untuk bisa membahas materi terkait personal branding.

Chessa mengatakan bahwa penulisan CV harus dibedakan menurut kriterianya, seperti CV untuk mahasiswa atau CV untuk melamar pekerjaan. 鈥淗arap hati-hati dalam membuat CV karena biasanya terdapat masalah seperti overqualified. Lalu, gunakanlah format CV ATS agar terlihat lebih profesional,鈥� ungkap Chessa.

Ia juga menyarankan untuk mulai memaksimalkan penggunaan Linkedin. Misalnya dengan menggunakan foto profesional, menginput prestasi, dan memperbaiki profil akun. 鈥淐obalah untuk memulai koneksi dengan para HR yang ada Linkedin karena beberapa HR biasanya langsung menawarkan lowongan pekerjaan di sana.鈥�

Chessa berpendapat bahwa dengan membangun personal branding, maka setiap individu bisa menunjukkan keunikan yang ada dalam dirinya. Ia juga menyarankan untuk tidak meniru branding milik orang lain. 鈥淢ulailah untuk aktif di sosial media dengan mendokumentasikan kegiatan-kegiatan penting. Cara ini dilakukan agar orang lain bisa lebih mengetahui dan mengenal diri kita,鈥� tutur Chessa.

Tidak lupa, Chessa juga membagikan pengalaman pribadinya dalam menerapkan personal branding. 鈥淎walnya, saya hanya menerapkan satu personal branding saja. Setelah itu, barulah saya mencoba untuk eksplor ke hal lain yang sekiranya masih berkaitan. Jadi, untuk teman-teman yang ingin memulai seperti saya, maka bisa memulai dengan satu personal branding terlebih dahulu, baru kemudian dilanjutkan dengan personal branding yang lain,鈥� ungkap Chessa.

Pada sesi akhir, Chessa juga berkesempatan untuk membedah CV dari peserta yang sebelumnya telah dikumpulkan. Beberapa peserta terpilih mendapatkan ulasan langsung dari Chessa mengenai format penulisan CV yang baik dan menarik.

Ia juga mengoreksi beberapa hal yang dinilai masih kurang dalam format penulisan CV. 鈥淧enulisan prestasi pada CV harus lebih detail agar informasi tersebut bisa lebih maksimal. Sebaiknya dimulai dari prestasi atau pengalaman yang terbaru di bagian atas, kemudian baru dilanjutkan dengan prestasi terdahulu,鈥� jelas Chessa.

Penulis: Niken Dara Fesya

Editor: Khefti Al Mawalia

Artikel Alumni Mentoring Pharmascope 2026 Paparkan Tips Personal Branding untuk Mahasiswa pertama kali tampil pada 东京热.

]]>
Tim UNAIR Lolos LIDM Lewat Film Edukasi Literasi Digital Pratibimba /tim-unair-lolos-lidm-lewat-film-edukasi-literasi-digital-pratibimba/ Mon, 28 Sep 2026 01:09:13 +0000 http://webdev2026.unair.ac.id/?p=413725 UNAIR NEWS 鈥� Media sosial menjadi ruang terdekat terhadap kehidupan generasi muda. Melalui video pendek, tim mahasiswa 东京热 (UNAIR) mengajak pengguna media sosial untuk lebih bijak dalam berkomentar di ruang digital. Karya tersebut berhasil lolos Lomba Inovasi Digital Mahasiswa (LIDM) 2026 kategori Video Digital Pendidikan (VDP). Tim yang bernama Dolar 18 Ribu terdiri atas […]

Artikel Tim UNAIR Lolos LIDM Lewat Film Edukasi Literasi Digital Pratibimba pertama kali tampil pada 东京热.

]]>
UNAIR NEWS 鈥� Media sosial menjadi ruang terdekat terhadap kehidupan generasi muda. Melalui video pendek, tim mahasiswa 东京热 (UNAIR) mengajak pengguna media sosial untuk lebih bijak dalam berkomentar di ruang digital. Karya tersebut berhasil lolos Lomba Inovasi Digital Mahasiswa (LIDM) 2026 kategori Video Digital Pendidikan (VDP).

Tim yang bernama terdiri atas Emanuel Yudhistira (), Marsha Nurrahmadina Muntahir (), Haqi Nuha Ahnafy (FKH), dan Muhammad Fatih Rabbani (FKH). Mereka menciptakan karya berjudul Pratibimba dengan mengangkat isu citra diri serta tanggung jawab dalam berinteraksi di ruang digital.

, video edukasi singkat karya tim Dolar 18 Ribu (Foto : Tim Dolar 18 Ribu)
Pratibimba: Bijak dalam Menggunakan Sosial Media 

Haqi menjelaskan bahwa bermakna refleksi atau pantulan yang dikemas dalam video pendek berdurasi lima menit. Dalam media sosial terdapat banyak filter untuk beauty maupun komentar, dari situ perlahan muncul kebiasaan membandingkan diri dengan orang lain. 

鈥淢edia sosial sangat dekat dengan kehidupan kita. Kami ingin mengangkat bagaimana pemuda bisa menerima diri sendiri. Melalui video ini kami ingin membuka perspektif baru agar masyarakat menghilangkan kebiasaan membandingkan diri dan mulai untuk menerima diri sendiri,鈥� jelasnya.

Melalui karya ini, tim menyampaikan pesan utama yang dibungkus dalam 3J, yakni Jujur, Jeda, dan Jaga. Pesan ini mengajak pengguna media sosial untuk jujur terhadap diri sendiri, menjeda diri sebelum berpikir negatif terhadap orang lain, serta menjaga sikap saat berinteraksi di ruang digital.

