东京热

东京热 Official Website

Perbedaan Kualitas Hidup Berdasarkan Stadium Penyakit pada Pasien Kanker Payudara Sebelum Memulai Terapi Sistemik: Suatu Studi Potong Lintang

Ilustrasi AIP (Foto: UNAIR NEWS)
Ilustrasi AIP (Foto: UNAIR NEWS)

Kanker payudara merupakan penyakit yang tidak hanya memengaruhi harapan hidup, tetapi juga kualitas hidup pasien sejak sebelum pengobatan dimulai. Sebuah penelitian pada 106 pasien kanker payudara di Jawa Timur membandingkan kualitas hidup berdasarkan stadium penyakit, yaitu stadium awal, stadium lanjut lokal, dan stadium metastatik. Penilaian mencakup berbagai aspek, seperti kondisi kesehatan secara umum, kemampuan beraktivitas, fungsi sosial, kondisi emosional, nyeri, kelelahan, gangguan tidur, serta keluhan spesifik terkait kanker payudara. Hasil menunjukkan bahwa kualitas hidup cenderung menurun seiring bertambah beratnya stadium penyakit. Pasien dengan kanker payudara metastatik memiliki skor kesehatan umum yang lebih rendah dibandingkan pasien stadium awal maupun stadium lanjut lokal, menandakan persepsi kesehatan dan kesejahteraan yang lebih buruk. Keluhan nyeri juga ditemukan lebih tinggi pada stadium metastatik, menjadikannya gejala yang paling konsisten membedakan kelompok stadium lanjut dengan stadium awal. Selain itu, terdapat kecenderungan peningkatan kelelahan, penurunan fungsi fisik dan sosial, serta lebih banyak keluhan terkait efek sistemik penyakit pada stadium yang lebih lanjut, meskipun sebagian perbedaan tersebut tidak cukup besar untuk dianggap bermakna secara statistik. Sebaliknya, aspek emosional, kemampuan berpikir dan mengingat, serta citra tubuh menunjukkan hasil yang relatif serupa pada seluruh stadium penyakit. Dari sisi karakteristik tumor, kanker payudara tipe karsinoma duktal invasif merupakan jenis yang paling banyak ditemukan pada semua kelompok, sementara subtipe biologis yang lebih agresif lebih sering dijumpai pada stadium lanjut dan metastatik. Temuan ini menunjukkan bahwa beban penyakit pada kanker payudara sudah dapat dirasakan secara nyata bahkan sebelum terapi sistemik dimulai, terutama pada pasien yang datang dengan penyakit yang lebih lanjut. Oleh karena itu, penilaian kualitas hidup sejak awal diagnosis menjadi penting untuk mengidentifikasi kebutuhan suportif, seperti pengendalian nyeri, dukungan psikologis, dan perencanaan perawatan yang lebih komprehensif. Secara keseluruhan, stadium kanker payudara berhubungan erat dengan kualitas hidup, di mana stadium yang lebih lanjut dikaitkan dengan kondisi kesehatan yang lebih buruk dan beban gejala yang lebih tinggi, sehingga upaya deteksi dini dan penanganan yang tepat berpotensi meningkatkan kesejahteraan pasien secara menyeluruh.

Penulis:

dr. Henry Sutanto

dr. Merlyna Savitri, Sp.PD, K-HOM, FINASIM

dr. Een Hendarsih, Sp.PD, K-HOM, FINASIM

Prof. Dr. Ami Ashariati, dr., Sp.PD, K-HOM, FINASIM

Informasi lebih lengkap dari tinjauan pustaka ini dapat dilihat pada tulisan kami di:

Stage-Dependent Differences in Quality of Life Among Breast Cancer Patients Prior to Initiation of a Line of Systemic Therapy: A Cross-sectional Study

Henry Sutanto, Merlyna Savitri, Een Hendarsih & Ami Ashariati

AKSES CEPAT