UNAIR NEWS – Aktivitas pekerjaan memang seringkali menjadi momok bagi mahasiswa yang masih aktif mengikuti perkuliahan. Pasalnya, seringkali mahasiswa merasa kesulitan untuk mengatur waktu antara keduanya. Namun, hal tersebut tak menghalangi Adhi Widhianto, MA untuk meraih predikat wisudawan terbaik S-2 Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNAIR, periode September 2016.
Terkait penelitiannya, wisudawan dari Program Studi Akuntansi ini mengangkat judul 鈥淚nstitusionalisasi Penganggaran Berbasis Kinerja: Studi Kasus Penataan Penyusunan Anggaran Pada Kementerian Keuangan鈥. Adhi menggali informasi untuk mengetahui dorongan sesungguhnya yang dialami Kementerian Keuangan pada saat melembagakan penataan struktur kinerja penganggaran berbasis logic model.
鈥淎pakah dorongan tersebut muncul karena adanya suatu paksaan/coercive isomorphism, adanya proses peniruan/mimetic isomorphism, adanya profesialism/normative isomorphism, atau kombinasi dari ketiganya,鈥 kata wisudawan peraih IPK 3,93 ini.
Sebagai seorang PNS di Kementerian Keuangan, Adhi mengaku pernah dihadapkan dengan situasi sulit. Bermula pada hari ketiga mengikuti matrikulasi perkuliahan, ia menerima telepon dari kantor yang memberitahukan bahwa ia harus mengikuti pelantikan promosi jabatan.
鈥淛adi saya harus kembali ke Jakarta untuk mengikuti pelantikan esok harinya. Dalam situasi pilihan yang membingungkan itu, esok hari setelah pelantikan, saya diberitahu oleh pimpinan akan dibebas tugaskan dari jabatan dan tetap bisa melaksanakan tugas belajar di UNAIR. Alhamdulillah,鈥 kenang laki-laki kelahiran Blora, 8 November 1981 ini.
Adhi membagikan kiatnya untuk menjadi wisudawan terbaik. Motivasinya 鈥Man Jadda Wajada鈥: barang siapa bersungguh-sungguh maka ia akan mendapatkan. Ia lalu mengikuti perkuliahan dengan baik, jujur dalam mengerjakan tugas, dan menyeimbangkan dengan kehidupan keluarga, seperti refreshing.
鈥滵ukungan materiil, moral, dan doa dari keluarga, ibu bapak, istri, dan anak juga secara tidak langsung menjadi motivasi untuk melangkah dengan berusaha sebaik-baiknya,鈥 tandasnya.
Setelah dikukuhkan menjadi wisudawan terbaik, Adhi akan kembali ke instansi pemerintahan untuk menjalankan kewajibannya sebagai abdi negara. Ia berharap, ilmu yang ia dapatkan ini dapat diaplikasikan dalam pekerjaannya sehari-hari.
鈥淢udah-mudahan selalu dalam lindungan-Nya agar dapat menjaga amanah ilmu yang telah diberikan kepada saya, supaya menjadi ilmu yang bermanfaat,鈥 serunya. (*)
Penulis: Dilan Salsabila
Editor: Binti Quryatul Masruroh.





