Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih tingginya kasus hipogalaktia (produksi ASI yang tidak mencukupi) pada ibu menyusui. Kondisi tersebut dapat menghambat keberhasilan pemberian ASI eksklusif selama enam bulan sebagaimana direkomendasikan oleh WHO. Daun Polyscias scutellaria (daun mangkokan/shield aralia) telah lama digunakan sebagai tanaman herbal yang dipercaya memiliki efek galaktagog (meningkatkan produksi ASI). Penelitian ini mengembangkan inovasi berupa yogurt Yunani yang diperkaya ekstrak daun mangkokan sebagai pangan fungsional untuk meningkatkan hormon laktasi. ()
3. Tujuan Penelitian
Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas yogurt Greek yang diperkaya daun Polyscias scutellaria dalam meningkatkan hormon prolaktin dan oksitosin pada tikus menyusui sebagai indikator peningkatan produksi ASI.()
4. Metode Penelitian
Penelitian menggunakan metode eksperimen laboratorium (true experimental) dengan hewan coba berupa 25 ekor tikus menyusui yang dibagi menjadi lima kelompok:
Kelompok tikus tidak bunting (UR)
Kontrol negatif (NCR)
Kontrol positif dengan domperidon (PCR)
Perlakuan yogurt + daun mangkokan dosis 2 g/kgBB (LRPSY1)
Perlakuan yogurt + daun mangkokan dosis 4 g/kgBB (LRPSY2)
Perlakuan diberikan secara oral selama 3 minggu. Variabel yang diamati meliputi:
Berat badan induk tikus.
Berat badan anak tikus.
Kadar hormon prolaktin.
Kadar hormon oksitosin.
Pengukuran hormon dilakukan menggunakan metode ELISA (Enzyme-Linked Immunosorbent Assay). ()
5. Hasil Penelitian
Hasil penelitian menunjukkan bahwa:
Berat badan induk tikus mengalami penurunan selama masa laktasi, sedangkan berat badan anak tikus meningkat, yang mengindikasikan kecukupan nutrisi dari ASI.
Kelompok yang memperoleh yogurt daun mangkokan menunjukkan peningkatan kadar prolaktin dan oksitosinyang lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol positif (domperidon).
Pada minggu ketiga:
Prolaktin kelompok kontrol positif sebesar 83,55 ng/mL, sedangkan kelompok LRPSY1 mencapai 150,17 ng/mL dan LRPSY2 114,55 ng/mL.
Oksitosin kelompok kontrol positif sebesar 22,05 ng/mL, sedangkan LRPSY1 33,88 ng/mL dan LRPSY2 35,33 ng/mL.
Peningkatan kedua hormon tersebut berkorelasi dengan peningkatan produksi ASI. ()
6. Pembahasan
Penelitian menunjukkan bahwa kandungan bioaktif pada daun Polyscias scutellaria berpotensi merangsang sekresi hormon prolaktin dan oksitosin yang berperan penting dalam proses laktasi. Kombinasi ekstrak herbal dengan yogurt sebagai pangan fungsional dinilai mampu meningkatkan efektivitas pemberian galaktagog sekaligus memberikan manfaat nutrisi. Dibandingkan penggunaan obat seperti domperidon, yogurt herbal ini berpotensi menjadi alternatif alami yang lebih aman, meskipun masih memerlukan uji klinis pada manusia. ()
7. Kesimpulan
Penelitian menyimpulkan bahwa Greek-style yogurt yang diperkaya daun Polyscias scutellaria berpotensi meningkatkan hormon prolaktin dan oksitosin pada tikus menyusui sehingga berpotensi meningkatkan produksi ASI. Produk ini dapat dikembangkan sebagai pangan fungsional bagi ibu menyusui, namun efektivitas dan keamanannya pada manusia masih perlu dibuktikan melalui penelitian klinis lebih lanjut. ()
8. Kelebihan Penelitian
Mengembangkan inovasi pangan fungsional berbasis bahan herbal lokal.
Menggunakan kelompok kontrol positif dan negatif sehingga hasil lebih dapat dibandingkan.
Pengukuran hormon dilakukan dengan metode ELISA yang memiliki akurasi tinggi.
Menyajikan data biologis yang mendukung potensi efek galaktagog.
9. Keterbatasan Penelitian
Penelitian masih menggunakan hewan coba, sehingga hasil belum dapat langsung diterapkan pada manusia.
Jumlah sampel relatif kecil (25 ekor tikus).
Lama penelitian hanya tiga minggu sehingga belum menggambarkan efek jangka panjang.
Tidak mengevaluasi aspek keamanan konsumsi jangka panjang maupun uji klinis pada ibu menyusui. ()
Referensi
Pertami, S. B., Yunitasari, E., Krisnana, I., Budiono, B., & Herawati, T. (2026). Greek-style yogurt enriched with shield aralia leaves improves lactation hormones in rats. Journal of Food Technology Research, 13(1), 1-10. https://doi.org/10.18488/jftr.v13i1.4708