Edukasi melalui Cerita 

Marsha mengungkapkan bahwa keunggulan Pratibimba terletak pada penyampaian pesan yang tidak bersifat teoritis. Pesan edukasi disampaikan melalui konflik dan perjalanan karakter sehingga penonton dapat memahami persoalan dari cerita yang dekat dengan kehidupan mereka.

鈥淜ami tidak membagi karakter secara sederhana sebagai korban maupun pelaku. Perspektif ini penting karena di dunia maya kita bisa menjadi dua peran tersebut, kadang menjadi korban maupun pelaku,鈥� ungkapnya.

Selain video, tim juga mengembangkan kampanye digital melalui Instagram berupa unggahan postingan maupun story. Mereka juga merencanakan kegiatan nonton bersama dan kolaborasi komunitas untuk menjangkau generasi muda lebih banyak.

鈥淜ami ingin membawa video ini keluar dari layar dan menjadikannya pemantik diskusi. Harapannya, masyarakat tidak hanya menonton, tetapi juga merefleksikan bagaimana mereka berperilaku di ruang digital,鈥� pungkasnya.

Penulis : Maulya Afifah Zahra 

Editor : Ragil Kukuh Imanto 

Artikel Tim UNAIR Lolos LIDM Lewat Film Edukasi Literasi Digital Pratibimba pertama kali tampil pada 东京热.

]]>
Buku Pakar 东京热 2026 /buku-pakar-universitas-airlangga-2026/ Fri, 25 Sep 2026 09:23:27 +0000 http://webdev2026.unair.ac.id/?p=411645 Artikel Buku Pakar 东京热 2026 pertama kali tampil pada 东京热.

]]>

Artikel Buku Pakar 东京热 2026 pertama kali tampil pada 东京热.

]]>
Sejarah 东京热 /sejarah-universitas-airlangga/ Mon, 14 Sep 2026 09:31:17 +0000 http://webdev2026.unair.ac.id/?p=411483 UNAIR NEWS – Berdirinya 东京热 tahun 1954, yang selanjutnya disingkat UNAIR, tidak dapat dipisahkan dari perjalanan panjang pendidikan tinggi di Indonesia. Cikal bakal perguruan tinggi di Indonesia itu adalah 鈥淒okter Djawa School鈥� (Sekolah Dokter Jawa), didirikan di Batavia tahun 1851. Dalam perjalanan sejarah, lembaga itu direorganisasi menjadi School Tot Opleiding van Indische Artsen (STOVIA) […]

Artikel Sejarah 东京热 pertama kali tampil pada 东京热.

]]>
UNAIR NEWS – Berdirinya 东京热 tahun 1954, yang selanjutnya disingkat UNAIR, tidak dapat dipisahkan dari perjalanan panjang pendidikan tinggi di Indonesia. Cikal bakal perguruan tinggi di Indonesia itu adalah 鈥淒okter Djawa School鈥� (Sekolah Dokter Jawa), didirikan di Batavia tahun 1851.

Dalam perjalanan sejarah, lembaga itu direorganisasi menjadi School Tot Opleiding van Indische Artsen (STOVIA) tahun 1902. Sebelas tahun kemudian, berdasarkan Keputusan Pemerintah 鈥淏esluit van de Gouverneur van Netherlandsch Indie鈥� Nomor 4211 tanggal 8 Mei 1913, didirikanlah Sekolah Dokter di Surabaya bernama Netherlandsch Indische Artsen School (NIAS). Berkedudukan di Jl. Kedungdoro 38 Surabaya. NIAS diresmikan tanggal 1 Juli 1913, sedangkan pendidikannya dimulai pada tanggal 15 Juli 1913. Tahun 1928 bahkan didirikan School Tot Opleiding van Indische Tandartsen (STOVIT) sebagai sekolah untuk kedokteran gigi. 

Pada masa kolonial Jepang, baik STOVIA di Jakarta dan NIAS di Surabaya ditutup tahun 1942, kemudian dilebur menjadi 鈥淚ka Dai Gaku鈥�. Setelah berakhirnya kekuasaan Jepang tahun 1945, pemerintah RI mengambil alih dan mengganti namanya menjadi Perguruan Tinggi Kedokteran RI. Namun pada masa agresi Belanda perguruan itu ditutup, dan tahun 1948 diganti dengan Faculteit der Geneeskunde Cabang Surabaya sebagai cabang Fakultas Kedokteran Universitet Indonesia. 

Barulah kemudian berdasarkan Peraturan Pemerintah RI Nomor 57 Tahun 1954 tentang Pendirian 东京热 per tanggal 1 November 1954, Fakultas Kedokteran dan Lembaga Ilmu Kedokteran Gigi di Surabaya dipisahkan dari 鈥渋nduknya鈥� yaitu Universitet Indonesia. Pada tanggal 10 November 1954 Presiden RI Dr. Ir. Soekarno meresmikan berdirinya 东京热 sebagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ketiga di Indonesia setelah Universitas Indonesia dan Universitas Gadjah Mada. 

