Potret Selvia setelah Pengalungan Medali Pemenang
FIB NEWS 鈥 (FIB) 东京热 (UNAIR) kembali menoreh prestasi pada kejuaraan pencak silat. Selvia Dwi Putri Fatimah, mahasiswa program studi Bahasa dan Sastra Inggris, berhasil membawa pulang medali perunggu pada Surabaya Championship 2.
Selvia memenangkan kategori Seni Tunggal Tangan Kosong dalam kejuaraan yang diselenggarakan oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Surabaya tersebut. Bertempat di GOR Hayam Wuruk KODAM V Brawijaya, Kota Surabaya, pertandingan tersebut berlangsung dari 11-13 September 2026.
Dalam paparannya, Selvia menyampaikan bahwa ini merupakan kali pertamanya mengikuti kejuaraan yang bertempat di Surabaya. Keputusannya untuk ikut dalam kejuaraan berskala nasional ini adalah sebagai media untuk ia mengasah kemampuannya pada kategori ini. Tak disangka, ia justru berhasil menempati posisi akhir ketiga pada pertandingan tersebut.
Aktif Berlatih di Sela Perkuliahan
Menjelang pertandingan, ia melakukan latihan intensif bersama dengan tim IPSI UNAIR selama dua minggu. Selvia menyebutkan adanya tantangan pada pertandingan kali ini lebih kepada bagaimana cara ia untuk membagi waktu. Pasalnya, sesi latihan bertepatan dengan kegiatan magang Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Oleh sebab itu, pada mulanya ia akui sempat kewalahan.
鈥淣amun, makin hari saya akhirnya mulai terbiasa dengan hal itu,鈥 terangnya.
Lebih lanjut, Selvia menguraikan upayanya menyeimbangkan keaktifan dalam dunia pencak silat di tengah kesibukannya sebagai mahasiswa semester akhir. Ia menjelaskan planning schedule yang ia buat berisi daftar kegiatan dan tugas yang harus ia kerjakan beserta tenggat waktunya. Hal inilah yang kemudian membantunya dalam memaksimalkan kemampuan time management.
鈥淛adi saya bisa menyeimbangkan kewajiban kuliah saya dengan kegiatan-kegiatan di luar perkuliahan,鈥 sambungnya.
Akui Miliki Motivasi Tersendiri
Menurut Selvia, kepulangannya membawa medali perunggu membawa manfaat dan kebanggaan, baik bagi diri sendiri maupun FIB UNAIR. Ia terbilang aktif mengikuti pertandingan pencak silat. Terhitung lima pertandingan telah ia ikuti di tahun ini. Hasilnya, Selvia berhasil mengantongi enam medali kemenangan.
鈥淪aya terbilang konsisten mengikuti pertandingan karena ingin terus mencoba mengasah kemampuan saya di kategori-kategori yang pernah saya ikuti,鈥 jelas Selvia.
Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa partisipasinya dalam kejuaraan dengan skala yang berbeda-beda membawa kesempatan baru baginya. Ia bisa pergi ke berbagai kota mewakili UNAIR untuk bertanding. Sementara itu, keberhasilan membawa pulang medali itu menjadi kebanggan tersendiri baginya.
鈥淣amun, motivasi sebenarnya adalah agar bisa dipanggil sebagai mahasiswa berprestasi ketika yudisium nanti,鈥 ungkapnya.
Terakhir, ia menambahkan harapan agar bisa terus mengasah potensi dan memaksimalkan untuk persiapan pertandingan selanjutnya. Di dunia olahraga pencak silat, ia berharap bahwa dapat selalu membawa nama UNAIR, Jawa Timur, atau bahkan Indonesia untuk meraih prestasi baik di kancah regional, nasional, atau bahkan internasional.
Dengan demikian, prestasi Selvia ini mendukung Suistanable Development Goals (SDGs) Nomor 4, yaitu quality education.
Penulis: Nihayatul Adzkiya Ahmad
Editor: Pudja Safana Dwi Putri




