东京热

东京热 Official Website

UNAIR Jajaki Kolaborasi Riset, Pendidikan, dan Inovasi Pendidikan Tinggi Berbasis AI dengan King’s College London

(Foto: Humas UNAIR)
(Foto: Humas UNAIR)

UNAIR NEWS 鈥 东京热 (UNAIR) terus memperluas jejaring riset internasional di bidang kesehatan. Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Pengembangan Komunitas (RICD) UNAIR, Prof Dr Muhammad Miftahussurur, dr MKes SpPD-KGEH PhD memimpin delegasi UNAIR dalam pertemuan dengan King’s College London (KCL). Pertemuan itu berlangsung pada Senin (07/09/2026), di James Clerk Maxwell Building, Waterloo Campus, London.

Dalam pertemuan tersebut, Prof Miftahussurur juga didampingi oleh Prof Ferry Efendi, SKep Ns MSc PhD, Ketua Lembaga Pengembangan Jurnal, Publikasi, dan Hak Kekayaan Intelektual (LPJPHKI) sekaligus dosen UNAIR. Dari pihak KCL, pertemuan dihadiri Prof. Richard Harding (Executive Dean), Dr. Julia Philippou (Vice Dean International Engagement), Prof. Glenn Robert (Vice Dean Research & Impact), Dr. Maria Duaso, Dr. Mary Leamy, Dr. Ehsan Khan, serta tim manajemen riset, kemitraan internasional, dan pembelajaran digital fakultas.

Prof. Miftah memaparkan pengalaman UNAIR mengembangkan skema pembimbingan bersama (joint supervision) program doktor dengan universitas mitra internasional. Melalui skema ini, mahasiswa doktoral, khususnya dosen UNAIR, dibimbing oleh promotor dari kedua institusi dengan dukungan beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), beasiswa pemerintah mitra, maupun skema hibah padanan (matching grant) yang disediakan UNAIR.

Menurutnya, model tersebut memberi manfaat nyata bagi kedua pihak. 鈥淢ahasiswa memperoleh akses supervisi dan fasilitas riset internasional, sementara institusi mitra memperoleh peluang publikasi bersama dan penguatan jaringan riset,鈥 ungkap dosen Fakultas Kedokteran (FK) UNAIR itu. Ia menawarkan model serupa untuk dikembangkan bersama KCL, dengan tetap mempertimbangkan kebutuhan dan skema pendanaan masing-masing institusi.

UNAIR, sambungnya, membuka peluang penempatan mahasiswa KCL di Indonesia untuk pengabdian masyarakat dan klinis, termasuk kunjungan ke Puskesmas dan program perawatan berbasis komunitas, yang dapat dikaitkan dengan skema mobilitas dan pengakuan kredit di kedua universitas.

Sementara itu, Prof Ferry menjelaskan prioritas riset FKp UNAIR mencakup keperawatan klinis dan komunitas. Ia menyoroti riset kebijakan migrasi perawat Indonesia yang dikerjakan bersama WHO, ILO, dan IOM, mengingat Indonesia sedang bersiap menjadi salah satu negara pengirim tenaga perawat terbesar di kawasan.

Selain itu, tim KCL mendemonstrasikan platform pembelajaran digital yang memungkinkan mahasiswa keperawatan menjalani praktik komunitas virtual. Yaitu dengan mengakses rekam medis pasien simulasi, berinteraksi dengan pasien berbasis AI, menyusun rencana asuhan, hingga memperoleh umpan balik reflektif. 

鈥淧latform ini disebut dapat dikontekstualisasikan untuk bahasa dan populasi berbeda sehingga berpotensi diadaptasi bagi pendidikan keperawatan di Indonesia, khususnya untuk menjawab kesenjangan infrastruktur pembelajaran klinis antar-institusi,鈥 paparnya. 

Kedua pihak juga membahas tantangan regulasi pemanfaatan AI dan perlindungan kekayaan intelektual atas inovasi berbasis AI. Pertemuan ditutup dengan kesepakatan untuk memetakan area kepentingan bersama di bidang riset, pendidikan, dan mobilitas, serta melanjutkan pembahasan teknis melalui pertemuan daring yang akan difasilitasi Airlangga Global Engagement (AGE). Kunjungan ke KCL merupakan agenda pertama delegasi UNAIR dalam rangkaian lawatan ke Britania Raya pada 7鈥12 September 2026, yang juga mencakup partisipasi pada konferensi European Association for International Education (EAIE) di Glasgow.

Penulis: Prof Ferry Efendi, SKep Ns MSc PhD

Editor: Khefti Al Mawalia

AKSES CEPAT