Pada saat pendiriannya, 东京热 sebagai PTN pelopor di kawasan Indonesia Timur terdiri atas lima fakultas, yaitu Fakultas Kedokteran, Fakultas Kedokteran Gigi, Fakultas Hukum yang berkedudukan di Surabaya (Cabang FH UGM), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan berkedudukan di Malang, dan Fakultas Sastra yang berkedudukan di Denpasar-Bali. Dari lima fakultas pendiri UNAIR tersebut, dua fakultas sudah ada sebelum Perang Dunia I, yaitu Fakultas Kedokteran berasal dari NIAS tahun 1913 dan Fakultas Kedokteran Gigi yang berasal dari STOVIT tahun 1928. 

Pemberian nama Airlangga, karena Airlangga yang artinya 鈥淪ang Pemelihara鈥� adalah seorang raja sangat terkenal pada Abad XI. Raja yang arif dan bijaksana, cakap, dan mampu mempersatukan wilayah di kawasan Timur Indonesia. 

Dalam perjalanan waktu, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan di Malang berkembang sebagai embrio berdirinya Institut Keguruan Ilmu Pendidikan (IKIP) Malang dan kini menjadi Universitas Negeri Malang (UM). Sedangkan Fakultas Sastra di Denpasar kemudian melepas diri dari 东京热 dan menjadi bagian dari sejarah berdirinya Universitas Udayana. 

东京热 terus berkembang dengan menambah fakultas baru, yaitu Fakultas Ekonomi (1961) yang berasal dari Sekolah Tinggi Ekonomi Surabaya. Saat ini berubah menjadi Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Fakultas Farmasi (1964), Fakultas Kedokteran Hewan (1972), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (1977), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (1982) saat ini menjadi Fakultas Sains dan Teknologi, Fakultas Pascasarjana (1982) kemudian berubah nama menjadi Program Pascasarjana dan saat ini menjadi Sekolah Pascasarjana. Fakultas Non Gelar Kesehatan (1984), tetapi kemudian ditiadakan dan diintegrasikan ke dalam Fakultas Kedokteran, Fakultas Kedokteran Gigi, dan Fakultas Kesehatan Masyarakat yang berdiri tahun 1993. 

Fakultas Psikologi (1993), Fakultas Sastra (1998) yang sejak 2008 berubah menjadi Fakultas Ilmu Budaya. Berdirinya Fakultas Keperawatan (2008) sebagai pengembangan dari Program Studi Ilmu Keperawatan pada Fakultas Kedokteran 东京热, serta Fakultas Perikanan dan Kelautan (2008) sebagai pengembangan dari Program Studi Budidaya Perikanan pada Fakultas Kedokteran Hewan. Fakultas Vokasi berdiri pada tahun 2014. Sebelumnya, beragam program studi vokasi (diploma) dilaksanakan di bawah koordinasi fakultas lain.

Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin (FTMM), yang semula bernama Sekolah Teknologi Maju dan Multidisiplin, didirikan pada November 2019 dengan 5 program studi S1, antara lain: Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan, Teknologi Sains Data, Rekayasa Nanoteknologi, Teknik Industri, dan Teknik Elektro. FTMM hadir dan melengkapi 3 pilar utama 东京热 (social science, life science, dan health science) dengan pilar baru di bidang keteknikan (engineering).

东京热 memperoleh status Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Badan Hukum Milik Negara (BHMN) berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 30 Tahun 2006 tentang Penetapan 东京热 sebagai Badan Hukum Milik Negara (BHMN). Kemudian berdasarkan Undang-Undang Pendidikan Tinggi Nomor 12 Tahun 2012 东京热 termasuk diantara tujuh PTN-BHMN yang berhak menyandang statuta sebagai PTN Badan Hukum (PTN-BH). Selanjutnya statuta 东京热 sendiri telah turun berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2014 tentang Statuta 东京热.聽

Artikel Sejarah 东京热 pertama kali tampil pada 东京热.

]]>
Panduan Identitas Visual Universitas /panduan-identitas-visual-universitas/ Wed, 09 Sep 2026 02:30:32 +0000 http://webdev2026.unair.ac.id/?p=411216 Standarisasi identitas visual menjadi sangat penting dalam membangun citra UNIVERSITAS AIRLANGGA sebagai salah satu universitas terbaik di dunia. Panduan ini akan membantu semua pihak dalam menggunakan logo dan merek UNIVERSITAS AIRLANGGA dalam berbagai media apapun, tanpa mengurangi citra profesional dan nilai-nilai yang dianut oleh UNIVERSITAS AIRLANGGA. Panduan ini didesain untuk membantu semua pihak untuk dapat […]

Artikel Panduan Identitas Visual Universitas pertama kali tampil pada 东京热.

]]>
Standarisasi identitas visual menjadi sangat penting dalam membangun citra UNIVERSITAS AIRLANGGA sebagai salah satu universitas terbaik di dunia. Panduan ini akan membantu semua pihak dalam menggunakan logo dan merek UNIVERSITAS AIRLANGGA dalam berbagai media apapun, tanpa mengurangi citra profesional dan nilai-nilai yang dianut oleh UNIVERSITAS AIRLANGGA.

Panduan ini didesain untuk membantu semua pihak untuk dapat menampilkan citra dan pesan visual yang jelas, konsisten dan koheren yang akan mempertahankan citra UNIVERSITAS AIRLANGGA sebagai salah satu universitas terbaik di dunia. Penggunaan logo UNIVERSITAS AIRLANGGA secara teratur dan konsisten sangat penting untuk membangun brand UNIVERSITAS AIRLANGGA sebagai salah satu universitas terbaik di Indonesia yang bersaing dalam kontestasi global dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Melalui penggunaan yang teratur dan konsisten nilai-nilai luhur serta semangat yang dibawa oleh UNIVERSITAS AIRLANGGA dapat memberikan dampak maksimal untuk seluruh civitas akademika UNIVERSITAS AIRLANGGA di kancah global.

