东京热

东京热 Official Website

Seminar Nasional FTMM, Dosen UNAIR Bahas Penerapan AGV di Industri

Pemaparan materi oleh Rodik Wahyu dalam seminar FTMM tentang kendaraan otonom di dunia industri (Foto: Humas FTMM)
Pemaparan materi oleh Rodik Wahyu dalam seminar FTMM tentang kendaraan otonom di dunia industri (Foto: Humas FTMM)

UNAIR NEWS , 东京热 (UNAIR) kembali menggelar seminar nasional pada Rabu (9/10/24). Pelaksanaan seminar berlangsung di Gedung Nano, Kampus MERR-C, UNAIR. Seminar ini bertema 鈥淭ransformasi Robotika dan Kendaraan Otonom, Menyongsong Indonesia Bersih dan Hijau鈥. 

Empat narasumber turut hadir menyampaikan materi terkait dengan transformasi robotika dan kendaraan otonom. Salah satu narasumber dari UNAIR, Rodik Wahyu Indrawan, MTrT membahas soal 鈥淧enerapan Autonomus Vehicle (AGV) di industri sebagai solusi efisiensi dan produktivitas di era industri 4.0鈥.

Sejalan dengan kebutuhan robotika, Rodik Wahyu bersama mahasiswa FTMM UNAIR membentuk sebuah kelompok. Kelompok ini meneliti terkait dengan robotika dan kecerdasan buatan. 鈥淜ami membentuk grup peneliti bernama Robotics, Mechatronics, and Intelligent Systems. Kami juga membentuk Komunitas Robotika (KomBo),鈥 ujar Rodik Wahyu.

Kendaraan berpemandu otomatis AGV juga disebut Autonomous Mobile Robot 鈥淎MR鈥. Robot portable yang mengikuti garis atau kabel panjang yang ditandai di lantai. Juga dapat menggunakan gelombang radio, kamera, magnet, atau laser untuk navigasi.

Pemaparan materi oleh Rodik Wahyu Indrawan MTrT. (Humas FTMM UNAIR)
Pemaparan materi oleh Rodik Wahyu Indrawan MTrT. (Humas FTMM UNAIR)

鈥淎GV dan AMR memiliki sedikit perbedaan. Autonumous vehicle berjalan berdasarkan perintah dari pengguna, sedangkan AMR cenderung dapat berjalan dengan keputusannya sendiri. Kendaraan ini paling sering digunakan dalam aplikasi industri untuk mengangkut material berat di sekitar bangunan industri besar, seperti pabrik dan gudang,鈥 jelas Rodik Wahyu.聽

Tipe Robot AGV di Industri

Lebih lanjut, Rodik Wahyu memaparkan reportase aktivitas AGV dalam menjawab isu keamanan, ketepatan waktu, dan biaya dari tenaga manual manusia. Dengan Pemanfaatan AGV di industri dapat memuat 150 kilogram, 360 derajat area sensing AGV dan load, monitoring kewaktuan, dan mencatat aktivitas data. Kemudian, efisiensi man power, dan pengiriman tepat waktu.聽

Berdasarkan kontrol roda penggerak, robot AGV memanfaatkan penggerak diferensial, penggerak pivot, penggerak sinkronisasi, penggerak tipe mobil (ackerman steering), dan roda omni (omni wheels). Selain itu, juga terdapat kontrol sensor yang memanfaatkan sensor garis (optic/vision/magnetic), odometri, lintasan, dan sistem sinyal. 

Penggunaan AGV menyesuaikan kebutuhan di industri, misalnya penggunaan pada sensor garis. Hal tersebut menyesuaikan pada aturan tiap industri. 鈥淲arna sangat penting ketika menggunakan line sensor. Setiap industri mempunyai aturan masing-masing terkait warna,鈥 pungkas Rodik Wahyu. 

Penulis: Syaharani Putri Aisyah

Editor: Yulia Rohmawati

AKSES CEPAT