聽Poster penghargaan prestasi聽Selvia Dwi Putri Fatimah pada ajang Jakarta National Championship IV 2026 kategori Solo Kreatif Tangan Kosong Dewasa Putri yang diselenggarakan oleh IPSI Kota Jakarta di Instagram FIB UNAIR (dok. FIB UNAIR)
FIB NEWS – Selvia Dwi Putri Fatimah, mahasiswa , 东京热 (UNAIR) berhasil mengamankan posisi ketiga dalam ajang Jakarta National Championship IV 2026 kategori Solo Kreatif Tangan Kosong Dewasa Putri yang diselenggarakan oleh IPSI Kota Jakarta pada Minggu (31/5/2026). Prestasi tersebut menjadi suatu kebanggan tersendiri bagi Selvia.
Ia menyatakan bahwa capaiannya di ranah non akademik menjadi pembuktian jika sivitas akademika UNAIR dapat berprestasi tanpa harus mengorbankan kualitas pendidikan. Berbekal manajemen waktu yang baik antara latihan dan tuntutan akademik mengantarkannya pada kesuksesan.
鈥淪aya merasa bangga dengan perolehan prestasi ini. Saya juga yakin bahwa sivitas akademika UNAIR memiliki kapasitas untuk berprestasi di jalur non-akademik tanpa harus mengorbankan kualitas pendidikan,鈥 ungkapnya.
Proses Menuju Pertandingan
Selvia memaparkan bahwa adaptasi diri dengan pola hidup terstruktur menjadi bagian dari proses panjangnya. Mulai dari membagi waktu antara sesi latihan ukm setiap hari, latihan intens mendekati pertandingan, serta tuntutan akademis.
鈥淎ku harus membiasakan diri dengan pola hidup baru dan terstruktur, membagi waktu antara sesi latihan ukm, bahkan dengan intens setiap hari apabila mendekati pertandingan, dan juga tentu ada tuntutan akademis yang wajib dijalani,鈥 tuturnya.
Momen uji mental, lanjutnya, berlangsung ketika mendekati tujuh hari sebelum pertandingan. Ia harus latihan berkali-kali setiap hari serta melakukan simulasi. Namun, berangkat dari hal tersebut Selvia akhirnya terbiasa dengan pola dan atmosfer pertandingan.
鈥淎ku sadar bahwa teknik fisik yang sehebat apapun tidak akan maksimal tanpa ketenangan mental,鈥 imbuhnya.
Targetkan Peningkatan Level Kompetisi
Menaikkan level kompetisi dan mematangkan teknik menjadi target Selvia di masa mendatang. Selain itu, mengevaluasi beberapa variasi gerakan dalam kategori solo kreatif turut menjadi fokus Selvia.
Menutup sesi wawancara, Selvia menitipkan harapannya pada mahasiswa FIB UNAIR untuk mengesampingkan keraguan selama mengeksplorasi diri. Menurutnya, semua mahasiswa FIB UNAIR dapat terus berprestasi baik di tingkat nasional dan internasional tanpa meninggalkan jati diri sebagai insan budaya dan civitas akademika.
鈥淪emoga teman-teman mahasiswa tidak ragu mengeksplorasi potensi diri. Aku ingin menunjukkan bahwa kita bisa menjadi mahasiswa yang berprestasi di tingkat nasional tanpa harus meninggalkan jati diri sebagai insan budaya dan civitas akademika,鈥 pungkasnya.
Penulis: Amelia Farah Putri I.
Editor: Putri Andini