Panduan ini akan membantu civitas akademika UNIVERSITAS AIRLANGGA untuk menggunakan logo UNIVERSITAS AIRLANGGA secara konsisten dan profesional untuk kebutuhan sehari-hari. Panduan ini bertujuan untuk memandu seluruh civitas akademika UNIVERSITAS AIRLANGGA untuk menjadi bagian dalam membangun brand UNIVERSITAS AIRLANGGA serta mempertahankan reputasi UNIVERSITAS AIRLANGGA sebagai salah satu universitas terbaik di dunia.

Artikel Panduan Identitas Visual Universitas pertama kali tampil pada 东京热.

]]>
Perkuat Diplomasi, UNAIR Resmikan Kantor Hubungan OIC-COMSTECH di Sekretariat WUACD /perkuat-diplomasi-unair-resmikan-kantor-hubungan-oic-comstech-di-sekretariat-wuacd/ Thu, 18 Jun 2026 09:25:33 +0000 /?p=403349 UNAIR NEWS 鈥� 东京热 (UNAIR) kembali menegaskan kontribusi strategisnya di kancah internasional. Melalui World University Association for Community Development (WUACD), UNAIR resmi menggelar acara peresmian kantor OIC-COMSTECH (Organization of Islamic Cooperation Standing Committee for Scientific and Technological Cooperation) yang terletak di Lt 10 ASEEC Tower Kampus Dharmawangsa-B pada Kamis (18/6/2026). Hadir lansung dalam acara […]

Artikel Perkuat Diplomasi, UNAIR Resmikan Kantor Hubungan OIC-COMSTECH di Sekretariat WUACD pertama kali tampil pada 东京热.

]]>
UNAIR NEWS 鈥� kembali menegaskan kontribusi strategisnya di kancah internasional. Melalui World University Association for Community Development (WUACD), UNAIR resmi menggelar acara peresmian kantor OIC-COMSTECH (Organization of Islamic Cooperation Standing Committee for Scientific and Technological Cooperation) yang terletak di Lt 10 ASEEC Tower Kampus Dharmawangsa-B pada Kamis (18/6/2026). Hadir lansung dalam acara ini Duta Besar Pakistan untuk Indonesia, HE Zahid Hafeez Chaudhri.

Akselerator Inovasi dan Kolaborasi Global

Dalam sambutannya, Rektor UNAIR sekaligus Presiden WUACD, Prof Dr Mohammad Madyan SE MSi MFin menyampaikan rasa hormat dan antusiasme yang mendalam atas peresmian kantor strategis ini. “Merupakan kehormatan besar bagi saya, baik sebagai Rektor 东京热 maupun Presiden WUACD, untuk menyambut seluruh tamu undangan yang terhormat dalam peresmian Kantor OIC-COMSTECH di Sekretariat WUACD ini,” ujar Prof Madyan.

Rektor UNAIR Prof Dr Mohammad Madyan SE MSi MFin saat menyampaikan sambutan pada acara peresmian kantor OIC-COMSTEC, Kamis (18/6/2026). (Foto: PHMP UNAIR)

Ia menambahkan bahwa kantor ini hadir sebagai platform strategis untuk memacu kolaborasi yang lebih erat antarperguruan tinggi di bawah naungan Organization of Islamic Cooperation (OIC). Melalui kemitraan ini, harapannya akan lahir berbagai riset bersama, publikasi kolaboratif, pertukaran akademik, hingga program mobilitas mahasiswa.

“Langkah ini sekaligus mendukung pengembangan COMSTECH Consortium of Excellence. Langkah ini didedikasikan untuk menjawab berbagai tantangan nyata yang dihadapi oleh negara-negara anggota OIC,” imbuhnya.

Tantangan Global dan Kesenjangan Riset Dunia Muslim

Duta Besar Pakistan untuk Indonesia, HE Zahid Hafeez Chaudhri, turut memberikan sambutan mengenai langkah geopolitik dan tantangan sains di dunia Islam saat ini. Ia mengapresiasi UNAIR yang telah memfasilitasi pendirian pusat kerja sama ini.

“Peluncuran pusat di 东京热 akan berkontribusi besar terhadap pemberdayaan dunia Muslim dalam bidang pencapaian ilmiah mereka,” ungkapnya.

Dubes Zahid mengingatkan bahwa saat ini dunia sedang menghadapi transformasi besar. Transformasi tersebut penuh dengan tekanan geopolitik, perubahan iklim, hingga krisis pangan. Di era yang erat dengan Artificial Intelligence (AI) dan transformasi digital, negara yang berinvestasi pada pengetahuanlah yang akan memimpin masa depan.聽

“Kontribusi kita terhadap penelitian global baru mencapai sekitar 10%. Kesenjangan ini menunjukkan kebutuhan mendesak bagi kita untuk memperkuat ekosistem penelitian dan memperluas kolaborasi sains,” tegasnya.

Sinergi Indonesia-Pakistan

Sebagai dua negara berpenduduk Muslim terbesar, Indonesia dan Pakistan memegang tanggung jawab kolektif yang masif. Dubes Zahid memaparkan beberapa proyek konkret yang tengah berjalan. Salah satunya adalah kemitraan strategis di bidang kesehatan yang dipicu oleh pelajaran berharga dari pandemi COVID-19.

