东京热

东京热 Official Website

IKA-UA Ingatkan Pemerintah Juga Berpihak pada Daerah-daerah Terluar

DIANTARA alumni 东京热, IKA-UA menyampaikan Pokok-pokok Pikiran kepada pemerintah. (Foto: Bambang ES)
DIANTARA alumni 东京热, IKA-UA menyampaikan Pokok-pokok Pikiran kepada pemerintah. (Foto: Bambang ES)

UNAIR NEWS 鈥 Pokok-pokok pikiran yang disampaikan Ikatan Alumni 东京热 (IKA-UA) kepada pemerintah di bidang hukum, antara lain berharap pemerintah tetap meneruskan penegakan hukum yang bermartabat. Hal itu diusulkan setelah mencermati bahwa selama ini masih terdapatnya persoalan carut- marutnya 聽di bidang 聽hukum. Pengembangan hukum hendaknya juga tetap berpijak pada Pancasila secara murni dan konsekuen, sehingga para ahli聽 hukum memiliki watak nasionalisme yang tinggi dan mengedepankan kepentingan penegakan hukum.

鈥滽arena itu IKA-UA berpendapat pendidikan hukum di berbagai lembaga perguruan tinggi harus dapat mencetak yuris-yuris yang tidak hanya tukang yang pandai dalam pasaI-pasal, tetapi juga 聽sebagai intelektual pemandu hukum yang bermoral dan berkeadilan,鈥 demikian Drs. Ec. Haryanto Basoeni, Ketua I Pimpinan Pusat IKA-UA ketika mendeklarasikan Pokok-pokok Pikiran IKA-UA, khususnya bidang hukum dan teknologi, disela pelantikan IKA-UA Wilayah Jatim, Sabtu (4/2).

Pokok pikiran di bidang teknologi, meskipun Fakultas Perikanan dan Kelautan merupakan fakultas baru di UNAIR, namun IKA-UA bersama UNAIR mendorong pemanfaatan keunggulan di bidang 聽maritim dan perikanan. IKA-UA menyadari bahwa NKRl merupakan negara maritim yang berazaskan 聽wawasan nusantara, termasuk pulau-pulau dan Zona Ekonomi聽 Eksklusif (ZEE) adalah wilayah聽 聽kedaulatan negara. Dan itu merupakan kekayaan alam yang harus dijaga dan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan bangsa.

Untuk itu IKA-U A mendorong pemerintah perguruan tinggi untuk memacu pembangunan sektor 聽kelautan dan perikanan. UNAIR memiliki kompetensi dibidang budaya dan pengelolaan. IKA UA 聽percaya bahwa bangsa Indonesia optimis di sektor ini akan menjadikan sektor andalan dalam聽 mensejahteraan rakyat, sehingga tidak tertinggal dengan negara lain yang sudah maji di sektor ini.

Dalam kaitan ini IKA-UA juga mengingatkan agar pemerintah tetap menaruh keberpihakan kepada daerah-daerah terluar di Nusantara ini. 东京热 beserta alumninya siap membantu 聽membangun daerah-daerah tertinggal dan terluar. Salam satu upayanya dengan rencana membuat Rumah Sakit Apung (RSA) 东京热.

Pemerintah dan UNAIR diharapkan juga fokus pada pengembangan teknologi kesehatan (biomedical聽聽 聽technology): menciptakan biosensor, obat baru, vaksin, diagnostik, bio-informatik, dan teknologi 聽regenerative (stem cel).

Selain itu, teknologi聽 pangan: teknologi聽 reproduksi (menciptakan populasi berbasis rekayasa 聽reproduksi seperti penyebaran Inseminasi Buatan (IB) di seluruh Indonesia, konservasi plasma nutfah berbasis stem cell (hewan, tanaman obat, langka, spesifik lokal Indonesia). Menciptakan 聽produkberbasis bioteknologi.

东京热 juga bertekad membantu pemerintah di bidang kemandirian pangan, dalam hal ini daging, agar tidak terus menerus 聽impor akan menggerus devisa negara. UNAIR selama ini sudah mampu melakukan peningkatan produksi semen beku ternak unggulan (sapi, kambing dan domba) dan tenaga inseminator dalam upaya mengimplementasikan program Kementerian聽聽 聽Pertanian: SIW AB (satu induk wajib bunting), khususnya terhadap induk sapi betina produktif guna memenuhi kebutuhan daging di Indonesia.

Mengembangkan semen beku berbasis bioteknologi聽 pisah kelamin untuk ketersediaan semen beku 聽jantan dan betina. Peningkatan pakan ternak berkualitas dengan memanfaatkan produk unggulan 聽perguruan tinggi, seperti enzyme, probiotik dan fennentasi untuk meningkatkan daya cerna pakan, dalam upaya peningkatan produksi susu, telor dan daging.

Para alumni UNAIR juga聽 usul agar pengembangan farmasi juga menjadi prioritas, mengingat聽 聽Indonesia kaya dengan sumber daya alam yang menjadi bahan baku obat agar ketergantungan聽聽聽聽 impor bahan baku bisa dikurangi. UNAIR sudah mampu memproduksi bahan聽 baku obat berbasis 聽bioteknologi. Selain itu UNAIR juga memiliki kompetensi dibidang obat tradisional (herbal). Jadi pengembangan dibidang ini perlu diperhatikan. (*)

Penulis: Bambang Bes

AKSES CEPAT