UNAIR NEWS – Jumlah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia meningkat setiap Tahun. Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) serta Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat adanya peningkatan hingga mencapai lebih dari 65 juta unit usaha. Namun, minimnya pengetahuan akan teknologi digital oleh pelaku UMKM masih menjadi persoalan utama di tengah era modern ini.聽
Fenomena tersebut menggugah Alvina Qurrotu Ayun Isaura, mahasiswa program studi Bahasa dan Sastra Indonesia, (FIB) 东京热 (UNAIR) untuk menciptakan inovasi berupa platform kolaboratif berbasis economic counselor. Melalui inovasi tersebut, ia menawarkan model kolaborasi antara generasi muda dan UMKM untuk mempercepat transformasi digital sekaligus mendukung pencapaian SDGs.聽
鈥淒engan adanya kolaborasi dengan generasi muda sebagai economic counselor, saya harap UMKM di Indonesia ini menjadi sejahtera dan bisa dibilang maju dalam bidang teknologi di masa kini,鈥 ungkapnya
Kolaborasi Generasi Muda dan UMKM sebagai Solusi
Karya tulisnya yang bertajuk Integrasi Platform Inovasi Berbasis Generasi Muda dalam Pemberdayaan UMKM melalui Skema Kolaborasi dan Profit Sharing untuk Mendukung Pencapaian SDGs berhasil meraih penghargaan medali perunggu pada kategori Essay Competition dalam ajang Edutalk Fair Competition 2026. Kegiatan penganugerahan tersebut berlangsung pada Sabtu (30/5/2026) di Universitas Diponegoro, Semarang.
Lebih lanjut, Alvina menuturkan bahwa latar belakang gagasannya bermula dari isu UMKM yang jumlah unitnya meningkat setiap tahun. Namun, pelaku UMKM masih menghadapi keterbatasan dalam penggunaan teknologi digital. Alvina kerap menjumpai para pelaku UMKM yang mayoritas bukan dari kalangan generasi Z (gen-Z) sehingga mereka belum cukup melek teknologi.
鈥淪aya melakukan riset melalui internet tentang masalah apa yang sekiranya bisa saya angkat untuk pengerjaan esai ini. Lalu bertemulah dengan isu UMKM yang ternyata mencapai hampir 60 juta. Namun banyak dari UMKM yang saya temui bukan dari generasi z yang notabenenya belum melek terhadap teknologi,鈥 ucapnya.
Selain berdampak pada pemberdayaan UMKM, Alvina menjelaskan bahwa gagasannya turut berperan dalam pertumbuhan ekonomi melalui terciptanya lapangan kerja bagi generasi muda yang relevan di bidangnya.
Tantangan Implementasi
Meski demikian, risiko seperti kesulitan pelaku UMKM dalam menerapkan ide dan strategi yang diberikan oleh economic counselor tidak dapat dihindari. Potensi pencurian dan penyalahgunaan ide yang diletakkan pada halaman profil economic counselor turut menjadi salah satu tantangan.
Namun, Alvina yakin bahwa platform tersebut mampu menjembatani antara pelaku UMKM dengan generasi muda sebagai inisiator guna membantu UMKM beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Ia berharap inovasinya menjadi motivasi bagi generasi muda. Khususnya mahasiswa dalam menggagas solusi bagi berbagai persoalan sosial dan ekonomi yang ada di masyarakat.聽聽
Penulis: Amelia Farah P I
Editor: Yulia Rohmawati