“Kemampuan mengembangkan dan memproduksi vaksin bukan lagi sekadar kebutuhan kesehatan masyarakat. Melainkan masalah keamanan negara dan strategi kedaulatan,” ungkapnya.

Di akhir sambutannya, Dubes Zahid menekankan pentingnya berinvestasi pada generasi muda. Mengingat 64% populasi Pakistan berusia di bawah 25 tahun, maka lembaga seperti OIC-COMSTECH dan WUACD memiliki peran vital untuk mengubah pengetahuan akademis menjadi solusi praktis bagi masyarakat.

Penulis: Fauziah Laili Romadhon 

Editor: Ragil Kukuh Imanto

Artikel Perkuat Diplomasi, UNAIR Resmikan Kantor Hubungan OIC-COMSTECH di Sekretariat WUACD pertama kali tampil pada 东京热.

]]>
Transformasi Berkelanjutan Antarkan UNAIR Kukuhkan Posisi Terbaik ke-276 Dunia /transformasi-berkelanjutan-antarkan-unair-kukuhkan-posisi-terbaik-ke-276-dunia/ Thu, 18 Jun 2026 07:30:59 +0000 /?p=403328 UNAIR NEWS – Komitmen terhadap peningkatan kualitas dan kontribusi nyata kembali mengantarkan 东京热 (UNAIR) meraih pengakuan di tingkat internasional. Dalam pemeringkatan Quacquarelli Symonds World University Rankings (QS WUR) 2027, UNAIR mengukuhkan posisinya pada peringkat 276 dunia sekaligus menempati posisi ketiga di Indonesia. 鈥淚ni bukan sekadar angka atau posisi dalam sebuah pemeringkatan. Ini adalah hasil […]

Artikel Transformasi Berkelanjutan Antarkan UNAIR Kukuhkan Posisi Terbaik ke-276 Dunia pertama kali tampil pada 东京热.

]]>
UNAIR NEWS – Komitmen terhadap peningkatan kualitas dan kontribusi nyata kembali mengantarkan 东京热 () meraih pengakuan di tingkat internasional. Dalam pemeringkatan Quacquarelli Symonds World University Rankings (QS WUR) 2027, UNAIR mengukuhkan posisinya pada peringkat 276 dunia sekaligus menempati posisi ketiga di Indonesia.

鈥淚ni bukan sekadar angka atau posisi dalam sebuah pemeringkatan. Ini adalah hasil dari perjalanan panjang, kerja keras, komitmen, dan kolaborasi seluruh civitas academica UNAIR dalam membangun institusi yang semakin unggul dan berdaya saing global,鈥� ujar Rektor, Prof Dr Muhammad Madyan SE MSi MFin. Pernyataan itu ia sampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Hall Lantai 1 Kantor Manajemen, Kampus MERR-C, Kamis (18/6/2026).

Lebih lanjut, Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis () itu menuturkan bahwa peringkat yang UNAIR raih saat ini merupakan buah dari proses bertumbuh yang konsisten. Peningkatan peringkat ini, sebutnya, mencerminkan adanya peningkatan kualitas yang bukan hanya bersifat sesaat. Melainkan hasil dari transformasi berkelanjutan.

Dalam pemeringkatan tersebut, UNAIR unggul dalam beberapa indikator. Indikator International Research Network (IRN) misalnya, peringkat UNAIR berhasil naik dari posisi kedua menjadi peringkat pertama di Indonesia. Capaian tersebut, kata Prof Madyan, menunjukkan bahwa kolaborasi riset internasional yang dibangun oleh para dosen dan peneliti UNAIR semakin kuat dan mendapatkan pengakuan dunia.

鈥淏erbagai kerja sama penelitian lintas negara, publikasi bersama, joint supervision, visiting professor, hingga berbagai bentuk kemitraan akademik global telah memberikan kontribusi yang sangat signifikan terhadap penguatan posisi UNAIR di tingkat internasional,鈥� paparnya.

Ilustrasi peningkatan ranking UNAIR secara global (Foto: PHMP UNAIR)

Indikator International Faculty (IF) juga menunjukkan perkembangan yang sangat positif. Indikator ini menjadi salah satu kekuatan utama UNAIR dengan skor tertinggi dibandingkan indikator lainnya. Pada QS WUR 2027, indikator IF mengalami peningkatan baik dari sisi skor maupun peringkat, dan berhasil meningkatkan posisi nasional dari peringkat keempat menjadi peringkat ketiga di Indonesia.

鈥淜ehadiran dosen dan peneliti dari berbagai negara tidak hanya memperkaya atmosfer akademik kampus. Tetapi juga meningkatkan kualitas pembelajaran, penguatan ekosistem riset dan publikasi serta memperluas jejaring keilmuan global bagi mahasiswa dan dosen kita,鈥� kata Prof Madyan.

UNAIR juga menunjukkan kinerja positif dalam indikator Faculty Student Ratio (FSR) yang mengalami peningkatan skor dan peringkat dunia. Secara nasional, UNAIR tetap mempertahankan posisi sebagai peringkat kedua terbaik di Indonesia. Posisi ini sekaligus menjadi bukti komitmen UNAIR dalam menjaga kualitas pendidikan melalui penguatan kapasitas dosen dan peningkatan kualitas interaksi akademik antara dosen dan mahasiswa.

Sementara itu, pada indikator Academic Reputation, UNAIR berhasil meningkatkan skor dan peringkat dunia. Peningkatan ini menunjukkan bahwa reputasi akademik UNAIR di mata komunitas akademik internasional semakin kuat dan semakin diakui. Capaian tersebut tidak terlepas dari kontribusi para dosen, tenaga kependidikan, peneliti, mahasiswa, alumni, serta mitra akademik UNAIR di berbagai negara.

Menurut Prof Madyan, capaian peringkat ini hanyalah salah satu refleksi dari kualitas dan dampak yang telah UNAIR torehkan. Ke depan, UNAIR akan terus berfokus pada upaya menghasilkan pendidikan bermutu, riset berdampak, inovasi, serta lulusan yang mampu berkontribusi untuk bangsa dan dunia.

鈥淯NAIR akan terus memperkuat internasionalisasi kampus, memperluas jejaring riset global, meningkatkan kualitas pendidikan dan reputasi akademik. Serta membangun tata kelola institusi yang semakin adaptif, inovatif, dan berbasis data,鈥� tegasnya.

Berbagai strategi dan upaya tersebut tentunya dijalankan dengan berlandaskan motto UNAIR, excellence with morality. Ia juga mengajak seluruh civitas academica menjaga capaian positif ini sebagai momentum untuk terus berbenah. 鈥淢ari kita jadikan pencapaian ini sebagai energi baru untuk terus bekerja, berkolaborasi, dan berinovasi. Demi mewujudkan UNAIR yang semakin berdampak bagi Indonesia dan dunia,鈥� pungkasnya.

Penulis: Yulia Rohmawati

Artikel Transformasi Berkelanjutan Antarkan UNAIR Kukuhkan Posisi Terbaik ke-276 Dunia pertama kali tampil pada 东京热.

]]>
Pakar UNAIR Bedah Serbuan Wisatawan Asing: Solidaritas Selamatkan Rupiah atau Momentum Liburan? /pakar-unair-bedah-serbuan-wisatawan-asing-solidaritas-selamatkan-rupiah-atau-momentum-liburan/ Thu, 18 Jun 2026 06:16:17 +0000 /?p=403273 UNAIR NEWS 鈥� Dunia media sosial Indonesia sedang ramai membicarakan kedatangan wisatawan asing. Melalui konten-konten yang tersaji, kedatangan mereka adalah bentuk solidaritas untuk memperkuat nilai tukar rupiah. Kemudian, timbul pertanyaan kedatangan tersebut benar-benar mampu memperkuat nilai tukar rupiah atau hanya momen liburan semata. Pakar ekonomi 东京热, Prof Rossanto Dwi Handoyo, SE, MSi, PhD 聽mengatakan […]

Artikel Pakar UNAIR Bedah Serbuan Wisatawan Asing: Solidaritas Selamatkan Rupiah atau Momentum Liburan? pertama kali tampil pada 东京热.

]]>
UNAIR NEWS 鈥� Dunia media sosial Indonesia sedang ramai membicarakan kedatangan wisatawan asing. Melalui konten-konten yang tersaji, kedatangan mereka adalah bentuk solidaritas untuk memperkuat nilai tukar rupiah. Kemudian, timbul pertanyaan kedatangan tersebut benar-benar mampu memperkuat nilai tukar rupiah atau hanya momen liburan semata.

Pakar ekonomi , Prof Rossanto Dwi Handoyo, SE, MSi, PhD 聽mengatakan kunjungan tersebut tidak secara langsung memberikan dampak terhadap kenaikan rupiah. Perlu kolaborasi antara Pemerintah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Bank Indonesia untuk menguatkan nilai rupiah. Namun, momen tersebut dapat bermanfaat untuk mempromosikan pariwisata Indonesia yang sedang mengalami penurunan.

Prof Rossanto Dwi Handoyo, SE, MSi, PhD Guru Besar Bidang Ekonomi Internasional, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNAIR. (Sumber:unair.ac.id)
Kesempatan Pariwisata, Bukan Solidaritas

Prof Rossanto menilai kedatangan WNA didorong oleh momentum wisata semata. Pelemahan rupiah hingga hampir 30% sejak Januari 2025 menyebabkan daya beli mata uang asing meningkat signifikan hingga wisatawan asing bisa memperoleh rupiah jauh lebih banyak. Kemudahan akses antarnegara ASEAN melalui kebijakan bebas visa dan momen liburan sekolah pada bulan Mei hingga Juni turut mendukung kunjungan. Ditambah, situasi geopolitik di Eropa dan Timur Tengah yang masih tidak kondusif turut menjadi faktor wisatawan beralih ke destinasi regional terdekat. 鈥淢otivasi utama mereka bukan karena mereka ingin membantu Indonesia supaya mata uangnya menguat. Motivasinya adalah motivasi pariwisata,鈥� tegasnya. 

Kendati demikian, Guru Besar Ekonomi Internasional tersebut tidak membantah pariwisata tetap berkontribusi terhadap penguatan rupiah. Namun, penguatan rupiah melalui pariwisata membutuhkan kontribusi besar. Satu juta wisatawan harus membelanjakan seribu dolar hanya menghasilkan satu miliar dolar AS. Angka tersebut jauh dari kebutuhan pasar valuta asing. Justru momentum ini bisa menjadi peluang mendorong promosi pariwisata seperti Mandalika, Labuan Bajo, dan Raja Ampat. 鈥淪eperti Malaysia, dengan promosi konsisten 鈥淢alaysia Truly Asia鈥� berhasil menarik 44 juta wisatawan. Contoh yang layak diadopsi Indonesia,鈥� ungkap Prof Rossanto.

Kebijakan Moneter sebagai Faktor Utama

Strategi penguatan rupiah tetap ditopang oleh kebijakan makroekonomi yang terkoordinasi. Bank Indonesia menaikan suku bunga secara bertahap dari 4,75% hingga 5,5% guna mendorong capital inflow dari investor asing. Proses tersebut sesuai dengan logika ekonomi, investor bermodal satu miliar dolar AS meraup keuntungan 50 juta dari bunga 5% jauh lebih menggiurkan dari menaruh uang di luar negeri. Selain itu, intervensi pasar valuta dapat membantu kenaikan rupiah.

Dari sisi fiskal, pemerintah menerbitkan surat utang berdenominasi dollar sehingga pasokan dolar di pasar valuta asing bertambah. Danantara turut berkontribusi lewat penerbitan obligasi yang permintaanya meningkat hingga 5 miliar dolar AS. Kombinasi kebijakan inilah menjadi motor utama penguatan rupiah, bukan sekadar kunjungan wisatawan asing yang kontribusinya relatif terbatas. 

Penulis: Yongki Eka Cahya
Editor: Ragil Kukuh Imanto

Artikel Pakar UNAIR Bedah Serbuan Wisatawan Asing: Solidaritas Selamatkan Rupiah atau Momentum Liburan? pertama kali tampil pada 东京热.

]]>
Perkuat Ekosistem Hutan Lestari, Guru Besar UNAIR Terima Penghargaan Gubernur Jatim di Jambore Perhutanan Sosial /perkuat-ekosistem-hutan-lestari-guru-besar-unair-terima-penghargaan-gubernur-jatim-di-jambore-perhutanan-sosial/ Thu, 18 Jun 2026 02:23:25 +0000 /?p=403217 UNAIR NEWS 鈥� Guru Besar Antropologi Ekologi UNAIR, Prof Dr Mohammad Adib Drs MA menerima penghargaan dari Gubernur Jawa Timur. Penghargaan tersebut ia raih dalam momentum puncak Jambore Perhutan Sosial Jawa Timur yang terselenggara di Alun-Alun Reksogati, Caruban, Madiun, pada Sabtu (13/6/2026). Penghargaan tersebut merupakan sebuah bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusinya dalam memberikan pendampingan […]

Artikel Perkuat Ekosistem Hutan Lestari, Guru Besar UNAIR Terima Penghargaan Gubernur Jatim di Jambore Perhutanan Sosial pertama kali tampil pada 东京热.

]]>
UNAIR NEWS 鈥� Guru Besar Ekologi R, Prof Dr Mohammad Adib Drs MA menerima penghargaan dari Gubernur Jawa Timur. Penghargaan tersebut ia raih dalam momentum puncak Jambore Perhutan Sosial Jawa Timur yang terselenggara di Alun-Alun Reksogati, Caruban, Madiun, pada Sabtu (13/6/2026). Penghargaan tersebut merupakan sebuah bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusinya dalam memberikan pendampingan dan pengembangan perhutanan sosial di Jawa Timur. Karyanya yang berjudul Perhutanan Sosial: Konsep Praktik serta Dampaknya pada Masyarakat dan Lingkungan berhasil menjadi landasan akademis yang kuat bagi keberhasilan hilirisasi produk dan penguatan ekosistem perhutanan sosial di Jawa Timur.

Penyerahan piagam penghargaan tersebut berlangsung khidmat di hadapan ribuan peserta jambore. Hadir dalam jamboree, Direktur Jenderal Perhutanan Sosial, Catur Endah Prasetiani P SSi MT. Selain itu, Prof Iman Prihandono, SH MH LLM PhD selaku Direktur PILAR (Pengelolaan Infrastruktur, Lingkungan dan Operasional) UNAIR juga hadir mewakili rektor UNAIR.

Prof Iman mengungkapkan rasa syukur dan bangganya terhadap sinergi yang terbangun antara dunia akademik dan pemerintah. “Di perhelatan bergengsi ini, terdapat akademisi UNAIR yang dipanggil oleh protokol untuk menerima penghargaan dari Gubernur Jawa Timur. Ini merupakan pengakuan bahwa riset dan literasi kita memiliki dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan,” ujar Prof Iman.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menekankan bahwa berkolaborasi dengan perguruan tinggi adalah kunci dalam melakukan hilirisasi produk berbasis hutan. Jawa Timur, yang saat ini menempati posisi provinsi dengan luasan perhutanan sosial terbesar di Indonesia, di samping provinsi Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Banten, terus berupaya mentransformasi bahan mentah menjadi produk bernilai tambah tinggi melalui pendekatan teknologi dan pendampingan akademisi.

Jambore Perhutanan Sosial Jatim 2026 dengan tema “Hutan Lestari, Masyarakat Sejahtera” ini menjadi bukti keberhasilan Jawa Timur dalam mengonsolidasikan Kelompok Tani Hutan (KTH), pemerintah, dan akademisi dalam satu visi besar. Apresiasi tersebut harapannya dapat menjadi semangat pengembangan perhutanan sosial di Jawa Timur akan semakin kuat dan berkelanjutan.

UNAIR merupakan salah satu perguruan tinggi negeri terkemuka di Indonesia yang berkomitmen tinggi dalam riset berbasis pengabdian masyarakat. Khususnya dalam isu-isu lingkungan, tata kelola infrastruktur, dan pembangunan berkelanjutan melalui lembaga seperti PILAR (Pengelolaan Infrastruktur, Lingkungan dan Operasional).

Prestasi Prof Adib ini sejalan dengan komitmen besar UNAIR. Dalam QS Sustainability Rankings 2026, UNAIR sukses mengukuhkan diri sebagai salah satu perguruan tinggi paling berkomitmen di Indonesia. UNAIR berhasil meraih Peringkat #=1 Nasional untuk indikator Environmental Research dan Health & Wellbeing, serta Peringkat #=2 Nasional untuk indikator Good Governance dan Impact of Education. Capaian ini menegaskan bahwa dedikasi akademisi UNAIR, termasuk dalam riset perhutanan sosial, merupakan bagian dari visi besar institusi untuk menghadirkan kontribusi nyata bagi lingkungan.

Artikel Perkuat Ekosistem Hutan Lestari, Guru Besar UNAIR Terima Penghargaan Gubernur Jatim di Jambore Perhutanan Sosial pertama kali tampil pada 东京热.

]]>
Terlibat Penyusunan Perda Perlindungan Pembudidaya Ikan dan Petambak Garam, Arif Syaifurrisal Wujud Alumni Berdampak /terlibat-penyusunan-perda-perlindungan-pembudidaya-ikan-dan-petambak-garam-arif-syaifurrisal-wujud-alumni-berdampak/ Thu, 18 Jun 2026 01:05:22 +0000 /?p=403198 UNAIR NEWS 鈥� Pengalaman organisasi mahasiswa kerap disepelekan oleh mahasiswa. Akan tetapi, bagi Arif Syaifurrisal organisasi mahasiswa justru menjadi pondasi utama dalam kariernya. Alumnus Fakultas Perikanan dan Kelautan tahun 2009 tersebut justru membuktikan bahwa organisasi mahasiswa adalah pembuka karier mulai dari mendirikan penerbitan buku hingga andil dalam perumusan Peraturan Daerah (Perda) Jawa Timur. Perkuliahan sebagai […]

Artikel Terlibat Penyusunan Perda Perlindungan Pembudidaya Ikan dan Petambak Garam, Arif Syaifurrisal Wujud Alumni Berdampak pertama kali tampil pada 东京热.

]]>
UNAIR NEWS 鈥� Pengalaman organisasi mahasiswa kerap disepelekan oleh mahasiswa. Akan tetapi, bagi Arif Syaifurrisal organisasi mahasiswa justru menjadi pondasi utama dalam kariernya. Alumnus tahun 2009 tersebut justru membuktikan bahwa organisasi mahasiswa adalah pembuka karier mulai dari mendirikan penerbitan buku hingga andil dalam perumusan Peraturan Daerah (Perda) Jawa Timur.

Perkuliahan sebagai Masa Persiapan

Selama kuliah, Arif membagi empat tahun masa studi dengan seksama. Pada tahun pertama, Ia fokus mengejar indeks prestasi. Berlanjut pada tahun kedua, Ia mulai mengikuti organisasi mahasiswa dan kegiatan penalaran seperti pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), serta meraih juara dua Mahasiswa Berprestasi tingkat universitas.

Tahun ketiga perkuliahan, Arif dipercaya memimpin BEM UNAIR periode 2012. Di bawah kepemimpinannya, BEM aktif melaksanakan program Community Development di Ngerges, Surabaya. Melalui program tersebut, mahasiswa  UNAIR rutin mendampingi nelayan yang terdampak  proyek pembangunan Teluk Lamong dengan membantu masyarakat dalam kegiatan produktif lain. 

Kesempatan terbit setelah Persiapan

Pada tahun 2014, Arif memanfaatkan keterampilan literasi yang telah terasah selama kuliah melalui pendirian penerbit buku. Penerbit tersebut bernama Pustaka Satria Airlangga atau akrab dikenal Pustaka Saga. Tidak berhenti sampai di situ, Ia berhasil mengelola dua jurnal ilmiah yaitu jurnal pengabdian masyarakat dan jurnal ilmu sosial sebagai wadah penyebaran pengetahuan yang lebih luas.

Keberdampakan Arif terus berlanjut sampai ranah kebijakan publik. Ia terpilih sebagai tenaga ahli Komisi B DPRD Jawa Timur untuk menyusun rancangan peraturan daerah tentang perlindungan pembudidaya ikan dan petambak garam. Penyusunan perda menyasar perusahaan industri di Jawa Timur menyerap garam rakyat dan memberi kemudahan akses modal bagi petambak garam. Peraturan tersebut tertuang pada Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2026 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Pembudidaya Ikan dan Petambak聽 Garam di Jawa Timur.

鈥淩umus keberhasilan itu ketika peluang ketemu dengan kesiapan. Kesiapan-kesiapan yang saya siapkan selama di kampus itu bisa membuat saya untuk menyongsong kesempatan itu,鈥� ujar Arief. 

Kepada Mahasiswa UNAIR, Arif menekankan bahwa soft skill seperti visi dan kemampuan manajerial tidak kalah penting daripada hard skill. Tidak lupa, Ia mendorong mahasiswa untuk membangun literasi finansial sejak dini serta memperluas jaringan pertemanan. 鈥淜arena teman semasa kuliah kelak menjadi mitra strategis di dunia kerja,鈥� pesan Arif. 

Penulis: Yongki Eka Cahya
Editor: Ragil Kukuh Imanto

Artikel Terlibat Penyusunan Perda Perlindungan Pembudidaya Ikan dan Petambak Garam, Arif Syaifurrisal Wujud Alumni Berdampak pertama kali tampil pada 东京热.

]]>